
Bayi Prematur Jadi Buta, Keluarga Laporkan RS Omni ke Polisi
Rabu, 10/06/2009 15:56 WIB
Jakarta -
Rupanya tidak cuma Prita Mulyasari yang merasa dizalimi RS Omni International Alam Sutera. Perasaan itu juga dirasakan seorang ibu bernama Juliana.
Kuasa hukum Juliana, Slamet Yuwono menduga, rumah sakit berlabel internasional itu telah melakukan malpraktek terhadap 2 putra kembar Juliana, Jared dan Jayden. Dugaan malpraktek tersebut menyebabkan salah satu anak Juliana buta.
"Hingga menyebabkan salah satunya mengalami kebutaan," kata Slamet kepada detikcom, Rabu (10/6/2009).
Pengacara dari tim OC Kaligis itu mengatakan, pihaknya akan melaporkan RS Omni International dengan pasal 360 KUHP dan pasal 79 UU Praktek Kedokteran.
"Kita sudah melaporkan ke Polres Tangerang, tapi kita diarahkan ke Polda Metro Jaya biar tidak salah penanganan," kata Slamet.
Lalu kapan akan ke Polda Metro Jaya? "Kalau tidak sore ini ya besok pagi," kata Slamet.
Informasi yang diterima detikcom, peristiwa ini terjadi sekitar setahun yang lalu. Pada 26 Mei 2008, Juliana melahirkan dua anak kembar prematur. Kedua anak yang diberi nama Jared (1,5 kg) dan Jayden (1,3 kg) itu dirawat dalam incubator selama 42 hari.
Kondisi fisik Jared dan Jayden sebenarnya baik-baik saja, namun mata kedua bayi tersebut bermasalah. Mata Jayden mengalami silinder 2,5 sedangkan Jared lebih parah karena kedua matanya buta.
Diduga, masalah kedua bayi mungil itu terjadi karena dokter specialis anak yang menangani Jayden dan Jared kurang mengkontrol bahkan tidak melakukan SOP (Standar Operasional Prosedure). Jared diduga mengalami kebutaan fatal akibat kelebihan oksigen selama berada di inkubator di ICU.
Setelah dirawat di RS Omni International, Juliana sempat membawa kedua Jayden dan Jared untuk diperiksa di Klinik Mata Nusantara di Kebon Jeruk. Hasil pemeriksaan menyatakan, sel syaraf mata Jared lepas dari retina sudah mencapai stadium 4. Jared pun tidak bisa melihat.
Juliana juga sempat membawa Jared ke RS Aini dan hasilnya pun sama. Tidak menyerah, Juliana pun terbang bersama Jared ke Westmead International Children Hospital di Sydney namun tetap tidak ada harapan.
Hasil pemeriksaan dari 3 RS itu menyatakan, Jared menjadi buta akibat kelebihan oksigen selama di inkubator.
(ken/iy)
Kuasa hukum Juliana, Slamet Yuwono menduga, rumah sakit berlabel internasional itu telah melakukan malpraktek terhadap 2 putra kembar Juliana, Jared dan Jayden. Dugaan malpraktek tersebut menyebabkan salah satu anak Juliana buta.
"Hingga menyebabkan salah satunya mengalami kebutaan," kata Slamet kepada detikcom, Rabu (10/6/2009).
Pengacara dari tim OC Kaligis itu mengatakan, pihaknya akan melaporkan RS Omni International dengan pasal 360 KUHP dan pasal 79 UU Praktek Kedokteran.
"Kita sudah melaporkan ke Polres Tangerang, tapi kita diarahkan ke Polda Metro Jaya biar tidak salah penanganan," kata Slamet.
Lalu kapan akan ke Polda Metro Jaya? "Kalau tidak sore ini ya besok pagi," kata Slamet.
Informasi yang diterima detikcom, peristiwa ini terjadi sekitar setahun yang lalu. Pada 26 Mei 2008, Juliana melahirkan dua anak kembar prematur. Kedua anak yang diberi nama Jared (1,5 kg) dan Jayden (1,3 kg) itu dirawat dalam incubator selama 42 hari.
Kondisi fisik Jared dan Jayden sebenarnya baik-baik saja, namun mata kedua bayi tersebut bermasalah. Mata Jayden mengalami silinder 2,5 sedangkan Jared lebih parah karena kedua matanya buta.
Diduga, masalah kedua bayi mungil itu terjadi karena dokter specialis anak yang menangani Jayden dan Jared kurang mengkontrol bahkan tidak melakukan SOP (Standar Operasional Prosedure). Jared diduga mengalami kebutaan fatal akibat kelebihan oksigen selama berada di inkubator di ICU.
Setelah dirawat di RS Omni International, Juliana sempat membawa kedua Jayden dan Jared untuk diperiksa di Klinik Mata Nusantara di Kebon Jeruk. Hasil pemeriksaan menyatakan, sel syaraf mata Jared lepas dari retina sudah mencapai stadium 4. Jared pun tidak bisa melihat.
Juliana juga sempat membawa Jared ke RS Aini dan hasilnya pun sama. Tidak menyerah, Juliana pun terbang bersama Jared ke Westmead International Children Hospital di Sydney namun tetap tidak ada harapan.
Hasil pemeriksaan dari 3 RS itu menyatakan, Jared menjadi buta akibat kelebihan oksigen selama di inkubator.
(ken/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 13/02/2012 23:00 WIB
Saatnya Pak Presiden Menjawab
-
Senin, 13/02/2012 22:45 WIB
Rosa 'Bernyanyi' Berbagai Macam Proyek Nazaruddin
-
Senin, 13/02/2012 22:14 WIB
Tersangka Geng Cewek Bali Dibela 9 Pengacara
-
Senin, 13/02/2012 22:09 WIB
Direktur Keuangan Elnusa Divonis 8 Tahun Penjara
-
Senin, 13/02/2012 22:00 WIB
SBY: Keluarga Ibu Ani Hanya Nasabah, Tak Terkait Kasus Century
-
Senin, 13/02/2012 21:43 WIB
SBY: FPI Harus Bertanya Kenapa Bisa Ditolak di Kalteng?
-
Senin, 13/02/2012 22:45 WIB
Rosa 'Bernyanyi' Berbagai Macam Proyek Nazaruddin
-
Senin, 13/02/2012 23:00 WIB
Saatnya Pak Presiden Menjawab
-
Senin, 13/02/2012 17:42 WIB
Ditolak di Palangkaraya, FPI Polisikan Gubernur & Kapolda
-
607 Komentar
-
500 Komentar
-
450 Komentar
-
386 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 13/02/2012 13:30 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Demokrat di Ambang Kiamat
-
Senin, 13/02/2012 13:24 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Angie Membuka Pintu, Siapa Bakal Masuk
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 598.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

