Boni Hargens: Pilpres Satu Putaran Nggak Masuk Akal
Kamis, 02/07/2009 19:09 WIB
Jakarta -
Pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2009 tinggal satu pekan lagi. Perdebatan wacana satu-dua putaran Pilpres masih terus berkembang. Sejumlah kalangan menilai wacana yang digulirkan dari hasil survei itu tidak masuk akal.
"Pilpres satu putaran adalah suatu kemustahilan. Kalau itu terjadi, pasti ada yang bermasalah dalam proses pelaksanaan pemilihan atau penghitungan oleh lembaga penyelenggara Pilpres," kata pengamat politik yang juga Direktur Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens dalam diskusi 'Pro Kontra Polling Politik-Politik Polling dan Wacana Satu-Dua Putaran' di Hotel Sofyan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (2/7/2009).
Menurut Boni, pilpres satu putaran tidak masuk akal. Pertimbangannya, golput diperkirakan masih tinggi, karena faktor teknis, yaitu KPU yang belum melakukan validasi data pemilih. Selain itu, dugaan bahwa tingkat perubahan prilaku pemilih.
Boni mencontohkan, bila golput berkisar 35 persen, maka ketiga pasangan merebut total 65 persen dari sekitar 172 juta pemilih. Bila diasumsikan ketiga pasangan capres-cawapres memiliki elektabilitas setara, maka masing-masing mendapatkan 21,7 persen pada putaran pertama.
Selain itu, lanjut Boni, walau elektabilitas SBY-Boediono masih tetap tinggi, tapi melihat figur Boediono agak sulit memenangkan pilpres.
Sementara itu, mantan capres independen Fajrul Rahman menyatakan, wacana satu putaran yang dihembuskan oleh kubu SBY-Boediono diinspirasikan oleh sejumlah hasil survei. Persoalannya, argumen satu putaran terlihat dipaksakan dan menyesatkan.
"Seharusnya satu atau dua putaran diserahkan sepenuhnya kepada rakyat dan tidak sepantasnya menjadi isu kampanye, karena dianggap mendahului suara rakyat dan tidak menghormati proses demokrasi," ujarnya.
(zal/irw)
"Pilpres satu putaran adalah suatu kemustahilan. Kalau itu terjadi, pasti ada yang bermasalah dalam proses pelaksanaan pemilihan atau penghitungan oleh lembaga penyelenggara Pilpres," kata pengamat politik yang juga Direktur Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens dalam diskusi 'Pro Kontra Polling Politik-Politik Polling dan Wacana Satu-Dua Putaran' di Hotel Sofyan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (2/7/2009).
Menurut Boni, pilpres satu putaran tidak masuk akal. Pertimbangannya, golput diperkirakan masih tinggi, karena faktor teknis, yaitu KPU yang belum melakukan validasi data pemilih. Selain itu, dugaan bahwa tingkat perubahan prilaku pemilih.
Boni mencontohkan, bila golput berkisar 35 persen, maka ketiga pasangan merebut total 65 persen dari sekitar 172 juta pemilih. Bila diasumsikan ketiga pasangan capres-cawapres memiliki elektabilitas setara, maka masing-masing mendapatkan 21,7 persen pada putaran pertama.
Selain itu, lanjut Boni, walau elektabilitas SBY-Boediono masih tetap tinggi, tapi melihat figur Boediono agak sulit memenangkan pilpres.
Sementara itu, mantan capres independen Fajrul Rahman menyatakan, wacana satu putaran yang dihembuskan oleh kubu SBY-Boediono diinspirasikan oleh sejumlah hasil survei. Persoalannya, argumen satu putaran terlihat dipaksakan dan menyesatkan.
"Seharusnya satu atau dua putaran diserahkan sepenuhnya kepada rakyat dan tidak sepantasnya menjadi isu kampanye, karena dianggap mendahului suara rakyat dan tidak menghormati proses demokrasi," ujarnya.
(zal/irw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 10/08/2009 13:49 WIB
Caleg Terpilih DPRD Muba Sumsel Diduga Berijazah Palsu
-
Kamis, 06/08/2009 20:40 WIB
Tim Mega-Prabowo: Penjelasan KPU tentang DPT di MK Menggelikan
-
Kamis, 06/08/2009 19:36 WIB
Pelaksanaan Pilpres 2009
Sekjen PBB Beri Selamat ke Presiden SBY
-
Kamis, 06/08/2009 19:19 WIB
Ical Diminta Waspadai Kader Pragmatis di Sekelilingnya
-
Kamis, 06/08/2009 18:34 WIB
Dituduh Curang, KPU Ancam Serang Balik
-
Minggu, 12/02/2012 09:20 WIB
CCTV Indomaret Merekam Detik-detik Bus Karunia Bakti Nyungsep
-
Minggu, 12/02/2012 10:02 WIB
Nasir Salah Gunakan Wewenang Komisi III untuk Jenguk Nazaruddin
-
Minggu, 12/02/2012 09:27 WIB
Pejabat Negara atau Bukan, Penerima Duit Wisma Atlet Bisa Dijerat KPK
-
Minggu, 12/02/2012 10:09 WIB
Maling Motor Ditembak Polisi di Kukusan di Dekat UI
-
471 Komentar
-
421 Komentar
-
371 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

