
Disandera 3 Bulan, Pekerja Palang Merah Swiss Berhasil Diselamatkan
Sabtu, 18/04/2009 14:09 WIB
Vagni (kiri) dan Notter (kanan): AFP
Manila -
Pasukan Filipina berhasil menyelamatkan pekerja Palang Merah Swiss yang disandera gerilyawan militan Abu Sayyaf. Pria itu telah disekap selama tiga bulan.
Andreas Notter diselamatkan hari ini di pinggiran Kota Indanan di Pulau Jolo, Filipina selatan menyusul operasi gabungan militer dan kepolisian setempat.
Demikian disampaikan pejabat-pejabat pemerintah Filipina seperti diberitakan kantor berita AFP, Sabtu (18/4/2009).
Notter akan diterbangkan ke Kota Zamboanga nanti. Di sana ia akan bertemu kembali dengan rekan-rekannya dari Komite Palang Merah Internasional atau International Committee of the Red Cross (ICRC).
Namun nasib seorang pekerja Palang Merah lainnya, Eugenio Vagni hingga kini belum diketahui. Pria berkebangsaan Italia itu juga dalam penyanderaan Abu Sayyaf. Kondisi Vagni yang berusia 62 tahun itu diyakini tidak sehat. Sebab dirinya perlu menjalani operasi hernia.
Vagni dan Notter bersama seorang rekan mereka asal Filipina, diculik kelompok Abu Sayyaf pada 15 Januari lalu. Mereka diculik saat bertolak dari sebuah penjara di Jolo. Rekan Filipina mereka, Mary Jean Lacaba, telah dibebaskan pada 2 April lalu.
Kantor Kepresidenan Filipina Gloria Arroyo menyambut operasi penyelamatan itu. "Ini terobosan besar yang kami harap pada akhirnya akan mengarah ke penyelamatan sandera terakhir, Eugenio Vagni," kata juru bicara kepresidenan Cerge Remonde.
Abu Sayyaf sebelumnya telah mengancam akan memenggal salah satu sandera asing jika pasukan pemerintah Filipina tidak ditarik dari posisi mereka di Jolo.
(ita/ita)
Andreas Notter diselamatkan hari ini di pinggiran Kota Indanan di Pulau Jolo, Filipina selatan menyusul operasi gabungan militer dan kepolisian setempat.
Demikian disampaikan pejabat-pejabat pemerintah Filipina seperti diberitakan kantor berita AFP, Sabtu (18/4/2009).
Notter akan diterbangkan ke Kota Zamboanga nanti. Di sana ia akan bertemu kembali dengan rekan-rekannya dari Komite Palang Merah Internasional atau International Committee of the Red Cross (ICRC).
Namun nasib seorang pekerja Palang Merah lainnya, Eugenio Vagni hingga kini belum diketahui. Pria berkebangsaan Italia itu juga dalam penyanderaan Abu Sayyaf. Kondisi Vagni yang berusia 62 tahun itu diyakini tidak sehat. Sebab dirinya perlu menjalani operasi hernia.
Vagni dan Notter bersama seorang rekan mereka asal Filipina, diculik kelompok Abu Sayyaf pada 15 Januari lalu. Mereka diculik saat bertolak dari sebuah penjara di Jolo. Rekan Filipina mereka, Mary Jean Lacaba, telah dibebaskan pada 2 April lalu.
Kantor Kepresidenan Filipina Gloria Arroyo menyambut operasi penyelamatan itu. "Ini terobosan besar yang kami harap pada akhirnya akan mengarah ke penyelamatan sandera terakhir, Eugenio Vagni," kata juru bicara kepresidenan Cerge Remonde.
Abu Sayyaf sebelumnya telah mengancam akan memenggal salah satu sandera asing jika pasukan pemerintah Filipina tidak ditarik dari posisi mereka di Jolo.
(ita/ita)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 14/02/2012 01:49 WIB
Brak! KIA Tabrak Tiang Listrik di Ciputat, Korban Terjepit
-
Selasa, 14/02/2012 01:30 WIB
Revisi UU Teroris Dipresentasikan di Australia
-
Selasa, 14/02/2012 00:56 WIB
Bangkai Roket H-2A Jepang Diperkirakan Hantam Bumi 16 Februari
-
Senin, 13/02/2012 23:42 WIB
Membasmi Korupsi Adalah Tantangan Berat Bagi SBY
-
Senin, 13/02/2012 23:00 WIB
Saatnya Pak Presiden Menjawab
-
Senin, 13/02/2012 22:45 WIB
Rosa 'Bernyanyi' Berbagai Macam Proyek Nazaruddin
-
Selasa, 14/02/2012 01:49 WIB
Brak! KIA Tabrak Tiang Listrik di Ciputat, Korban Terjepit
-
Selasa, 14/02/2012 02:00 WIB
Wah! Gunung Dempo Diperkirakan Tambah Tinggi 23 Meter
-
Senin, 13/02/2012 22:14 WIB
Tersangka Geng Cewek Bali Dibela 9 Pengacara
-
613 Komentar
-
505 Komentar
-
451 Komentar
-
386 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 13/02/2012 13:30 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Demokrat di Ambang Kiamat
-
Senin, 13/02/2012 13:24 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Angie Membuka Pintu, Siapa Bakal Masuk
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 598.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

