Survei LSN
SBY-Boediono Turun, JK-Wiranto Terus Naik
Selasa, 09/06/2009 15:50 WIB
Jakarta -
Lain ladang lain belalang, lain lembaga survei, lain pula hasilnya. Setelah Lembaga Survei Indonesia (LSI) menempatkan SBY-Boediono menang mutlak dengan 70 persen, sementara JK-Wiranto hanya 7 persen, giliran Lembaga Survei Nasional (LSN) yang membeberkan hasil surveinya. Hasilnya, elektabilitas JK-Wiranto justru terus meningkat dan SBY-Boediono turun. LSN pun memprediksi pilpres akan berlangsung 2 putaran.
"Survei terbaru LSN menunjukkan tingkat elektabilitas pasangan SBY-Boediono cenderung mengalami penurunan. Sementara kompetitornya JK-Wiranto dan Megawati-Prabowo mengalami kenaikan. Jika trend ini berlanjut hingga awal Juli nanti, sangat mungkin pilpres akan berlangsung 2 putran," kata Direktur Eksekutif LSN Umar S Bakry dalam rilisnya yang dikirim kepada detikcom, Selasa (9/6/2009).
Berdasarkan survei LSN yang dilaksanakan pada tanggal 1 hingga 5 juni 2009 di 33 provinsi seluruh Indonesia dengan sampel 1.230 responden, hasilnya pasangan SBY-Boediono yang pada survei sebelumnya (15-20 Mei 2009) elektabilitas SBY-Boediono sekitar 67,1%, maka pada survei 1-5 Juni 2009 turun menjadi 62,5%. Hal berbeda ditunjukkan oleh pasangan JK-Wiranto yang naik 11,4% dari survei sebelumnya yang hanya 6,4%, kini. Demikian juga dengan pasangan Mega-Prabowo yang naik menjadi 14,2% dari survei sebelumnya yang hanya sekitar 11,8%. 9,9 persen menyatakan belum menentukan pilihan dan 2 persen menyatakan golput.
"Meskipun masih unggul jauh atas lawan-lawannya, trend penurunan tingkat keterpilihan SBY Boediono memungkinkan hasil akhir Pilpres 2009 sulit diprediksi," paparnya.
Menurut Umar, gerakan pasangan JK-Wiranto dan Mega-Prabowo yang memanfaatkan mesin politik secara maksimal membawa hasil peningkatan elektabilitasnya setiap hari. Sementara pada saat yang sama, elektabilitas SBY-Boediono terus turun akibat rasa puasnya yang selama ini diberitakan media bahwa hasil surveinya menempati posisi tertinggi.
"Survei LSN dilaksanakan saat ketiga pasangan belum bergerak melakukan sosialisasi dan pencitraan secara massif di media massa. Sementara survei kedua (1-5 Juni) dilakukan setelah ketiga pasangan menggerakkan mesin politiknya untuk mencari dukungan publik. Tampaknya performans JK yang mempesona di sejumlah acara TV tampaknya cukup mengubah persepsi publik terhadap politisi asal Makassar ini," pungkasnya. (yid/asy)
"Survei terbaru LSN menunjukkan tingkat elektabilitas pasangan SBY-Boediono cenderung mengalami penurunan. Sementara kompetitornya JK-Wiranto dan Megawati-Prabowo mengalami kenaikan. Jika trend ini berlanjut hingga awal Juli nanti, sangat mungkin pilpres akan berlangsung 2 putran," kata Direktur Eksekutif LSN Umar S Bakry dalam rilisnya yang dikirim kepada detikcom, Selasa (9/6/2009).
Berdasarkan survei LSN yang dilaksanakan pada tanggal 1 hingga 5 juni 2009 di 33 provinsi seluruh Indonesia dengan sampel 1.230 responden, hasilnya pasangan SBY-Boediono yang pada survei sebelumnya (15-20 Mei 2009) elektabilitas SBY-Boediono sekitar 67,1%, maka pada survei 1-5 Juni 2009 turun menjadi 62,5%. Hal berbeda ditunjukkan oleh pasangan JK-Wiranto yang naik 11,4% dari survei sebelumnya yang hanya 6,4%, kini. Demikian juga dengan pasangan Mega-Prabowo yang naik menjadi 14,2% dari survei sebelumnya yang hanya sekitar 11,8%. 9,9 persen menyatakan belum menentukan pilihan dan 2 persen menyatakan golput.
"Meskipun masih unggul jauh atas lawan-lawannya, trend penurunan tingkat keterpilihan SBY Boediono memungkinkan hasil akhir Pilpres 2009 sulit diprediksi," paparnya.
Menurut Umar, gerakan pasangan JK-Wiranto dan Mega-Prabowo yang memanfaatkan mesin politik secara maksimal membawa hasil peningkatan elektabilitasnya setiap hari. Sementara pada saat yang sama, elektabilitas SBY-Boediono terus turun akibat rasa puasnya yang selama ini diberitakan media bahwa hasil surveinya menempati posisi tertinggi.
"Survei LSN dilaksanakan saat ketiga pasangan belum bergerak melakukan sosialisasi dan pencitraan secara massif di media massa. Sementara survei kedua (1-5 Juni) dilakukan setelah ketiga pasangan menggerakkan mesin politiknya untuk mencari dukungan publik. Tampaknya performans JK yang mempesona di sejumlah acara TV tampaknya cukup mengubah persepsi publik terhadap politisi asal Makassar ini," pungkasnya. (yid/asy)
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita ยป
-
Rabu, 25/03/2009 19:08 WIB
SBY Makin Berkibar, Elektabilitas Mega Mentok
-
Rabu, 21/01/2009 08:01 WIB
Survei LSN
Demokrat Teratas Pilihan Mahasiswa
-
Selasa, 23/12/2008 21:50 WIB
Golkar Sulit Dongkrak Elektabilitas
-
Jumat, 28/11/2008 18:28 WIB
Image Partai Wong Cilik, Gerindra Kalahkan PDIP
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Minggu, 12/02/2012 05:18 WIB
Hakim Artidjo Siap Hukum Mati Koruptor, Bagaimana dengan Ketua MA?
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
444 Komentar
-
391 Komentar
-
358 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index ยป
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

