Pro Kontra Keberadaan MPR
Jumat, 03/07/2009 12:52 WIB
Jakarta -
Beberapa pihak ingin Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dihapus karena
keberadaan MPR dinilai pemborosan. Namun beberapa pihak juga mendukung MPR sebagai penengah antara Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD).
"Romantisme MPR sudah tidak tepat lagi, cukup sebagai forum saja. Ketika DPR dan DPD bersatu ya sudah membentuk forum MPR untuk merumuskan jalan Indonesia ke depan, tidak perlu berdiri sendiri," kata Pengamat Hukum Tatanegara, Refly Harun, dalam dialog bertajuk 'Mengukur Kinerja MPR' di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (3/7/2009).
Hal senada juga diungkapkan koordinator nasional Forum Masyarakat Peduli
Parlemen Indonesia (Formappi), Sebastian Salang. Menurutnya, keberadaan MPR
hanya pemborosan saja.
"MPR sebuah lembaga besar kok tugasnya cuma sosialisasi undang-undang, masih banyak masyarakat yang tidak tahu, akhirnya semua arahnya ke anggaran dan ini proyek, ini pemborosan," ujar Sebastian.
Sebastian menyayangkan DPR yang tidak serius menempatkan kedudukan MPR
secara tepat. DPR terkesan tidak tegas menyusun susunan dan kedudukan
lembaga legislatif ini.
"DPR tidak serius membicarakan masalah ini, kalau mau dipertegas dalam
susduk itu kan bisa jelas pembagiaan fungsi kerjanya," keluh Sebastian.
Namun demikian, anggota DPR dari Fraksi PAN, Sayuti Ashyatri, tidak
sependapat dengan penghapusan MPR. Menurutnya, MPR dibutuhkan untuk
menyeimbangkan dua kekuatan legislatif bikameral, DPR dan DPD.
"Untuk mengatasi permasalahan dalam dua kamar ini perlu lembaga di atasnya
yang disebut MPR," jelasnya.
(van/lrn)
keberadaan MPR dinilai pemborosan. Namun beberapa pihak juga mendukung MPR sebagai penengah antara Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD).
"Romantisme MPR sudah tidak tepat lagi, cukup sebagai forum saja. Ketika DPR dan DPD bersatu ya sudah membentuk forum MPR untuk merumuskan jalan Indonesia ke depan, tidak perlu berdiri sendiri," kata Pengamat Hukum Tatanegara, Refly Harun, dalam dialog bertajuk 'Mengukur Kinerja MPR' di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (3/7/2009).
Hal senada juga diungkapkan koordinator nasional Forum Masyarakat Peduli
Parlemen Indonesia (Formappi), Sebastian Salang. Menurutnya, keberadaan MPR
hanya pemborosan saja.
"MPR sebuah lembaga besar kok tugasnya cuma sosialisasi undang-undang, masih banyak masyarakat yang tidak tahu, akhirnya semua arahnya ke anggaran dan ini proyek, ini pemborosan," ujar Sebastian.
Sebastian menyayangkan DPR yang tidak serius menempatkan kedudukan MPR
secara tepat. DPR terkesan tidak tegas menyusun susunan dan kedudukan
lembaga legislatif ini.
"DPR tidak serius membicarakan masalah ini, kalau mau dipertegas dalam
susduk itu kan bisa jelas pembagiaan fungsi kerjanya," keluh Sebastian.
Namun demikian, anggota DPR dari Fraksi PAN, Sayuti Ashyatri, tidak
sependapat dengan penghapusan MPR. Menurutnya, MPR dibutuhkan untuk
menyeimbangkan dua kekuatan legislatif bikameral, DPR dan DPD.
"Untuk mengatasi permasalahan dalam dua kamar ini perlu lembaga di atasnya
yang disebut MPR," jelasnya.
(van/lrn)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 16:13 WIB
Timer Bus Kurnia Bakti akan Dimintai Keterangan
-
Minggu, 12/02/2012 15:57 WIB
Hendardji-Ariza Resmi Mendaftar Jadi Balongub DKI Jakarta
-
Minggu, 12/02/2012 15:54 WIB
Pembobol ATM Milik Warga Australia di Kuta Dibekuk
-
Minggu, 12/02/2012 15:32 WIB
DPRD Bali Desak KPK Usut RS Unud karena Diduga Terkait Nazaruddin
-
Minggu, 12/02/2012 15:24 WIB
Sungai Meluap, Ratusan Rumah di Tegal Terendam Air
-
Minggu, 12/02/2012 15:32 WIB
DPRD Bali Desak KPK Usut RS Unud karena Diduga Terkait Nazaruddin
-
Minggu, 12/02/2012 15:16 WIB
Kecelakaan Angkot di KM 27 Jagorawi, 12 Orang Luka-luka
-
Minggu, 12/02/2012 13:54 WIB
Bentrok Ormas di Bali Dipicu Miras
-
Jumat, 10/02/2012 19:41 WIB
Jokowi Siap Fight untuk DKI-1
-
578 Komentar
-
459 Komentar
-
375 Komentar
-
230 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

