Suara Gerindra Kurang 5 %
Arbi Sanit: Prabowo Mati Kutu
Jumat, 10/04/2009 10:25 WIB
Jakarta -
Hasil quick count beberapa lembaga survei menempatkan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) hanya memperoleh suara kurang dari 5 persen. Bagaimana kelanjutan nasib pencapresan Prabowo Subianto pasca hasil tersebut?
"Prabowo mati kutu, sudah nggak mungkin bisa (nyapres)," ujar pengamat politik UI Arbi Sanit saat dihubungi Jumat (10/4/2009).
Menurut Arbi, jika mengacu pada UU No 10 Tahun 2008, hanya Partai Demokrat, PDIP dan Partai Golkar saja yang berpeluang besar menggolkan capresnya.
Ketiga partai ini, berdasarkan penghitungan cepat, perolehan suaranya mencapai dua digit. Sedangkan yang lain hanya berkisar 1-7 persen saja. Akibatnya, parpol tersebut harus mau saling menggandeng partai-partai lain agar suaranya mencapai 20 persen suara nasional atau 25 persen kursi di parlemen.
Dijelaskan Arbi, Gerindra sebagai partai yang mengusung Prabowo maju menjadi capres, memang lolos parliamentary threshold (PT). Sayangnya, suaranya sangat jauh dari syarat partai jika ingin mengajukan sendiri.
Nasib yang sama juga dialami Rizal Ramli. Rizal selama ini gencar disebut-sebut capres dari PBR. Namun perolehan suara partai tersebut tidak lolos PT.
Menurut Arbi, gembar-gembor pencapresan Prabowo dan Rizal sebelum kampanye legislatif adalah hal lumrah dalam sebuah negara demokrasi.
"Pencapresan mereka (Prabowo dan Rizal) hanya bunga-bunga demokrasi, itu biasa," pungkasnya.
(mok/iy)
"Prabowo mati kutu, sudah nggak mungkin bisa (nyapres)," ujar pengamat politik UI Arbi Sanit saat dihubungi Jumat (10/4/2009).
Menurut Arbi, jika mengacu pada UU No 10 Tahun 2008, hanya Partai Demokrat, PDIP dan Partai Golkar saja yang berpeluang besar menggolkan capresnya.
Ketiga partai ini, berdasarkan penghitungan cepat, perolehan suaranya mencapai dua digit. Sedangkan yang lain hanya berkisar 1-7 persen saja. Akibatnya, parpol tersebut harus mau saling menggandeng partai-partai lain agar suaranya mencapai 20 persen suara nasional atau 25 persen kursi di parlemen.
Dijelaskan Arbi, Gerindra sebagai partai yang mengusung Prabowo maju menjadi capres, memang lolos parliamentary threshold (PT). Sayangnya, suaranya sangat jauh dari syarat partai jika ingin mengajukan sendiri.
Nasib yang sama juga dialami Rizal Ramli. Rizal selama ini gencar disebut-sebut capres dari PBR. Namun perolehan suara partai tersebut tidak lolos PT.
Menurut Arbi, gembar-gembor pencapresan Prabowo dan Rizal sebelum kampanye legislatif adalah hal lumrah dalam sebuah negara demokrasi.
"Pencapresan mereka (Prabowo dan Rizal) hanya bunga-bunga demokrasi, itu biasa," pungkasnya.
(mok/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 10/08/2009 13:49 WIB
Caleg Terpilih DPRD Muba Sumsel Diduga Berijazah Palsu
-
Kamis, 06/08/2009 20:40 WIB
Tim Mega-Prabowo: Penjelasan KPU tentang DPT di MK Menggelikan
-
Kamis, 06/08/2009 19:36 WIB
Pelaksanaan Pilpres 2009
Sekjen PBB Beri Selamat ke Presiden SBY
-
Kamis, 06/08/2009 19:19 WIB
Ical Diminta Waspadai Kader Pragmatis di Sekelilingnya
-
Kamis, 06/08/2009 18:34 WIB
Dituduh Curang, KPU Ancam Serang Balik
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Minggu, 12/02/2012 05:18 WIB
Hakim Artidjo Siap Hukum Mati Koruptor, Bagaimana dengan Ketua MA?
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
443 Komentar
-
389 Komentar
-
355 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

