
Stasiun TV Tolak Tayangkan 3 Iklan Terbaru Mega-Prabowo
Jumat, 03/07/2009 07:02 WIB
Jakarta -
Pasangan Mega-Prabowo mengeluarkan tiga seri iklan terbaru. Lagi-lagi seluruh stasiun TV swasta menolak menayangkan iklan-iklan ini. Kubu Mega-Prabowo pun kembali protes.
"Iklan-iklan terbaru pasangan Mega-Prabowo yang bertema televisi, radio dan ketuk pintu tidak bisa ditayangkan di seluruh stasiun TV, alasannya karena dinilai mengkritik pemerintah," ujar Sekretaris Umum Tim Kampanye Nasional Mega-Prabowo, Fadli Zon, saat berbincang dengan dengan detikcom, Jumat (3/7/2007).
Fadli mengeluhkan stasiun-stasiun TV yang melakukan diskriminasi pada pasangan Mega-Prabowo. Ia menyatakan keheranannya iklan-iklan satu putaran SBY-Boediono yang dinilainya lebih tidak demokratis justru bisa ditayangkan.
"Itulah yang kita heran, ada diskriminasi di sini. Kita ungkapkan fakta-fakta, yang sebenarnya terjadi di masyarakat," ungkapnya.
Pelarangan iklan-iklan itu tentunya berpengaruh pada strategi pasangan nomor satu ini. Apalagi waktu pilpres yang semakin dekat dan semakin gencarnya pasangan-pasangan lain menayangkan aneka bentuk iklan.
"Kami jadi tidak bisa menyampaikan pesan pada masyarakat, harapan kami stasiun-stasiun TV ini segera bisa menayangkan iklan-iklan kami," pungkas orang dekat Prabowo ini.
(rdf/mpr)
"Iklan-iklan terbaru pasangan Mega-Prabowo yang bertema televisi, radio dan ketuk pintu tidak bisa ditayangkan di seluruh stasiun TV, alasannya karena dinilai mengkritik pemerintah," ujar Sekretaris Umum Tim Kampanye Nasional Mega-Prabowo, Fadli Zon, saat berbincang dengan dengan detikcom, Jumat (3/7/2007).
Fadli mengeluhkan stasiun-stasiun TV yang melakukan diskriminasi pada pasangan Mega-Prabowo. Ia menyatakan keheranannya iklan-iklan satu putaran SBY-Boediono yang dinilainya lebih tidak demokratis justru bisa ditayangkan.
"Itulah yang kita heran, ada diskriminasi di sini. Kita ungkapkan fakta-fakta, yang sebenarnya terjadi di masyarakat," ungkapnya.
Pelarangan iklan-iklan itu tentunya berpengaruh pada strategi pasangan nomor satu ini. Apalagi waktu pilpres yang semakin dekat dan semakin gencarnya pasangan-pasangan lain menayangkan aneka bentuk iklan.
"Kami jadi tidak bisa menyampaikan pesan pada masyarakat, harapan kami stasiun-stasiun TV ini segera bisa menayangkan iklan-iklan kami," pungkas orang dekat Prabowo ini.
(rdf/mpr)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 10/08/2009 13:49 WIB
Caleg Terpilih DPRD Muba Sumsel Diduga Berijazah Palsu
-
Kamis, 06/08/2009 20:40 WIB
Tim Mega-Prabowo: Penjelasan KPU tentang DPT di MK Menggelikan
-
Kamis, 06/08/2009 19:36 WIB
Pelaksanaan Pilpres 2009
Sekjen PBB Beri Selamat ke Presiden SBY
-
Kamis, 06/08/2009 19:19 WIB
Ical Diminta Waspadai Kader Pragmatis di Sekelilingnya
-
Kamis, 06/08/2009 18:34 WIB
Dituduh Curang, KPU Ancam Serang Balik
-
Senin, 13/02/2012 21:43 WIB
SBY: FPI Harus Bertanya Kenapa Bisa Ditolak di Kalteng?
-
Senin, 13/02/2012 22:45 WIB
Rosa 'Bernyanyi' Berbagai Macam Proyek Nazaruddin
-
Senin, 13/02/2012 17:42 WIB
Ditolak di Palangkaraya, FPI Polisikan Gubernur & Kapolda
-
Senin, 13/02/2012 23:00 WIB
Saatnya Pak Presiden Menjawab
-
608 Komentar
-
500 Komentar
-
450 Komentar
-
386 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 13/02/2012 13:30 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Demokrat di Ambang Kiamat
-
Senin, 13/02/2012 13:24 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Angie Membuka Pintu, Siapa Bakal Masuk
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 598.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

