MK: Jangan Salahkan KPU!
Minggu, 26/04/2009 19:15 WIB
Jakarta -
Banyak pihak mengatakan kalau pemilu legislatif (pileg) tahun 2009 ini adalah pileg terburuk dan paling banyak pelanggaran. Namun Mahkamah Konstitusi (MK) punya pendapat lain. Menurut MK, kesalahan proses penyelenggaraan pileg ini bukan hanya pada KPU semata.
Banyak pihak yang turut serta dalam kekacauan. MK menyebutkan DPR karena menyusun UU soal pemilu terlambat disusun. Disahkan pun dekat dengan pemilu. Anggota KPU saat ini terpilih adalah bentukan DPR karena DPR yang memilih.
"UU yang sekarang jadi persoalan baru jadi bulan Oktober. Jadi KPU baru-baru bekerja pada bulan Oktober kemarin, beda dengan KPU sebelumnya. KPU sebelumnya bekerja lima tahun sebelumnya," kata Ketua MK, Mahfud MD kepada wartawan di sela-sela MoU dengan Provinsi Jatim di Gedung Negara Grahadi Jalan Gubernur Suryo, Minggu (26/4/2009).
Menurut Mahfud, KPU tetap punya kesalahan. Tapi, menurut dia, yang lain juga ikut bersalah. DPR, kata pria asal Madura ini, terlambat membuat UU. Harusnya UU dibuat jauh-jauh hari sebelum pemilu dilaksanakan.
"Kita semualah terlambat buat UU. Harusnya buat UU sejak awal, jangan sudah mau Pemilu UU-nya dibuat," tandasnya.
Dia mengusulkan kalau memang ada perubahan UU Pemilu Nomor 10 tahun 2008 harus dilakukan perubahan sejak sekarang. "Kalau tidak ada perubahan ya sudah. Itu agar KPUnya jalan," tandasnya.
(wln/bdh)
Banyak pihak yang turut serta dalam kekacauan. MK menyebutkan DPR karena menyusun UU soal pemilu terlambat disusun. Disahkan pun dekat dengan pemilu. Anggota KPU saat ini terpilih adalah bentukan DPR karena DPR yang memilih.
"UU yang sekarang jadi persoalan baru jadi bulan Oktober. Jadi KPU baru-baru bekerja pada bulan Oktober kemarin, beda dengan KPU sebelumnya. KPU sebelumnya bekerja lima tahun sebelumnya," kata Ketua MK, Mahfud MD kepada wartawan di sela-sela MoU dengan Provinsi Jatim di Gedung Negara Grahadi Jalan Gubernur Suryo, Minggu (26/4/2009).
Menurut Mahfud, KPU tetap punya kesalahan. Tapi, menurut dia, yang lain juga ikut bersalah. DPR, kata pria asal Madura ini, terlambat membuat UU. Harusnya UU dibuat jauh-jauh hari sebelum pemilu dilaksanakan.
"Kita semualah terlambat buat UU. Harusnya buat UU sejak awal, jangan sudah mau Pemilu UU-nya dibuat," tandasnya.
Dia mengusulkan kalau memang ada perubahan UU Pemilu Nomor 10 tahun 2008 harus dilakukan perubahan sejak sekarang. "Kalau tidak ada perubahan ya sudah. Itu agar KPUnya jalan," tandasnya.
(wln/bdh)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 10/08/2009 13:49 WIB
Caleg Terpilih DPRD Muba Sumsel Diduga Berijazah Palsu
-
Kamis, 06/08/2009 20:40 WIB
Tim Mega-Prabowo: Penjelasan KPU tentang DPT di MK Menggelikan
-
Kamis, 06/08/2009 19:36 WIB
Pelaksanaan Pilpres 2009
Sekjen PBB Beri Selamat ke Presiden SBY
-
Kamis, 06/08/2009 19:19 WIB
Ical Diminta Waspadai Kader Pragmatis di Sekelilingnya
-
Kamis, 06/08/2009 18:34 WIB
Dituduh Curang, KPU Ancam Serang Balik
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Minggu, 12/02/2012 05:18 WIB
Hakim Artidjo Siap Hukum Mati Koruptor, Bagaimana dengan Ketua MA?
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
443 Komentar
-
387 Komentar
-
352 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

