Warta No. 1
Tunda Pilpres Jika DPT Tidak Dibereskan
Sabtu, 04/07/2009 16:34 WIB
Jakarta -
Tim Kampanye Nasional Mega Prabowo mendesak KPU untuk membereskan daftar pemilih tetap (DPT) yang hingga kini masih bermasalah. Jika masalah tersebut tidak segera diselesaikan, mereka mendesak kepada KPU untuk menunda pelaksanaan pilpres 2009.
Salah satu cara membereskan masalah DPT adalah memberi akses kepada setiap warga negara untuk melihat dokumen publik itu. "DPT harus diumumkan ke public," demikian pernyataan Tim Kampanye Nasional Mega Prabowo, Theo Syafei dan Fadli Zon di kantor KPU, Jakarta, Sabtu (4/7). DPT juga bisa diserahkan baik dalam bentuk sofcopy maupun hardcopy kepada seluruh peserta pilpres yakni tim kampanye masing-masing kandidat.
Mereka juga menuntut KPU untuk segera melibatkan para Ketua RT di wilayah masing-masing KPUD Kabupaten/ Kota dalam pengecekan warga yang tidak terdaftar dalam DPT pilpres 2009. "DPT harus diserahkan kepada para ketua RT dan para saksi di TPS serta diumumkan di RT setempat," lanjut mereka.
Selain itu, mereka juga meminta KPU agar memperbolehkan warga untuk menggunakan KTP yang disertai rekomendasi Ketua RT setempat bagi warga yang tidak terdaftar dalam pilpres 2009. "Sekali lagi perlu kami ingatkan bahwa hak memilih adalah hak setiap warga Negara Indonesia yang dijamin oleh UUD 1945," tandasnya.
Tuntutan tersebut juga ditegaskan kembali oleh Fadli Zon saat menerima dukungan DPP Garda Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia kepada pasangan capres-cawapres Mega-Prabowo di secretariat Mega Prabowo Media Centre, Jakarta, Sabtu (4/7). "Masalah DPT ini penting agar pilpres bisa berjalan dengan jurdil dan demokratis," ujarnya. (adv/adv)
Salah satu cara membereskan masalah DPT adalah memberi akses kepada setiap warga negara untuk melihat dokumen publik itu. "DPT harus diumumkan ke public," demikian pernyataan Tim Kampanye Nasional Mega Prabowo, Theo Syafei dan Fadli Zon di kantor KPU, Jakarta, Sabtu (4/7). DPT juga bisa diserahkan baik dalam bentuk sofcopy maupun hardcopy kepada seluruh peserta pilpres yakni tim kampanye masing-masing kandidat.
Mereka juga menuntut KPU untuk segera melibatkan para Ketua RT di wilayah masing-masing KPUD Kabupaten/ Kota dalam pengecekan warga yang tidak terdaftar dalam DPT pilpres 2009. "DPT harus diserahkan kepada para ketua RT dan para saksi di TPS serta diumumkan di RT setempat," lanjut mereka.
Selain itu, mereka juga meminta KPU agar memperbolehkan warga untuk menggunakan KTP yang disertai rekomendasi Ketua RT setempat bagi warga yang tidak terdaftar dalam pilpres 2009. "Sekali lagi perlu kami ingatkan bahwa hak memilih adalah hak setiap warga Negara Indonesia yang dijamin oleh UUD 1945," tandasnya.
Tuntutan tersebut juga ditegaskan kembali oleh Fadli Zon saat menerima dukungan DPP Garda Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia kepada pasangan capres-cawapres Mega-Prabowo di secretariat Mega Prabowo Media Centre, Jakarta, Sabtu (4/7). "Masalah DPT ini penting agar pilpres bisa berjalan dengan jurdil dan demokratis," ujarnya. (adv/adv)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 30/12/2011 12:00 WIB
Mudahnya Menggunakan Fitur 'Favoritku' di ATM Mandiri Non Tunai
-
Kamis, 29/12/2011 12:03 WIB
Layanan Favorit Pemenang Mandiri Fiesta
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Minggu, 12/02/2012 05:18 WIB
Hakim Artidjo Siap Hukum Mati Koruptor, Bagaimana dengan Ketua MA?
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
444 Komentar
-
390 Komentar
-
357 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message

---125x125.gif)
.gif)


