ICW Kecam Keras Pungutan Main Tenis Bagi Para Hakim
Kamis, 02/07/2009 22:42 WIB
Jakarta -
Indonesia Corruption Watch (ICW) mengecam keras dugaan pungutan liar bagi para hakim. Pungutan itu senilai Rp 5-10 juta yang dilakukan di tiap pengadilan negeri di daerah. Hal itu dilakukan untuk pembiayaan pertandingan tenis yang akan digelar di Palembang, Sumsel beberapa bulan mendatang.
"ICW mengecam keras peristiwa pungutan liar yang dilakukan oleh oknum pejabat dilingkungan Pengadilan Tinggi Sulselbar," kata Wakil Koordinator Badan Pekerja ICW Emerson Yuntho dalam surat elektroniknya yang diterima, Kamis (2/7/2009).
Emerson mengaku, pihaknya mendapat laporan dari salah satu ketua pengadilan negeri di bawah lingkungan Pengadilan Tinggi Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar).
"Oleh karena itu kami meminta Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung untuk melakukan pemeriksaan terhadap Ketua PTWP dan pihak-pihak yang diduga terlibat dalam pungutan terhadap hakim-hakim tersebut serta memberikan sanksi yang keras jika terbukti melakukan penyimpangan. Tindakan ini penting untuk menghindari kejadian serupa di masa mendatang," jelas Emerson.
Model pemungutannya, lanjut Emerson, yakni setiap Ketua PN membagi rata Rp 10 juta untuk hakim-hakim yang ada di PN. Jika ada 10 hakim maka masing-masing dapat beban pungli Rp 1 juta. Setoran langsung diberikan ke PT Sulselbar dan tanpa kwitansi. Untuk wilayah Sulselbar, batas waktu penyetoran adalah Jumat, 3 Juli 2009.
Sementara itu, juru bicara MA Hatta Ali menegaskan bila Persatuan Tenis Warga Pengadilan (PTWP) tidak pernah meminta uang sebanyak itu.
"Kecuali iuran bulanan kepada setiap anggota PTWP sebagao suatu organisasi," tutup Hatta saat dihubungi melalui telepon.
(ndr/gah)
"ICW mengecam keras peristiwa pungutan liar yang dilakukan oleh oknum pejabat dilingkungan Pengadilan Tinggi Sulselbar," kata Wakil Koordinator Badan Pekerja ICW Emerson Yuntho dalam surat elektroniknya yang diterima, Kamis (2/7/2009).
Emerson mengaku, pihaknya mendapat laporan dari salah satu ketua pengadilan negeri di bawah lingkungan Pengadilan Tinggi Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar).
"Oleh karena itu kami meminta Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung untuk melakukan pemeriksaan terhadap Ketua PTWP dan pihak-pihak yang diduga terlibat dalam pungutan terhadap hakim-hakim tersebut serta memberikan sanksi yang keras jika terbukti melakukan penyimpangan. Tindakan ini penting untuk menghindari kejadian serupa di masa mendatang," jelas Emerson.
Model pemungutannya, lanjut Emerson, yakni setiap Ketua PN membagi rata Rp 10 juta untuk hakim-hakim yang ada di PN. Jika ada 10 hakim maka masing-masing dapat beban pungli Rp 1 juta. Setoran langsung diberikan ke PT Sulselbar dan tanpa kwitansi. Untuk wilayah Sulselbar, batas waktu penyetoran adalah Jumat, 3 Juli 2009.
Sementara itu, juru bicara MA Hatta Ali menegaskan bila Persatuan Tenis Warga Pengadilan (PTWP) tidak pernah meminta uang sebanyak itu.
"Kecuali iuran bulanan kepada setiap anggota PTWP sebagao suatu organisasi," tutup Hatta saat dihubungi melalui telepon.
(ndr/gah)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 01:19 WIB
Banjir Rendam Komplek Dosen IKIP Jatibening Bekasi
-
Minggu, 12/02/2012 00:44 WIB
Petaka Bus Maut Cisarua, Motor Ketua RT Batu Kasur pun Ikut Ringsek
-
Minggu, 12/02/2012 00:05 WIB
Masih Saksi, Kernet Bus Karunia Bakti Diamankan di Polres Bogor
-
Sabtu, 11/02/2012 23:07 WIB
Banjir Rendam 750 Rumah dan Lahan Tambak di Bangkalan
-
Sabtu, 11/02/2012 22:31 WIB
Jenazah Terakhir Korban Kecelakaan Maut di RS Paru Diambil Keluarga
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
Minggu, 12/02/2012 00:44 WIB
Petaka Bus Maut Cisarua, Motor Ketua RT Batu Kasur pun Ikut Ringsek
-
407 Komentar
-
352 Komentar
-
340 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

