4 Mahasiswa Disiksa di Mesir
Ketua Komisi I: KBRI Harus Proaktif Bela Mahasiswa Indonesia
Sabtu, 04/07/2009 11:56 WIB
Jakarta -
Kedutaan Besar Rebublik Indonesia (KBRI) harus proaktif membela mahasiswa Indonesia yang disiksa di Mesir. KBRI harus segera melakukan klarifikasi ke pemerintah Mesir mengenai penyiksaan tersebut.
"KBRI di sana harus melindungi mereka. Sebagai warga negara, pemerintah harus memberi mereka perlindungan dan mencari tahu bagaimana penganiayaan itu terjadi," kata Ketua Komisi I DPR Theo L Sambuaga saat dihubungi detikcom, Sabtu (4/7/2009).
Menurut Theo, jika memang para mahasiswa itu bersalah, proses hukum harus tetap berjalan. Warga negara Indonesia harus menaati hukum di manapun mereka berada. Namun penganiayaan semacam itu tetap tidak dapat dibenarkan.
"Kalau memang melanggar hukum harus diproses. Tapi jangan dianiaya. KBRI harus proaktif untuk klarifikasi pemerintah Mesir dan menuntut supaya mereka mendapatkan perlakuan yang wajar," imbuh Theo.
Theo juga mendesak agar KBRI tidak takut menindaklanjuti persoalan tersebut. Sebab jika hal semacam itu dibiarkan akan menjadi preseden dan sangat mungkin ke depan kejadian serupa bisa terulang. "Jika memang mereka tidak bersalah, KBRI harus memprotes pemerintah Mesir," tegas politisi Golkar ini.
Lebih jauh Theo mengatakan, di negara manapun kalau sekedar membuka situs tidak akan melanggar hukum. "Kecuali kalau ikut menyebarkan. Kalau sekedar membuka untuk pengetahuan sendiri, apalagi mahasiswa, saya kira di manapun tidak melanggar hukum," kata Theo.
Empat mahasiswa Indonesia di Mesir dianiaya oleh polisi setempat. Mereka ditelanjangi dan disetrum selama 3 hari. Kejadian itu bermula ketika pada 28 Juni lalu polisi Mesir menggerebek kos-kosan mereka untuk mencari mahasiswa asal Tapanuli bernama Ismail Nasution.
Ismail ini diuber polisi karena diketahui membuka situs Ikhwanul Muslimin Online dan diduga menjadi bagian dari jaringan Islam radikal. Tak menemukan Ismail, polisi malah menangkap 4 mahasiswa lain asal Kabupaten Rokanhulu, Pekanbaru. Mereka adalah Faturrahman, Arjil, Ahmad Yunus, dan Tafri Sugand yang merupakan mahasiswa Universitas Al Azhar. (sho/gah)
"KBRI di sana harus melindungi mereka. Sebagai warga negara, pemerintah harus memberi mereka perlindungan dan mencari tahu bagaimana penganiayaan itu terjadi," kata Ketua Komisi I DPR Theo L Sambuaga saat dihubungi detikcom, Sabtu (4/7/2009).
Menurut Theo, jika memang para mahasiswa itu bersalah, proses hukum harus tetap berjalan. Warga negara Indonesia harus menaati hukum di manapun mereka berada. Namun penganiayaan semacam itu tetap tidak dapat dibenarkan.
"Kalau memang melanggar hukum harus diproses. Tapi jangan dianiaya. KBRI harus proaktif untuk klarifikasi pemerintah Mesir dan menuntut supaya mereka mendapatkan perlakuan yang wajar," imbuh Theo.
Theo juga mendesak agar KBRI tidak takut menindaklanjuti persoalan tersebut. Sebab jika hal semacam itu dibiarkan akan menjadi preseden dan sangat mungkin ke depan kejadian serupa bisa terulang. "Jika memang mereka tidak bersalah, KBRI harus memprotes pemerintah Mesir," tegas politisi Golkar ini.
Lebih jauh Theo mengatakan, di negara manapun kalau sekedar membuka situs tidak akan melanggar hukum. "Kecuali kalau ikut menyebarkan. Kalau sekedar membuka untuk pengetahuan sendiri, apalagi mahasiswa, saya kira di manapun tidak melanggar hukum," kata Theo.
Empat mahasiswa Indonesia di Mesir dianiaya oleh polisi setempat. Mereka ditelanjangi dan disetrum selama 3 hari. Kejadian itu bermula ketika pada 28 Juni lalu polisi Mesir menggerebek kos-kosan mereka untuk mencari mahasiswa asal Tapanuli bernama Ismail Nasution.
Ismail ini diuber polisi karena diketahui membuka situs Ikhwanul Muslimin Online dan diduga menjadi bagian dari jaringan Islam radikal. Tak menemukan Ismail, polisi malah menangkap 4 mahasiswa lain asal Kabupaten Rokanhulu, Pekanbaru. Mereka adalah Faturrahman, Arjil, Ahmad Yunus, dan Tafri Sugand yang merupakan mahasiswa Universitas Al Azhar. (sho/gah)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 02:19 WIB
Polisi Libatkan Saksi Ahli dalam Pengukuran Kecepatan Bus Karunia Bakti
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Minggu, 12/02/2012 01:19 WIB
Banjir Rendam Komplek Dosen IKIP Jatibening Bekasi
-
Minggu, 12/02/2012 00:44 WIB
Petaka Bus Maut Cisarua, Motor Ketua RT Batu Kasur pun Ikut Ringsek
-
Minggu, 12/02/2012 00:05 WIB
Masih Saksi, Kernet Bus Karunia Bakti Diamankan di Polres Bogor
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Sabtu, 11/02/2012 12:51 WIB
Ditolak di Palangkaraya, 5 Anggota FPI Diturunkan Sriwijaya di Banjarmasin
-
437 Komentar
-
375 Komentar
-
348 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

