Joe Biden: AS Tak Bisa Dikte Israel Soal Nuklir Iran
Senin, 06/07/2009 09:43 WIB
Reuters
Washington -
Pemerintah Israel punya hak penuh untuk memutuskan apa yang terbaik dalam menangani ancaman nuklir Iran. Tidak peduli apakah pemerintah Amerika (AS) menyetujuinya atau tidak.
Demikian disampaikan Wakil Presiden (Wapres) AS Joe Biden dalam wawancara seperti dilansir kantor berita Reuters , (6/7/2009).
Dikatakan Biden dalam wawancara di stasiun televisi ABC, pemerintah AS tak bisa mendikte negara lain.
"Kami tak bisa mendikte negara berdaulat lain tentang apa yang mereka bisa dan tidak bisa dilakukan saat mereka memiliki keputusan, jika mereka membuat keputusan, bahwa keberadaan mereka terancam," kata Biden.
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu sebelumnya telah mengatakan, Israel tidak bisa membiarkan Iran mengembangkan senjata nuklir. Netanyahu yang terpilih Maret lalu, tidak mengesampingkan kemungkinan aksi militer terhadap Iran untuk menghentikan program nuklir Iran.
Pemerintah Israel telah menegaskan bahwa senjata nuklir Iran akan menjadi ancaman bagi keberadaan Israel. Ini dikarenakan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad pernah menyerukan agar Israel dihapuskan dari peta.
Pemerintah Iran telah berulang kali membantah aktivitas nuklirnya untuk tujuan militer. Iran menegaskan, program nuklir negara tersebut semata-mata untuk tujuan damai, yakni sebagai pembangkit energi listrik.
Israel pernah mengebom sebuah lokasi di Suriah pada tahun 2007, yang menurut intelijen AS merupakan reaktor nuklir yang hampir selesai. Reaktor tersebut dibangun dengan bantuan Korea Utara (Korut). Pada tahun 1981, Israel juga pernah mengebom reaktor nuklir Irak.
(ita/iy)
Demikian disampaikan Wakil Presiden (Wapres) AS Joe Biden dalam wawancara seperti dilansir kantor berita Reuters , (6/7/2009).
Dikatakan Biden dalam wawancara di stasiun televisi ABC, pemerintah AS tak bisa mendikte negara lain.
"Kami tak bisa mendikte negara berdaulat lain tentang apa yang mereka bisa dan tidak bisa dilakukan saat mereka memiliki keputusan, jika mereka membuat keputusan, bahwa keberadaan mereka terancam," kata Biden.
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu sebelumnya telah mengatakan, Israel tidak bisa membiarkan Iran mengembangkan senjata nuklir. Netanyahu yang terpilih Maret lalu, tidak mengesampingkan kemungkinan aksi militer terhadap Iran untuk menghentikan program nuklir Iran.
Pemerintah Israel telah menegaskan bahwa senjata nuklir Iran akan menjadi ancaman bagi keberadaan Israel. Ini dikarenakan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad pernah menyerukan agar Israel dihapuskan dari peta.
Pemerintah Iran telah berulang kali membantah aktivitas nuklirnya untuk tujuan militer. Iran menegaskan, program nuklir negara tersebut semata-mata untuk tujuan damai, yakni sebagai pembangkit energi listrik.
Israel pernah mengebom sebuah lokasi di Suriah pada tahun 2007, yang menurut intelijen AS merupakan reaktor nuklir yang hampir selesai. Reaktor tersebut dibangun dengan bantuan Korea Utara (Korut). Pada tahun 1981, Israel juga pernah mengebom reaktor nuklir Irak.
(ita/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 03:12 WIB
10 Korban Tragedi Bus Karunia Bakti Luka Berat, Mayoritas Patah Tulang
-
Minggu, 12/02/2012 02:19 WIB
Polisi Libatkan Saksi Ahli dalam Pengukuran Kecepatan Bus Karunia Bakti
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Minggu, 12/02/2012 01:19 WIB
Banjir Rendam Komplek Dosen IKIP Jatibening Bekasi
-
Minggu, 12/02/2012 00:44 WIB
Petaka Bus Maut Cisarua, Motor Ketua RT Batu Kasur pun Ikut Ringsek
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
438 Komentar
-
376 Komentar
-
348 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

