Gandeng Prabowo, PDIP Dikritik Tak Konsisten
Senin, 18/05/2009 13:41 WIB
Jakarta -
Digandengnya mantan Pangkostrad Letjen (Purn) Prabowo Subianto oleh capres PDIP Megawati Soekarnoputri disesalkan oleh keluarga korban pelanggaran HAM. Ikatan Keluarga Orang Hilang Indonesia (IKOHI) menilai PDIP yang selama ini memperjuangkan pengusutan pelanggaran HAM, tidak konsisten.
"Ini menunjukkan PDIP pimpinan Megawati sebagai partai yang tidak punya prinsip, mengkhianati ajaran Bung Karno, karena mereka memimpin Pansus Orang Hilang di DPR yang melibatkan Prabowo," kata Ketua IKOHI Mugiyanto lewat rilis yang diterima detikcom, Senin (18/5/2009).
Tidak hanya itu, IKOHI menilai partai wong cilik itu terlalu pragmatis dan melupakan sejarah.
"Di sini PDIP kelihatan sangat pragmatis, ahistoris dan mengabaikan suara konstituennya, karena sikapnya yang berubah 180 derajat dalam beberapa hari, hanya demi kekuasaan yang belum tentu bisa diraih," tegasnya.
Lebih lanjut, Mugiyanto meminta pemerintahan yang masih bersisa 5 bulan ke depan ini untuk segera mengambil langkah tegas terkait penyelesaian kasus pelanggaran HAM.
"Dalam rangka peringatan 11 tahun reformasi, IKOHI menyerukan kepada pemerintah SBY-JK yang masih efektif hingga saat ini untuk segera mengambil langkah-langkah hukum yang tegas dan konkrit dalam penegakan HAM dan keadilan," pungkasnya.
(lrn/iy)
"Ini menunjukkan PDIP pimpinan Megawati sebagai partai yang tidak punya prinsip, mengkhianati ajaran Bung Karno, karena mereka memimpin Pansus Orang Hilang di DPR yang melibatkan Prabowo," kata Ketua IKOHI Mugiyanto lewat rilis yang diterima detikcom, Senin (18/5/2009).
Tidak hanya itu, IKOHI menilai partai wong cilik itu terlalu pragmatis dan melupakan sejarah.
"Di sini PDIP kelihatan sangat pragmatis, ahistoris dan mengabaikan suara konstituennya, karena sikapnya yang berubah 180 derajat dalam beberapa hari, hanya demi kekuasaan yang belum tentu bisa diraih," tegasnya.
Lebih lanjut, Mugiyanto meminta pemerintahan yang masih bersisa 5 bulan ke depan ini untuk segera mengambil langkah tegas terkait penyelesaian kasus pelanggaran HAM.
"Dalam rangka peringatan 11 tahun reformasi, IKOHI menyerukan kepada pemerintah SBY-JK yang masih efektif hingga saat ini untuk segera mengambil langkah-langkah hukum yang tegas dan konkrit dalam penegakan HAM dan keadilan," pungkasnya.
(lrn/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 10/08/2009 13:49 WIB
Caleg Terpilih DPRD Muba Sumsel Diduga Berijazah Palsu
-
Kamis, 06/08/2009 20:40 WIB
Tim Mega-Prabowo: Penjelasan KPU tentang DPT di MK Menggelikan
-
Kamis, 06/08/2009 19:36 WIB
Pelaksanaan Pilpres 2009
Sekjen PBB Beri Selamat ke Presiden SBY
-
Kamis, 06/08/2009 19:19 WIB
Ical Diminta Waspadai Kader Pragmatis di Sekelilingnya
-
Kamis, 06/08/2009 18:34 WIB
Dituduh Curang, KPU Ancam Serang Balik
-
Minggu, 12/02/2012 19:04 WIB
Seorang 'Atapers' Tewas Terbentur Tiang Listrik di Stasiun Manggarai
-
Minggu, 12/02/2012 18:17 WIB
Usai Razia Kendaraan, Dua Polisi di Bogor Dibacok 7 Pria
-
Minggu, 12/02/2012 17:20 WIB
Amir Copot Kakanwil Kemenkum Jakarta Hingga Karutan Cipinang
-
Minggu, 12/02/2012 17:33 WIB
Kunjungan Nasir Terkuak Berkat CCTV yang Tersambung di Ruang Menkum
-
588 Komentar
-
475 Komentar
-
381 Komentar
-
230 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

