Pengamat: JK Lebih Nyaman di Posisi Wapres
Sabtu, 11/04/2009 04:38 WIB
Jakarta -
Boleh saja Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla (JK) mengikrarkan diri sebagai calon presiden meninggalkan duetnya dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Namun, JK sebenarnya lebih nyaman berada di posisi wakil presiden.
"Sesungguhnya Pak JK lebih nyaman kalau di posisi wapres. Apalagi beliau sempat mengatakan, 'saya bukan orang Jawa, jadi sulit untuk jadi presiden'" kata Pengamat Politik Universitas Diponegoro (Undip), Yulianto, kepada detikcom, Jumat (10/4/2009).
Yulianto mengatakan, tampilnya JK sebagai capres hanya untuk memenuhi tiga hal. Yakni, menuruti desakan golongan progresif di Golkar, mendongkrak semangat kader di daerah, dan mengapresiasi kehendak DPD-DPD partai berlambang pohon beringin tersebut.
Dan ternyata, lanjut Yulianto, hasil yang dicapai tidak seperti yang diharapkan. Berdasarkan perhitungan cepat yang dilakukan sejumlah lembaga survei, Golkar hanya memperoleh 14-15 persen suara saja. Perolehan suara Golkar turun sekitar 6 persen dari Pemilu 2004 silam.
"Tingkat elektabilitas JK juga sangat kecil. Di Jawa Tengah saja, tidak lebih dari 4 persen, kalah dengan Sri Sultan HB X dan Prabowo," jelas Yulianto.
Untuk sementara ini, Yulianto belum dapat memperkirakan apakah JK akan mengungkapkan keinginan untuk berpasangan lagi dengan SBY. Namun, dia melihat Golkar akan kembali menduetkan JK dengan SBY, karena hal itu merupakan yang terbaik bagi Golkar saat ini.
"Golkar memiliki mentalitas sebagai penguasa, dan itu sulit dihindari. Golkar adalah partai yang sangat pragmatis," pungkasnya. (irw/irw)
"Sesungguhnya Pak JK lebih nyaman kalau di posisi wapres. Apalagi beliau sempat mengatakan, 'saya bukan orang Jawa, jadi sulit untuk jadi presiden'" kata Pengamat Politik Universitas Diponegoro (Undip), Yulianto, kepada detikcom, Jumat (10/4/2009).
Yulianto mengatakan, tampilnya JK sebagai capres hanya untuk memenuhi tiga hal. Yakni, menuruti desakan golongan progresif di Golkar, mendongkrak semangat kader di daerah, dan mengapresiasi kehendak DPD-DPD partai berlambang pohon beringin tersebut.
Dan ternyata, lanjut Yulianto, hasil yang dicapai tidak seperti yang diharapkan. Berdasarkan perhitungan cepat yang dilakukan sejumlah lembaga survei, Golkar hanya memperoleh 14-15 persen suara saja. Perolehan suara Golkar turun sekitar 6 persen dari Pemilu 2004 silam.
"Tingkat elektabilitas JK juga sangat kecil. Di Jawa Tengah saja, tidak lebih dari 4 persen, kalah dengan Sri Sultan HB X dan Prabowo," jelas Yulianto.
Untuk sementara ini, Yulianto belum dapat memperkirakan apakah JK akan mengungkapkan keinginan untuk berpasangan lagi dengan SBY. Namun, dia melihat Golkar akan kembali menduetkan JK dengan SBY, karena hal itu merupakan yang terbaik bagi Golkar saat ini.
"Golkar memiliki mentalitas sebagai penguasa, dan itu sulit dihindari. Golkar adalah partai yang sangat pragmatis," pungkasnya. (irw/irw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 10/08/2009 13:49 WIB
Caleg Terpilih DPRD Muba Sumsel Diduga Berijazah Palsu
-
Kamis, 06/08/2009 20:40 WIB
Tim Mega-Prabowo: Penjelasan KPU tentang DPT di MK Menggelikan
-
Kamis, 06/08/2009 19:36 WIB
Pelaksanaan Pilpres 2009
Sekjen PBB Beri Selamat ke Presiden SBY
-
Kamis, 06/08/2009 19:19 WIB
Ical Diminta Waspadai Kader Pragmatis di Sekelilingnya
-
Kamis, 06/08/2009 18:34 WIB
Dituduh Curang, KPU Ancam Serang Balik
-
Minggu, 12/02/2012 06:42 WIB
3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Jagorawi
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Minggu, 12/02/2012 05:18 WIB
Hakim Artidjo Siap Hukum Mati Koruptor, Bagaimana dengan Ketua MA?
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
445 Komentar
-
396 Komentar
-
359 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

