Penembakan Direktur PRB
Keluarga Antasari Minta Satpam Larang Wartawan Masuk Kompleks
Jumat, 01/05/2009 14:22 WIB
Jakarta -
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar berada di rumahnya, di Kompkes Giri Loka II, Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang. Keluarga meminta agar wartawan tidak diperbolehkan masuk ke dalam kompleks.
"Semenjak semalam ada permintaan dari keluarga, dari ibunya, supaya wartawan nggak ada yang boleh masuk," kata salah satu satpam, Taufik, di pintu gerbang kompleks perumahan elit tersebut, Jumat (1/5/2009).
Ketika ditanya alasan pelarangan tersebut, Taufik mengaku tidak tahu. "Kami tidak mengerti, tapi karena ini permintaan dari penghuni, harus kami lakukan," jelasnya.
Pantauan detikcom, penjagaan di pintu gerbang yang dihiasi portal itu makin diperketat. Setidaknya ada 3 orang satpam di lokasi tersebut. Mereka memeriksa setiap tamu maupun penghuni yang hendak masuk ke dalam kompleks.
Sementara itu, sekitar 20 orang wartawan masih setia menunggu di area pintu gerbang. Mereka telah berdatangan sejak pagi.
Antasari tengah menjadi sorotan terkait kabar terlibat penembakan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen. Pria berkumis ini telah membantah terlibat kasus itu tapi mengaku mengenal Nasrudin sebagai saksi yang harus dilindungi KPK. Kini Antasari tidak ngantor dengan alasan sakit. Kabar terakhir Kejagung telah meminta Dirjen Imigrasi untuk mencekal Antasari.
(irw/iy)
"Semenjak semalam ada permintaan dari keluarga, dari ibunya, supaya wartawan nggak ada yang boleh masuk," kata salah satu satpam, Taufik, di pintu gerbang kompleks perumahan elit tersebut, Jumat (1/5/2009).
Ketika ditanya alasan pelarangan tersebut, Taufik mengaku tidak tahu. "Kami tidak mengerti, tapi karena ini permintaan dari penghuni, harus kami lakukan," jelasnya.
Pantauan detikcom, penjagaan di pintu gerbang yang dihiasi portal itu makin diperketat. Setidaknya ada 3 orang satpam di lokasi tersebut. Mereka memeriksa setiap tamu maupun penghuni yang hendak masuk ke dalam kompleks.
Sementara itu, sekitar 20 orang wartawan masih setia menunggu di area pintu gerbang. Mereka telah berdatangan sejak pagi.
Antasari tengah menjadi sorotan terkait kabar terlibat penembakan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen. Pria berkumis ini telah membantah terlibat kasus itu tapi mengaku mengenal Nasrudin sebagai saksi yang harus dilindungi KPK. Kini Antasari tidak ngantor dengan alasan sakit. Kabar terakhir Kejagung telah meminta Dirjen Imigrasi untuk mencekal Antasari.
(irw/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 15:46 WIB
Bentrok Antarwarga di Ambon, 300 Rumah Terbakar & 5 Tewas
-
Sabtu, 11/02/2012 15:19 WIB
Laporan dari Roma
Indonesia Ruh Lukisan Maestro Romanis, Italia
-
Sabtu, 11/02/2012 15:14 WIB
Menhub: Rem Bus Blong, Bisa Jadi karena Uji Kelayakan Salah
-
Sabtu, 11/02/2012 15:08 WIB
Ruhut: Kunjungan Nasir Bukan Pengawasan, Tapi KKN!
-
Sabtu, 11/02/2012 15:06 WIB
Golkar Godok Lima Calon Cagub DKI, Diumumkan Pekan Depan
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Sabtu, 11/02/2012 14:15 WIB
Warga Sweeping FPI, 2,5 Jam Bandara Palangkaraya Tak Beroperasi
-
Sabtu, 11/02/2012 10:29 WIB
Miliki Payudara Alami Ukuran 30L, Wanita Inggris Merana
-
Sabtu, 11/02/2012 12:51 WIB
Ditolak di Palangkaraya, 5 Anggota FPI Diturunkan Sriwijaya di Banjarmasin
-
229 Komentar
-
191 Komentar
-
177 Komentar
-
160 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

