Ray Rangkuti: Waktu 1 X 24 Jam Hanya Gertakan
Senin, 06/07/2009 02:05 WIB
Jakarta -
Pernyataan sikap bersama oleh pasangan capres dan cawapres Mega-Prabowo dan Jusuf Kalla-Wiranto tantang pemberiaan waktu bagi Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk memperbaiki persoalan Daftar Pemilih tetap Tetap (DPT) dalam waktu 1 x 24 Jam, dinilai kurang efektif. Ultimatum kedua kandidat tersebut dinilai hanya gertakan saja.
"1 X 24 Jam, itu hanya gertakan saja karena tidak mungkin dilaksanakan," ujar Direktur lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti, usai menghadiri pertemuan antara kubu Mega dengan JK di Gedung PP Muhammadiyah, Jl Raya Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (5/7/2009) malam.
Menurutnya persoalan DPT tersebut tidak akan selesai jika hanya mengandalkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai solusinya.
"KTP hanya untuk mereka yang tidak terdaftar, lalu bagaimana dengan DPT ganda. Itu tidak ada hubungannya dengan KTP," terang Rangkuti.
Selain banyaknya warga yang tidak masuk DPT dan persoalan DPT ganda menurutnya ada persoalan lain yang juga belum dipikirkan solusinya.
"Jumlah pemilih dengan jumlah kertas suara juga berisiko," ujarnya.
Saat ini jumlah surat suara yang dicetak oleh KPU hanya 176 juta ditambah 2 persen, lalu jika ada penambahan pemilih sebesar 10 juta saja, maka persoalan kertas suara akan timbul.
"Sisanya dicetak di mana, padahal pemilu tinggal besok," papar Rangkuti.
(her/anw)
"1 X 24 Jam, itu hanya gertakan saja karena tidak mungkin dilaksanakan," ujar Direktur lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti, usai menghadiri pertemuan antara kubu Mega dengan JK di Gedung PP Muhammadiyah, Jl Raya Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (5/7/2009) malam.
Menurutnya persoalan DPT tersebut tidak akan selesai jika hanya mengandalkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai solusinya.
"KTP hanya untuk mereka yang tidak terdaftar, lalu bagaimana dengan DPT ganda. Itu tidak ada hubungannya dengan KTP," terang Rangkuti.
Selain banyaknya warga yang tidak masuk DPT dan persoalan DPT ganda menurutnya ada persoalan lain yang juga belum dipikirkan solusinya.
"Jumlah pemilih dengan jumlah kertas suara juga berisiko," ujarnya.
Saat ini jumlah surat suara yang dicetak oleh KPU hanya 176 juta ditambah 2 persen, lalu jika ada penambahan pemilih sebesar 10 juta saja, maka persoalan kertas suara akan timbul.
"Sisanya dicetak di mana, padahal pemilu tinggal besok," papar Rangkuti.
(her/anw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 10/08/2009 13:49 WIB
Caleg Terpilih DPRD Muba Sumsel Diduga Berijazah Palsu
-
Kamis, 06/08/2009 20:40 WIB
Tim Mega-Prabowo: Penjelasan KPU tentang DPT di MK Menggelikan
-
Kamis, 06/08/2009 19:36 WIB
Pelaksanaan Pilpres 2009
Sekjen PBB Beri Selamat ke Presiden SBY
-
Kamis, 06/08/2009 19:19 WIB
Ical Diminta Waspadai Kader Pragmatis di Sekelilingnya
-
Kamis, 06/08/2009 18:34 WIB
Dituduh Curang, KPU Ancam Serang Balik
-
Minggu, 12/02/2012 06:42 WIB
3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Jagorawi
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Minggu, 12/02/2012 05:18 WIB
Hakim Artidjo Siap Hukum Mati Koruptor, Bagaimana dengan Ketua MA?
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
446 Komentar
-
400 Komentar
-
360 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

