Alat Deteksi Ganja Payah, Polda Lampung Harap Alat Baru dari BNN
Sabtu, 04/07/2009 19:25 WIB
(Foto: dok detikcom)
Bandar Lampung -
Maraknya peredaran psikotropika jenis ganja menjadi persoalan tersendiri bagi kota pelabuhan. Begitu juga dengan Provinsi Lampung yang menjadi pelabuhan sebagai transit antar pulau.
"Provinsi Lampung sebagai wilayah transit memang sangat strategis. Kita lebih waspada di wilayah pelabuhan supaya jangan sampai menjadi pintu masuk atau keluarnya narkotika terutama ganja," kata Kapolda Lampung Brigadir Jenderal Polisi Ferial Manaf.
Hal itu disampaikan Ferial di kantornya, Jl MT Haryono, Bandar Lampung, Lampung, Sabtu (4/7/2009).
Pencegahan tersebut, menurut Ferial, salah satunya dengan menggunakan alat
pendeteksi jenis psikotropika sejenis ganja, heroin, atau lainnya.
Sementara Kapolres Lampung Selatan AKBP Umardani membenarkan adanya
penggunaan alat tersebut di pelabuhan Bakauheni. Hanya saja, alat tersebut
kini telah mengalami penurunan sensitifitas.
"Kini kemampuan alat untuk mendeteksi tidak bekerja 100 persen lagi, tapi hanya tinggal 60 persen," jelas Umardani.
Alat yang diperoleh dari Badan Narkotika Nasional (BNN) sekitar lima tahun lalu itu juga sempat beberapa kali mengalami kerusakan.
"Kita sudah menyurati ke BNN dan BNP (Badan Narkotika Provinsi), tapi hingga kini Alhamdulillah belum mendapat jawaban," ungkapnya.
Kekhawatiran akan lolosnya para distributor ganja semakin bertambah memasuki pertengahan tahun ini. Hal itu disebabkan, mulai tengah tahun sampai akhir tahun para petani ganja mulai memasuki masa panen.
"Melihat periodik waktunya, mulai bulan Juli hingga akhir tahun biasanya akan meningkat karena di sana (Aceh) sedang memasuki masa panen," paparnya.
Pada tahun 2008, sebanyak 1,6 ton ganja berhasil diamankan Polres Lampung Selatan. Sebanyak 12 telah dietapkan sebagai tersangka, 8 di antaranya divonis mati. Sedangkan tahun 2009, sebanyak 1,8 ton ganja berhasil diamankan pada 7 Juni 2009. 2 orang ditetapkan sebagai tersangka atas kasus ini, keduanya sebagai pengemudi dan kenek mobil pengangkut.
"Biasanya mereka menutupinya dengan berbagai macam buah atau barang-barang
lainnya," pungkasnya.
(nov/nwk)
"Provinsi Lampung sebagai wilayah transit memang sangat strategis. Kita lebih waspada di wilayah pelabuhan supaya jangan sampai menjadi pintu masuk atau keluarnya narkotika terutama ganja," kata Kapolda Lampung Brigadir Jenderal Polisi Ferial Manaf.
Hal itu disampaikan Ferial di kantornya, Jl MT Haryono, Bandar Lampung, Lampung, Sabtu (4/7/2009).
Pencegahan tersebut, menurut Ferial, salah satunya dengan menggunakan alat
pendeteksi jenis psikotropika sejenis ganja, heroin, atau lainnya.
Sementara Kapolres Lampung Selatan AKBP Umardani membenarkan adanya
penggunaan alat tersebut di pelabuhan Bakauheni. Hanya saja, alat tersebut
kini telah mengalami penurunan sensitifitas.
"Kini kemampuan alat untuk mendeteksi tidak bekerja 100 persen lagi, tapi hanya tinggal 60 persen," jelas Umardani.
Alat yang diperoleh dari Badan Narkotika Nasional (BNN) sekitar lima tahun lalu itu juga sempat beberapa kali mengalami kerusakan.
"Kita sudah menyurati ke BNN dan BNP (Badan Narkotika Provinsi), tapi hingga kini Alhamdulillah belum mendapat jawaban," ungkapnya.
Kekhawatiran akan lolosnya para distributor ganja semakin bertambah memasuki pertengahan tahun ini. Hal itu disebabkan, mulai tengah tahun sampai akhir tahun para petani ganja mulai memasuki masa panen.
"Melihat periodik waktunya, mulai bulan Juli hingga akhir tahun biasanya akan meningkat karena di sana (Aceh) sedang memasuki masa panen," paparnya.
Pada tahun 2008, sebanyak 1,6 ton ganja berhasil diamankan Polres Lampung Selatan. Sebanyak 12 telah dietapkan sebagai tersangka, 8 di antaranya divonis mati. Sedangkan tahun 2009, sebanyak 1,8 ton ganja berhasil diamankan pada 7 Juni 2009. 2 orang ditetapkan sebagai tersangka atas kasus ini, keduanya sebagai pengemudi dan kenek mobil pengangkut.
"Biasanya mereka menutupinya dengan berbagai macam buah atau barang-barang
lainnya," pungkasnya.
(nov/nwk)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 04/02/2012 11:03 WIB
Rumah Angie Sunyi Senyap, Mobil Dicuci
-
Sabtu, 04/02/2012 10:55 WIB
Razia Tempat Hiburan di Jakarta Timur, Polisi Sita 3.036 Botol Miras
-
Sabtu, 04/02/2012 10:41 WIB
Pungli Masih Marak, Pengusaha dan Buruh Jadi Korban
-
Sabtu, 04/02/2012 10:38 WIB
Kemenakertrans: Mayoritas Perusahaan Tak Protes Kenaikan UMR
-
Sabtu, 04/02/2012 10:35 WIB
Apindo Sebut ada Aroma Politis Kenaikan UMR
-
Sabtu, 04/02/2012 08:06 WIB
Angie dan Hartanya yang Naik 10 Kali Lipat Sejak Jadi Anggota DPR
-
Sabtu, 04/02/2012 10:02 WIB
Penasehat KPK Sarankan Abraham Umumkan Tersangka Bersama Pimpinan lain
-
Jumat, 03/02/2012 16:59 WIB
Biadab! Siswi SMP Diperkosa Guru dan 6 Orang Temannya
-
Sabtu, 04/02/2012 10:10 WIB
Korban Tewas Akibat Cuaca Dingin di Eropa Bertambah Jadi 223 Orang
-
397 Komentar
-
159 Komentar
-
154 Komentar
-
134 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 30/01/2012 08:30 WIB
Hantu Rp 500 M Proyek DPR (3)
Heboh Proyek Ratusan Miliar Rupiah di Senayan
-
Senin, 30/01/2012 08:15 WIB
Hantu Rp 500 M Proyek DPR (2)
Satir Kursi Rasa Ferrari
-
Kamis, 02/02/2012 09:28 WIB
Asrorun Niam: Berkaca Kasus Vita, Waspada Jaringan Eksploitasi Anak
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 862.000
- Rp 1,415.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

