Kasus Flu Babi
Bali Minta Tak Diberlakukan Travel Ban
Selasa, 28/04/2009 15:49 WIB
dok detikcom
Denpasar -
Mengantisipasi mewabahnya penyakit flu babi, Bali yang menjadi salah tujuan wisata yang diminati wisatawan Asia, Eropa, dan Amerika meminta belum perlu dilakukan travel ban atau mencegah masuknya warga asing dari negara pandemi.
Permintaan tersebut disampaikan Ketua Bali Tourism Board Ngurah Wijaya kepada wartawan di kantornya, jalan Puputan Raya Renon, Denpasar, Selasa (28/4/2009).
Wijaya berharap pemerintah tidak terburu-buru memberlakukan travel ban sebagai langkah untuk mencegah masuknya wisatawan asing yang berasal dari daerah pandemi. "Kasus flu burung yang lebih parah belum menerapkan pencegahan seperti itu," katanya.
Pihaknya meminta langkah antisipasi yang harus dilakukan adalah melakukan pengawasan di pintu-pintu masuk ke Indonesia, seperti bandara dan pelabuhan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Bali Ida Bagus Subhiksu mengatakan telah melakukan koordinasi dengan Dinas Kehatan dan Dinas Peternakan untuk melakukan pencegahan flu babi.
Sejak merebaknya kasus flu babi, tingkat kunjungan wisatawan ke Bali belum terpengaruh. Berdasarkan data Dinas pariwisata, kedatangan wisatawan asing masih normal berkisar antara 2.500 hingga 3.000 orang per hari.
Kunjungan tersebut juga berasal dari Amerika Serikat dan negara-negara Eropa. "Namun jumlahnya kecil sekali dibanding wisatawan negara Asia dan Australia," katanya.
Dampak penurunan wisatawan akan terlihat dalam tiga bulan setelah merebaknya kasus ini. Untuk itu pihak pariwisata Bali tetap mewaspadi kasus flu babi yang kini menghebohkan dunia.
(gds/djo)
Permintaan tersebut disampaikan Ketua Bali Tourism Board Ngurah Wijaya kepada wartawan di kantornya, jalan Puputan Raya Renon, Denpasar, Selasa (28/4/2009).
Wijaya berharap pemerintah tidak terburu-buru memberlakukan travel ban sebagai langkah untuk mencegah masuknya wisatawan asing yang berasal dari daerah pandemi. "Kasus flu burung yang lebih parah belum menerapkan pencegahan seperti itu," katanya.
Pihaknya meminta langkah antisipasi yang harus dilakukan adalah melakukan pengawasan di pintu-pintu masuk ke Indonesia, seperti bandara dan pelabuhan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Bali Ida Bagus Subhiksu mengatakan telah melakukan koordinasi dengan Dinas Kehatan dan Dinas Peternakan untuk melakukan pencegahan flu babi.
Sejak merebaknya kasus flu babi, tingkat kunjungan wisatawan ke Bali belum terpengaruh. Berdasarkan data Dinas pariwisata, kedatangan wisatawan asing masih normal berkisar antara 2.500 hingga 3.000 orang per hari.
Kunjungan tersebut juga berasal dari Amerika Serikat dan negara-negara Eropa. "Namun jumlahnya kecil sekali dibanding wisatawan negara Asia dan Australia," katanya.
Dampak penurunan wisatawan akan terlihat dalam tiga bulan setelah merebaknya kasus ini. Untuk itu pihak pariwisata Bali tetap mewaspadi kasus flu babi yang kini menghebohkan dunia.
(gds/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 09:39 WIB
Sopir Sudah Tertangkap, Kernet Bus Maut Masih Buron
-
Sabtu, 11/02/2012 09:35 WIB
Sekjen PBB: Indonesia Berperan Penting dalam Isu Perubahan Iklim
-
Sabtu, 11/02/2012 09:29 WIB
KPK Ekspose Kasus Century Hingga Tengah Malam
-
Sabtu, 11/02/2012 09:03 WIB
Hakim Agung Artidjo: Tikus Koruptor Berkeliaran di Lingkaran Kekuasaan
-
Sabtu, 11/02/2012 08:43 WIB
Sopir Bus Maut Selamat, Loncat Sebelum Kecelakaan Terjadi
-
Sabtu, 11/02/2012 08:43 WIB
Sopir Bus Maut Selamat, Loncat Sebelum Kecelakaan Terjadi
-
Sabtu, 11/02/2012 05:44 WIB
Foto-foto Kecelakaan Maut di Cisarua
-
Sabtu, 11/02/2012 04:17 WIB
Detik-detik Tabrakan Maut di Cisarua: Penjual Bakso Terpental ke Jurang
-
Sabtu, 11/02/2012 08:37 WIB
Sopir Bus Maut Ditangkap di Garut
-
230 Komentar
-
190 Komentar
-
176 Komentar
-
159 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

