Tim Mega-Prabowo Minta Polling SMS Dihapuskan

Muhammad Nur Hayid - detikNews
Jumat, 26/06/2009 18:35 WIB
Jakarta - Tim kampanye nasional Mega-Prabowo meminta polling lewat sms yang diselenggarakan beberapa stasiun tv swasta yang menyiarkan debat Capres dan Cawapres dihapuskan. Tim ini menilai cara tersebut rentan direkayasa. Selain tidak mencerminkan realitas elektabilitas capres yang tampil dalam debat.

"SMS yang kami kirim ke Metro TV dan TV One banyak yang tertolak. Dan penolakannya lebih dari 70 Persen. Kondisi ini berbeda pada saat kami kirim pada debat cawapres. Lebih dari 4000 sms yang kami kirim masuk semua," kata Ketua Tim Cyber Mega-Prabowo Fahmi Fachrudin kepada detikcom, Jumat (26/6/2009).

Menurut Fahmi penolakan dari Metro TV disertai jawaban 'jangan jadi spamer ya' merupakan bentuk dugaan dari adanya rekayasa tersebut. Dia pun menjawab bahwa sikapnya yang mengirim SMS bukan sebagai spamer karena cara pengirimannya dilakukan sesuai dengan aturan.

"Kami khawatir penolakan ini sebuah rekayasa untuk menguntungkan calon tertentu. Agar image yang berkembang di masyarakat calon kami tidak diminati," paparnya.

(yid/sho)

Share:

Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    BeritaTerbaru Indeks Berita »
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini