
Korban Tragedi Situ Gintung Masih Menanti Bantuan Pemerintah
Sabtu, 13/06/2009 00:39 WIB
Jakarta -
Tragedi Situ Gintung telah beberapa bulan lewat. Sebagian korban selamat telah ditampung di perumahan baru. Tapi, sebagian yang lain masih mengontrak. Selain menjaga rumah dan tanah, mereka menunggu bantuan pemerintah.
"Kita bingung, belum ada kejelasan soal rumah. Mudah-mudahan ada kepastian, diperbaiki atau dibayari. Memang lebih baik diambil alih pemerintah, karena kita trauma tinggal di situ," kata warga Situ Gintung, Harsani saat berbincang dengan detikcom di Jakarta, Jumat (12/6/2009).
Harsani yang saat tragedi air bah terjadi hampir saja kehilangan istrinya yang tengah mengandung 3 bulan ini, kini tinggal di rumah kontrakan. Baznas dan ACT, serta Satkorlak menanggung biaya sewa rumah yang dia tinggali.
"Kalau tinggal di lokasi itu lagi sudah tidak enak. Di sana, tetangga banyak yang meninggal, jadi kaya ada kenangan yang tidak enak," tambah pria yang akrab di sapa Sani.
Sedikit bercerita, rumah 2 lantainya di sekitar kampus Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) rusak berat, berikut harta bendanya. Istrinya yang saat peristiwa terjadi beruntung diselamatkan anggota keluarga yang lain, dinaikkan ke lantai 2 dan berenang di air berketinggian sekitar 8 meter menuju tempat yang aman. Saat itu, istrinya sempat dirawat selama 1 bulan.
"Sekarang di lokasi, banyak rumah yang kosong. Paling tetangga-tetangga hanya menengok, melihat rumahnya sebentar saja," imbuhnya.
Sedang tetangganya yang lain, memang ada juga yang memilih tetap tinggal di sekitar lokasi. Namun kondisi yang mengkhawatirkan terjadi manakala hujan deras turun. Luapan lumpur serta air, dari Situ Gintung membanjiri rumah mereka.
"Mungkin ini karena bendungannya belum diperbaiki," ujarnya.
Sejak peristiwa jebolnya tanggul itu, pantauan detikcom, sama sekali belum terlihat ada perbaikan di sekitar lokasi. Tidak heran luapan air kadang mengenai rumah-rumah warga.
(ndr/)
"Kita bingung, belum ada kejelasan soal rumah. Mudah-mudahan ada kepastian, diperbaiki atau dibayari. Memang lebih baik diambil alih pemerintah, karena kita trauma tinggal di situ," kata warga Situ Gintung, Harsani saat berbincang dengan detikcom di Jakarta, Jumat (12/6/2009).
Harsani yang saat tragedi air bah terjadi hampir saja kehilangan istrinya yang tengah mengandung 3 bulan ini, kini tinggal di rumah kontrakan. Baznas dan ACT, serta Satkorlak menanggung biaya sewa rumah yang dia tinggali.
"Kalau tinggal di lokasi itu lagi sudah tidak enak. Di sana, tetangga banyak yang meninggal, jadi kaya ada kenangan yang tidak enak," tambah pria yang akrab di sapa Sani.
Sedikit bercerita, rumah 2 lantainya di sekitar kampus Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) rusak berat, berikut harta bendanya. Istrinya yang saat peristiwa terjadi beruntung diselamatkan anggota keluarga yang lain, dinaikkan ke lantai 2 dan berenang di air berketinggian sekitar 8 meter menuju tempat yang aman. Saat itu, istrinya sempat dirawat selama 1 bulan.
"Sekarang di lokasi, banyak rumah yang kosong. Paling tetangga-tetangga hanya menengok, melihat rumahnya sebentar saja," imbuhnya.
Sedang tetangganya yang lain, memang ada juga yang memilih tetap tinggal di sekitar lokasi. Namun kondisi yang mengkhawatirkan terjadi manakala hujan deras turun. Luapan lumpur serta air, dari Situ Gintung membanjiri rumah mereka.
"Mungkin ini karena bendungannya belum diperbaiki," ujarnya.
Sejak peristiwa jebolnya tanggul itu, pantauan detikcom, sama sekali belum terlihat ada perbaikan di sekitar lokasi. Tidak heran luapan air kadang mengenai rumah-rumah warga.
(ndr/)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 14/02/2012 02:00 WIB
Wah! Gunung Dempo Diperkirakan Tambah Tinggi 23 Meter
-
Selasa, 14/02/2012 01:49 WIB
Brak! KIA Tabrak Tiang Listrik di Ciputat, Korban Terjepit
-
Selasa, 14/02/2012 01:30 WIB
Revisi UU Teroris Dipresentasikan di Australia
-
Selasa, 14/02/2012 00:56 WIB
Bangkai Roket H-2A Jepang Diperkirakan Hantam Bumi 16 Februari
-
Senin, 13/02/2012 23:42 WIB
Membasmi Korupsi Adalah Tantangan Berat Bagi SBY
-
Senin, 13/02/2012 22:45 WIB
Rosa 'Bernyanyi' Berbagai Macam Proyek Nazaruddin
-
Selasa, 14/02/2012 02:00 WIB
Wah! Gunung Dempo Diperkirakan Tambah Tinggi 23 Meter
-
Selasa, 14/02/2012 01:49 WIB
Brak! KIA Tabrak Tiang Listrik di Ciputat, Korban Terjepit
-
Selasa, 14/02/2012 00:56 WIB
Bangkai Roket H-2A Jepang Diperkirakan Hantam Bumi 16 Februari
-
613 Komentar
-
505 Komentar
-
451 Komentar
-
386 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 13/02/2012 13:30 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Demokrat di Ambang Kiamat
-
Senin, 13/02/2012 13:24 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Angie Membuka Pintu, Siapa Bakal Masuk
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 598.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

