Mahasiswa RI Tewas di NTU

Ada 36 Luka Tusuk di Tubuhnya, David Diyakini Dibunuh

M. Rizal Maslan - detikNews
Senin, 13/04/2009 17:44 WIB
Foto: Strait Times
Jakarta - Tim Verifikasi Kasus Kematian David Widjaja, mahasiswa RI yang tewas Nanyang Technology University (NTU), Singapura meyakini David dibunuh bukan bunuh diri.Dari hasil otopsi, di tubuh David ditemukan 36 luka tusukan.

Demikian disampaikan Ketua Tim Verifikasi Kasus Kematian David, Iwan Piliang, dalam jumpa persnya di Restoran Munik, Jl Matraman Raya, Jakarta Timur, Senin (13/4/2009). Orang tua David, Hartono Widjaja dan istri, serta kakaknya, Wiliam Hartono ikut hadir dalam jumpa pers tersebut.

Menurut Iwan, tim verifikasi ini sudah melakukan rekonstruksi kematian David. Hasil rekonstruksi, tim meyakini David tewas dibunuh bukan bunuh diri seperti dinyatakan oleh NTU. Dari hasil otopsi yang diterima keluarga, di tubuh David terdapat 36 tusukan, 14 di antaranya luka oleh pisau.

"Umumnya luka berada di bagian tangan. Sisanya, luka memar, termasuk di bagian leher dan luka dalam," jelas Iwan

Tim bersama keluarga dan wartawan juga bertandang ke Singapura. Kunjungan tim ini untuk bertemu dengan pihak NTU, namun tidak diberi waktu. Penolakan tidak hanya oleh pihak NTU, tapi juga dari Profesor Chan Kap Luk. profesor yang diberitakan ditusuk oleh David sebelum mahasiswa ini meninggal.

Sementara itu, dukungan atas pengungkapan kasus tewasnya David Hartono ini juga mendapatkan dukungan dari Ketua Komnas Anak, Seto Mulyadi dan putra pahlawan Bung Tomo, Bambang Sulistomo. Kak Seto, panggilan akrab Seto Mulyadi menyatakan, David yang pernah menjadi juara Olimpiade Matematika merupakan aset bangsa Indonesia, seharusnya usahanya dihargai pemerintah.

"Sudah seharusnya Menteri Pendidikan dan Nasional turun tangan dan memberikan bantuan hukum, termasuk membantu pendanaan lawyer. Tapi ini semua pihak terkesan lepas tangan, Polri, Depdiknas dan Presiden SBY harus turun tangan, karena ini menjadi persoalan bangsa," imbuhnya.

(zal/iy)

Share:

Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel