Dikalahkan Ahmadinejad, Mousavi Serukan Warga Iran Terus Berdemo
Senin, 15/06/2009 14:11 WIB
AFP
Teheran -
Reformis Iran Mir-Hossein Mousavi tetap tidak terima dengan kekalahannya dari Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad dalam pemilihan presiden (pilpres) Iran. Mousavi bahkan mengimbau para pendukungnya untuk terus melakukan aksi protes terhadap Ahmadinejad.
Mousavi menegaskan, dirinya tidak akan menyerah dalam perjuangannya melawan Ahmadinejad yang telah dinyatakan sebagai pemenang pilpres Iran.
"Saya serukan kalian, bangsa Iran untuk melanjutkan protes kalian di seluruh negeri dengan cara damai dan legal," ujar Mousavi seperti dikutip kantor berita Reuters , Senin (15/6/2009).
Mousavi sebelumnya telah meminta Dewan Garda, komite berkuasa Iran yang beranggotakan 12 ulama, untuk secara resmi membatalkan hasil pilpres. Dalam pilpres itu, Ahmadinejad keluar sebagai pemenang mutlak dengan meraih 62,4 persen suara.
Ahmadinejad menegaskan pemilihan tersebut telah berlangsung "bersih". Bahkan pemimpin Iran itu menganggap enteng aksi demo yang terjadi usai pemilihan tersebut. Menurutnya aksi-aksi protes itu tak ubahnya seperti "gairah usai pertandingan sepakbola".
Namun aksi demo itu tak luput dari tindak kekerasan. Polisi antihuru-hara memukuli sejumlah pendemo. Bahkan sekitar 170 orang ditangkap polisi dalam serangkaian aksi demo di Teheran.
Penangkapan itu dilakukan untuk mencegah terjadinya aksi demo yang lebih luas. Mereka yang ditangkap termasuk sejumlah politikus reformis.
(ita/iy)
Mousavi menegaskan, dirinya tidak akan menyerah dalam perjuangannya melawan Ahmadinejad yang telah dinyatakan sebagai pemenang pilpres Iran.
"Saya serukan kalian, bangsa Iran untuk melanjutkan protes kalian di seluruh negeri dengan cara damai dan legal," ujar Mousavi seperti dikutip kantor berita Reuters , Senin (15/6/2009).
Mousavi sebelumnya telah meminta Dewan Garda, komite berkuasa Iran yang beranggotakan 12 ulama, untuk secara resmi membatalkan hasil pilpres. Dalam pilpres itu, Ahmadinejad keluar sebagai pemenang mutlak dengan meraih 62,4 persen suara.
Ahmadinejad menegaskan pemilihan tersebut telah berlangsung "bersih". Bahkan pemimpin Iran itu menganggap enteng aksi demo yang terjadi usai pemilihan tersebut. Menurutnya aksi-aksi protes itu tak ubahnya seperti "gairah usai pertandingan sepakbola".
Namun aksi demo itu tak luput dari tindak kekerasan. Polisi antihuru-hara memukuli sejumlah pendemo. Bahkan sekitar 170 orang ditangkap polisi dalam serangkaian aksi demo di Teheran.
Penangkapan itu dilakukan untuk mencegah terjadinya aksi demo yang lebih luas. Mereka yang ditangkap termasuk sejumlah politikus reformis.
(ita/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 11:18 WIB
Terseret Kasus Munir, Doktor HC Undip pada Mantan Waka BIN Disesalkan
-
Sabtu, 11/02/2012 10:54 WIB
PO Karunia Bakti Selalu Cek Kendaraan Sebelum Beroperasi
-
Sabtu, 11/02/2012 10:52 WIB
Daftar DKI-1, Faisal-Biem ke KPU
-
Sabtu, 11/02/2012 10:04 WIB
Kemenkum HAM Jakarta Dalami Dugaan Suap M Nasir ke Sipir Rutan Cipinang
-
Sabtu, 11/02/2012 09:55 WIB
Hakim Agung: Pura-pura Sakit Trik Menghindari Jeratan Pasal Korupsi
-
Sabtu, 11/02/2012 05:44 WIB
Foto-foto Kecelakaan Maut di Cisarua
-
Sabtu, 11/02/2012 04:17 WIB
Detik-detik Tabrakan Maut di Cisarua: Penjual Bakso Terpental ke Jurang
-
Sabtu, 11/02/2012 10:54 WIB
PO Karunia Bakti Selalu Cek Kendaraan Sebelum Beroperasi
-
Sabtu, 11/02/2012 08:43 WIB
Sopir Bus Maut Selamat, Loncat Sebelum Kecelakaan Terjadi
-
229 Komentar
-
191 Komentar
-
177 Komentar
-
160 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

