Protes Keras Kasus Ambalat, DPR Terbang ke Malaysia Senin
Minggu, 07/06/2009 11:51 WIB
Jakarta -
Tim Komisi Pertahanan DPR akan memberikan protes keras kepada parlemen Malaysia atas manuver kapal Malaysia di Blok Ambalat, Kalimantan Timur. Tim yang dipimpin Yusron Ihza Mahendra itu akan terbang ke Malaysia Senin (8/6/2009) besok.
"Senin malam pukul 18.00 WIB, kami terbang ke Malaysia.Karena paginya di Komisi I kami masih sidang dengan Menhan dan Panglinma TNI tentu masalah Ambalat kami bahas di situ," kata Yusron kepada detikcom, Minggu (7/6/2009).
Selain Yusron, anggota DPR yang ikut terbang ke Malaysia yaitu Djoko Susilo, Happy Bone Zukarnaen, Andreas Pariera, dab Sidqi Wahab.
Pertemuan dengan parlemen Malaysia direncanakan digelar Selasa (9/6/2009). Dalam pertemuan itu, tim DPR akan memberikan bukti-bukti bahwa Ambalat masuk dalam kedaulatan Indonesia. DPR akan minta Malaysia menghentikan manuver di Ambalat.
"Kita minta Malaysia menghentikan manuvernya. Sebagai negara bertetangga tak ada yang diuntungkan bila Ambalat terus mengalami di mana diplomasi ditinggalkan dan terjadi perang," tegas Yusron.
Menurut Yusron, dalam 1 tahun ini Malaysia telah melakukan 13 kali pelanggaran. "Kita akan lebih keras karena kita mewakili rakyat Indonesia," tegas Yusron.
Selain melakukan pertemuan dengan parlemen Malaysia, tim DPR juga merencanakan bertemu Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan Malaysia serta Perdana Menteri Malaysia Najib Tun Razak. Tapi rencana pertemuan tersebut belum fix.
Tim akan kembali ke Indonesia pada Kamis (11/6/2009).
(iy/nal)
"Senin malam pukul 18.00 WIB, kami terbang ke Malaysia.Karena paginya di Komisi I kami masih sidang dengan Menhan dan Panglinma TNI tentu masalah Ambalat kami bahas di situ," kata Yusron kepada detikcom, Minggu (7/6/2009).
Selain Yusron, anggota DPR yang ikut terbang ke Malaysia yaitu Djoko Susilo, Happy Bone Zukarnaen, Andreas Pariera, dab Sidqi Wahab.
Pertemuan dengan parlemen Malaysia direncanakan digelar Selasa (9/6/2009). Dalam pertemuan itu, tim DPR akan memberikan bukti-bukti bahwa Ambalat masuk dalam kedaulatan Indonesia. DPR akan minta Malaysia menghentikan manuver di Ambalat.
"Kita minta Malaysia menghentikan manuvernya. Sebagai negara bertetangga tak ada yang diuntungkan bila Ambalat terus mengalami di mana diplomasi ditinggalkan dan terjadi perang," tegas Yusron.
Menurut Yusron, dalam 1 tahun ini Malaysia telah melakukan 13 kali pelanggaran. "Kita akan lebih keras karena kita mewakili rakyat Indonesia," tegas Yusron.
Selain melakukan pertemuan dengan parlemen Malaysia, tim DPR juga merencanakan bertemu Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan Malaysia serta Perdana Menteri Malaysia Najib Tun Razak. Tapi rencana pertemuan tersebut belum fix.
Tim akan kembali ke Indonesia pada Kamis (11/6/2009).
(iy/nal)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 15:14 WIB
Menhub: Rem Bus Blong, Bisa Jadi karena Uji Kelayakan Salah
-
Sabtu, 11/02/2012 15:08 WIB
Ruhut: Kunjungan Nasir Bukan Pengawasan, Tapi KKN!
-
Sabtu, 11/02/2012 15:06 WIB
Golkar Godok Lima Calon Cagub DKI, Diumumkan Pekan Depan
-
Sabtu, 11/02/2012 15:02 WIB
Fadel: Saya Tidak Berniat Jadi Cagub DKI Jakarta
-
Sabtu, 11/02/2012 14:59 WIB
Golkar Umumkan Capres Pada Oktober 2012
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Sabtu, 11/02/2012 14:15 WIB
Warga Sweeping FPI, 2,5 Jam Bandara Palangkaraya Tak Beroperasi
-
Sabtu, 11/02/2012 12:51 WIB
Ditolak di Palangkaraya, 5 Anggota FPI Diturunkan Sriwijaya di Banjarmasin
-
Sabtu, 11/02/2012 10:29 WIB
Miliki Payudara Alami Ukuran 30L, Wanita Inggris Merana
-
229 Komentar
-
191 Komentar
-
177 Komentar
-
160 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

