Ferry: Kampanye Pilpres Satu Putaran Menyesatkan
Rabu, 17/06/2009 12:55 WIB
Jakarta -
Mantan Ketua RUU Pilpres Ferry Mursyidan Baldan menilai kampanye pilpres satu putaran yang dilakukan oleh Tim Kampanye dan pendukung SBY-Boediono menyesatkan. Sebabnya, konstitusi memberikan jaminan kepada rakyat untuk memilih apakah satu putaran atau 2 putaran dalam memilih calon pemimpinnya.
"Sesungguhnya, kita tidak anti satu putaran dalam Pilpres. Tetapi kesan yang ingin dibangun bahwa pilpres satu putaran saja itu yang menyesatkan. Karena sejatinya konstitusi dan UU Pilpres mempersilakan apakah rakyat mau 1 atau 2 Putaran. Yang penting memenuhi syarat perolehan angka kemenangan yang ditentukan," kata Ferry kepada detikcom, Rabu (17/6/2009).
Menurut politisi muda Partai Golkar ini, kampanye pilpres satu putaran mengabaikan semangat dibangunnya UU Pilpres yang terbuka dan demokratis. Setidaknya semangat kemenangan yang berdasarkan kemajemukan sebagai ciri ke Indonesiaan ingin ditanggalkan dengan kampanye pilpres 1 putaran.
"Ada hal prinsip yang diabaikan oleh pelaku kampanye 1 putaran, yakni persyaratan persebaran angka kemenangannya yang harus memperoleh 20 persen di setengah jumlah Provinsi. Prinsip ini mewakili faktor kemajemukan bangsa. Jadi jika sekedar kampanye untuk satu putaran, jangan-jangan merupakan upaya pengabaian terhadap fakta kemajemukan dan rentang geografis Indonesia," paparnya.
Ferry tidak mempersoalkan pilpres satu putaran jika memang syarat-syaratnya terpenuhi. Tetapi semua pihak harus mewaspadai kampanye pilpres satu putaran itu dijadikan justifikasi untuk menggunakan berbagai cara untuk menang.
"Jadi bukan satu putarannya yang masalah. Tapi sikap pengabaian terhadap kemajemukan dan kondisi geografis, yang tidak benar. Apalagi jika semangat satu putaran akan dijadikan dasar untuk penggunaan segala cara untuk meraihnya," pungkasnya.
Saat ditanya alasan pilpres satu putaran dapat menghemat biaya sampai triliunan rupiah, dengan menyindir Ferry menjawab, jika temanya adalah penghematan, sudah berapa banyak biaya iklan yang dikeluarkan untuk pasang iklan pilpres satu putaran. Kenapa tidak dimulai dari dirinya untuk melakukan penghematan.
"Iklan full color setengah halaman, dalam pesannya malah menyebut 'kita menghemat begitu banyak biaya di saat ekonomi sulit'. Ini luar biasa... Bagaimana jika ada pengembangan kampanye, jika ingin negara ini maju, pilih presiden cukup untuk satu periode saja," sindirnya.
(yid/iy)
"Sesungguhnya, kita tidak anti satu putaran dalam Pilpres. Tetapi kesan yang ingin dibangun bahwa pilpres satu putaran saja itu yang menyesatkan. Karena sejatinya konstitusi dan UU Pilpres mempersilakan apakah rakyat mau 1 atau 2 Putaran. Yang penting memenuhi syarat perolehan angka kemenangan yang ditentukan," kata Ferry kepada detikcom, Rabu (17/6/2009).
Menurut politisi muda Partai Golkar ini, kampanye pilpres satu putaran mengabaikan semangat dibangunnya UU Pilpres yang terbuka dan demokratis. Setidaknya semangat kemenangan yang berdasarkan kemajemukan sebagai ciri ke Indonesiaan ingin ditanggalkan dengan kampanye pilpres 1 putaran.
"Ada hal prinsip yang diabaikan oleh pelaku kampanye 1 putaran, yakni persyaratan persebaran angka kemenangannya yang harus memperoleh 20 persen di setengah jumlah Provinsi. Prinsip ini mewakili faktor kemajemukan bangsa. Jadi jika sekedar kampanye untuk satu putaran, jangan-jangan merupakan upaya pengabaian terhadap fakta kemajemukan dan rentang geografis Indonesia," paparnya.
Ferry tidak mempersoalkan pilpres satu putaran jika memang syarat-syaratnya terpenuhi. Tetapi semua pihak harus mewaspadai kampanye pilpres satu putaran itu dijadikan justifikasi untuk menggunakan berbagai cara untuk menang.
"Jadi bukan satu putarannya yang masalah. Tapi sikap pengabaian terhadap kemajemukan dan kondisi geografis, yang tidak benar. Apalagi jika semangat satu putaran akan dijadikan dasar untuk penggunaan segala cara untuk meraihnya," pungkasnya.
Saat ditanya alasan pilpres satu putaran dapat menghemat biaya sampai triliunan rupiah, dengan menyindir Ferry menjawab, jika temanya adalah penghematan, sudah berapa banyak biaya iklan yang dikeluarkan untuk pasang iklan pilpres satu putaran. Kenapa tidak dimulai dari dirinya untuk melakukan penghematan.
"Iklan full color setengah halaman, dalam pesannya malah menyebut 'kita menghemat begitu banyak biaya di saat ekonomi sulit'. Ini luar biasa... Bagaimana jika ada pengembangan kampanye, jika ingin negara ini maju, pilih presiden cukup untuk satu periode saja," sindirnya.
(yid/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita ยป
-
Senin, 10/08/2009 13:49 WIB
Caleg Terpilih DPRD Muba Sumsel Diduga Berijazah Palsu
-
Kamis, 06/08/2009 20:40 WIB
Tim Mega-Prabowo: Penjelasan KPU tentang DPT di MK Menggelikan
-
Kamis, 06/08/2009 19:36 WIB
Pelaksanaan Pilpres 2009
Sekjen PBB Beri Selamat ke Presiden SBY
-
Kamis, 06/08/2009 19:19 WIB
Ical Diminta Waspadai Kader Pragmatis di Sekelilingnya
-
Kamis, 06/08/2009 18:34 WIB
Dituduh Curang, KPU Ancam Serang Balik
-
Minggu, 12/02/2012 09:20 WIB
CCTV Indomaret Merekam Detik-detik Bus Karunia Bakti Nyungsep
-
Minggu, 12/02/2012 08:50 WIB
Lokasi Kecelakaan Bus Maut Dipadati Warga, Lalin ke Puncak Tersendat
-
Minggu, 12/02/2012 09:02 WIB
Mutu Transportasi Umum Buruk, Masyarakat Terjebak Dalam Posisi Sulit
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
460 Komentar
-
417 Komentar
-
367 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index ยป
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

