Hercules Jatuh
Anggaran Dipertanyakan, Menhan Minta Tunggu Hasil Investigasi
Jumat, 22/05/2009 19:28 WIB
Jakarta -
Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono meminta kepada semua kalangan untuk tidak berspekulasi, terutama soal angka-angka anggaran perawatan alutsista TNI, terkait kecelakaan Hercules TNI AU di Magetan, Jawa Timur. Dia meminta semua menunggu hasil penyelidikan Tim Investigasi TNI.
"Kita sedang menunggu hasil penyelidikan tim investigasi. Kita belum tahu hasilnya, mari kita tunggu," kata Menhan Juwono Sudarsono usai mengikuri Rakor Polhukam di Kantor Kementerian Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (22/5/2009).
Ketika ditanya soal anggaran pemeliharaan Rp 1,6 Triliun, tapi kenyataannya yang tersedia hanya Rp 100 miliar, Juwono mengaku pihaknya sedang melakukan penghitungan angka yang persis.
"Kita sedang menghitung di Dephan berapa persisnya. Pengadaannya termasuk pemeliharaannya. Sekarang ini banyak sekali beredar angka-angka yang beredar dari pengamat dan sejumlah kalangan, mari kita tunda dulu," pintanya.
Juwono menegaskan, pengadaan dan pemeliharaan alutsista telah dilakukan sesuai anggaran yang ada. Dan yang terpenting di dalam pemeliharaan diupayakan supaya normal index tercapai sehingga tingkat keselamatan betul-betul dijamin.
"Itu sudah sudah kami upayakan, memang tidak untuk semua unit, namun sebagian dari anggaran itu kita pakai kok untuk pemeliharaan," imbuhnya.
Juwono mencontohkan, misalnya ada 10 pesawat dan bila dibagi sepuluh anggarannya terbatas. "Nah, makanya kita operasionalkan dulu yang lima, yang lima lagi ditunda. Itu yang dikatakan Presiden efisiensi dalam operasioanaliasi dan perawatan, jelas tidak mengorbankan tingkat keselamatan prajurit," ujarnya.
Ditanya tentang permintaan tambahan anggaran pertahanan sekitar Rp 460 miliar beberapa waktu lalu, tapi yang disetujui sekitar Rp 200 miliar untuk operasional TNI. Juwono mengaku, pihaknya sedang memperbaharui dan mengajukan kembali ke Departemen Keuangan.
"Minggu depan akan dibicarakan lagi," jawabnya.
Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso menyatakan, tiap tahun pihaknya meminta tambahan anggaran dan telah dikelola dengan baik. Ketika ditanya apakah ada janji dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk menaikan anggaran pertahanan bila terpilih lagi sebagai di Pilpres 2009?
"Nggak ada itu," jawabnya singkat.
(zal/ndr)
"Kita sedang menunggu hasil penyelidikan tim investigasi. Kita belum tahu hasilnya, mari kita tunggu," kata Menhan Juwono Sudarsono usai mengikuri Rakor Polhukam di Kantor Kementerian Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (22/5/2009).
Ketika ditanya soal anggaran pemeliharaan Rp 1,6 Triliun, tapi kenyataannya yang tersedia hanya Rp 100 miliar, Juwono mengaku pihaknya sedang melakukan penghitungan angka yang persis.
"Kita sedang menghitung di Dephan berapa persisnya. Pengadaannya termasuk pemeliharaannya. Sekarang ini banyak sekali beredar angka-angka yang beredar dari pengamat dan sejumlah kalangan, mari kita tunda dulu," pintanya.
Juwono menegaskan, pengadaan dan pemeliharaan alutsista telah dilakukan sesuai anggaran yang ada. Dan yang terpenting di dalam pemeliharaan diupayakan supaya normal index tercapai sehingga tingkat keselamatan betul-betul dijamin.
"Itu sudah sudah kami upayakan, memang tidak untuk semua unit, namun sebagian dari anggaran itu kita pakai kok untuk pemeliharaan," imbuhnya.
Juwono mencontohkan, misalnya ada 10 pesawat dan bila dibagi sepuluh anggarannya terbatas. "Nah, makanya kita operasionalkan dulu yang lima, yang lima lagi ditunda. Itu yang dikatakan Presiden efisiensi dalam operasioanaliasi dan perawatan, jelas tidak mengorbankan tingkat keselamatan prajurit," ujarnya.
Ditanya tentang permintaan tambahan anggaran pertahanan sekitar Rp 460 miliar beberapa waktu lalu, tapi yang disetujui sekitar Rp 200 miliar untuk operasional TNI. Juwono mengaku, pihaknya sedang memperbaharui dan mengajukan kembali ke Departemen Keuangan.
"Minggu depan akan dibicarakan lagi," jawabnya.
Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso menyatakan, tiap tahun pihaknya meminta tambahan anggaran dan telah dikelola dengan baik. Ketika ditanya apakah ada janji dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk menaikan anggaran pertahanan bila terpilih lagi sebagai di Pilpres 2009?
"Nggak ada itu," jawabnya singkat.
(zal/ndr)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita ยป
-
Minggu, 12/02/2012 02:19 WIB
Polisi Libatkan Saksi Ahli dalam Pengukuran Kecepatan Bus Karunia Bakti
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Minggu, 12/02/2012 01:19 WIB
Banjir Rendam Komplek Dosen IKIP Jatibening Bekasi
-
Minggu, 12/02/2012 00:44 WIB
Petaka Bus Maut Cisarua, Motor Ketua RT Batu Kasur pun Ikut Ringsek
-
Minggu, 12/02/2012 00:05 WIB
Masih Saksi, Kernet Bus Karunia Bakti Diamankan di Polres Bogor
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Sabtu, 11/02/2012 12:51 WIB
Ditolak di Palangkaraya, 5 Anggota FPI Diturunkan Sriwijaya di Banjarmasin
-
437 Komentar
-
375 Komentar
-
348 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index ยป
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

