Krisis Pilpres Iran
Iran Tak Akan Tolerir Aksi Protes
Rabu, 01/07/2009 11:33 WIB
Reuters
Teheran -
Pemerintah Iran tak akan lagi mentolerir aksi demo yang dilakukan kubu oposisi untuk memprotes hasil pemilihan presiden (pilpres) Iran. Peringatan itu itu disampaikan pemerintah Iran menyusul diumumkannya hasil penghitungan ulang sebagian suara hasil pilpres.
Dewan Garda yang menjadi pengawas pemilihan mengingatkan para kandidat presiden yang kalah bahwa Presiden Mahmoud Ahmadinejad telah sah menjadi pemenang pilpres.
"Mereka tak bisa menentang atau memprotes dengan cara apapun," kata juru bicara Dewan Garda Abbasali Kadkhodai kepada wartawan di Teheran seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (1/7/2009).
"Dewan Garda merupakan otoritas final pemilihan dan kami mengumumkan putusan kami dengan suara bulat," tandasnya.
Dewan Garda telah menghitung ulang 10 persen kartu suara untuk membuktikan tidak terjadi kecurangan dalam pilpres seperti yang dituduhkan oposisi pimpinan Mihossein Mousavi. Namun Mousavi menolak hal itu dan tetap menyerukan untuk menggelar pemilihan ulang.
"Kami punya hak untuk memprotes hasil pemilihan tapi kami percaya bahwa rakyat tidak seharusnya membayar lebih mahal dan peningkatan ketegangan dan protes jalanan bukan solusi," tegas kubu Mousavi.
Sedikitnya 17 orang telah tewas dalam aksi protes para pendukung Mousavi yang diwarnai kerusuhan. Ratusan orang lainnya ditangkap otoritas Iran.
(ita/nrl)
Dewan Garda yang menjadi pengawas pemilihan mengingatkan para kandidat presiden yang kalah bahwa Presiden Mahmoud Ahmadinejad telah sah menjadi pemenang pilpres.
"Mereka tak bisa menentang atau memprotes dengan cara apapun," kata juru bicara Dewan Garda Abbasali Kadkhodai kepada wartawan di Teheran seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (1/7/2009).
"Dewan Garda merupakan otoritas final pemilihan dan kami mengumumkan putusan kami dengan suara bulat," tandasnya.
Dewan Garda telah menghitung ulang 10 persen kartu suara untuk membuktikan tidak terjadi kecurangan dalam pilpres seperti yang dituduhkan oposisi pimpinan Mihossein Mousavi. Namun Mousavi menolak hal itu dan tetap menyerukan untuk menggelar pemilihan ulang.
"Kami punya hak untuk memprotes hasil pemilihan tapi kami percaya bahwa rakyat tidak seharusnya membayar lebih mahal dan peningkatan ketegangan dan protes jalanan bukan solusi," tegas kubu Mousavi.
Sedikitnya 17 orang telah tewas dalam aksi protes para pendukung Mousavi yang diwarnai kerusuhan. Ratusan orang lainnya ditangkap otoritas Iran.
(ita/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 14:25 WIB
Maling Motor yang Ditembak di Depok Diduga Terlibat Sindikat Curanmor
-
Minggu, 12/02/2012 14:10 WIB
Uji Wawancara Calon Pimpinan KPU-Bawaslu Berlangsung Terbuka
-
Minggu, 12/02/2012 13:57 WIB
Korban Bus Karunia Bakti di RSPG Tinggal 1 Orang, 1 Dirujuk ke RS Sentra Medika
-
Minggu, 12/02/2012 13:54 WIB
Bentrok Ormas di Bali Dipicu Miras
-
Minggu, 12/02/2012 13:20 WIB
Sopir Bus Pariwisata Belum Bisa Dimintai Keterangan Karena Shock
-
Minggu, 12/02/2012 12:49 WIB
Polisi: Bentrokan di Bali Melibatkan Dua Ormas Besar
-
Minggu, 12/02/2012 13:20 WIB
Sopir Bus Pariwisata Belum Bisa Dimintai Keterangan Karena Shock
-
Minggu, 12/02/2012 13:15 WIB
Penumpang Bus yang Kecelakaan Hendak Ziarah ke Makam Sunan Gunung Jati
-
Minggu, 12/02/2012 12:30 WIB
Kecelakaan Bus di Majalengka Diduga Akibat Rem Blong
-
544 Komentar
-
446 Komentar
-
375 Komentar
-
230 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

