Protes Pilpres
Massa PDIP, Prodem & Aktivis 98 Akan Demo KPU Tiap Hari
Jumat, 10/07/2009 10:40 WIB
Jakarta -
Sekitar 500 orang dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), aktivis 98 dan Prodem akan mendemo Komisi Pemilihan Umum (KPU). Demo akan digelar setiap hari. Mereka menuntut hasil Pilpres dibatalkan karena inkonstitusional.
"Banyak, dari Prodem, angkatan 98, beberapa lagi korban 27 Juli, PDIP, macam-macamlah. Ini sudah nggak bicara partai, ini bicara elemen masyarakat yang kami rajut dalam kesatuan aksi," ujar Koordinator Kesatuan Aksi Tolak Pilpres Inskonstitusional, Budi Mulyawan kepada detikcom, Jumat (10/7/2009).
Menurut Budi, aksi yang akan dilakukan di depan Gedung KPU, pukul 14.00 WIB nanti melibatkan 500 orang. Rencananya aksi ini akan digelar tiap hari dengan jumlah massa yang terus meningkat.
"Targetnya kalau memang nanti bisa difasilitasi bertemu KPU meminta Pemilu yang kemarin dibatalkan. Karena menurut kami itu (hasil Pilpres) inkonstitusional apalagi dengan produk hukum MK terakhir," imbuh pria yang juga menjadi anggota Badan Pemenangan Pemilu PDIP ini.
Menurut Budi, keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang membolehkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk mencontreng tidak menyelesaikan akar masalah. Daftar pemilih tetap (DPT) masih saja carut marut.
"MK juga tak punya kewenangan dalam regulasi. Kewenangannya cuma meninjau masalah konstitusi dan menyelesaikan sengketa Pemilu Pilpres. Yang mengeluarkan regulasi bukan MK. MK melebihi kewenangannya, karena itu cacat (hasilnya)," gugat Budi.
Bukankah permintaan mencontreng dengan KTP juga disampaikan pihak Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto?
"Ya itu kan rentetan, bukan akar masalah. Ketika DPT bermasalah sehingga timbul rentetan tuntutan lain yaitu masalah KTP. Sampai hari ini DPT bermasalah tapi penyelesaiannya nggak jelas. Keputusan (tentang KTP) itu capres seolah anak kecil yang dikasih kembang gula," jelasnya.
(nwk/iy)
"Banyak, dari Prodem, angkatan 98, beberapa lagi korban 27 Juli, PDIP, macam-macamlah. Ini sudah nggak bicara partai, ini bicara elemen masyarakat yang kami rajut dalam kesatuan aksi," ujar Koordinator Kesatuan Aksi Tolak Pilpres Inskonstitusional, Budi Mulyawan kepada detikcom, Jumat (10/7/2009).
Menurut Budi, aksi yang akan dilakukan di depan Gedung KPU, pukul 14.00 WIB nanti melibatkan 500 orang. Rencananya aksi ini akan digelar tiap hari dengan jumlah massa yang terus meningkat.
"Targetnya kalau memang nanti bisa difasilitasi bertemu KPU meminta Pemilu yang kemarin dibatalkan. Karena menurut kami itu (hasil Pilpres) inkonstitusional apalagi dengan produk hukum MK terakhir," imbuh pria yang juga menjadi anggota Badan Pemenangan Pemilu PDIP ini.
Menurut Budi, keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang membolehkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk mencontreng tidak menyelesaikan akar masalah. Daftar pemilih tetap (DPT) masih saja carut marut.
"MK juga tak punya kewenangan dalam regulasi. Kewenangannya cuma meninjau masalah konstitusi dan menyelesaikan sengketa Pemilu Pilpres. Yang mengeluarkan regulasi bukan MK. MK melebihi kewenangannya, karena itu cacat (hasilnya)," gugat Budi.
Bukankah permintaan mencontreng dengan KTP juga disampaikan pihak Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto?
"Ya itu kan rentetan, bukan akar masalah. Ketika DPT bermasalah sehingga timbul rentetan tuntutan lain yaitu masalah KTP. Sampai hari ini DPT bermasalah tapi penyelesaiannya nggak jelas. Keputusan (tentang KTP) itu capres seolah anak kecil yang dikasih kembang gula," jelasnya.
(nwk/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 10/08/2009 13:49 WIB
Caleg Terpilih DPRD Muba Sumsel Diduga Berijazah Palsu
-
Kamis, 06/08/2009 20:40 WIB
Tim Mega-Prabowo: Penjelasan KPU tentang DPT di MK Menggelikan
-
Kamis, 06/08/2009 19:36 WIB
Pelaksanaan Pilpres 2009
Sekjen PBB Beri Selamat ke Presiden SBY
-
Kamis, 06/08/2009 19:19 WIB
Ical Diminta Waspadai Kader Pragmatis di Sekelilingnya
-
Kamis, 06/08/2009 18:34 WIB
Dituduh Curang, KPU Ancam Serang Balik
-
Minggu, 12/02/2012 09:20 WIB
CCTV Indomaret Merekam Detik-detik Bus Karunia Bakti Nyungsep
-
Minggu, 12/02/2012 10:30 WIB
Harakiri Ala Demokrat
-
Minggu, 12/02/2012 10:52 WIB
Korban Kecelakaan Bus Karunia Bakti Sempat Minta Minuman ke Indomaret
-
Minggu, 12/02/2012 10:15 WIB
Sopir Bus Karunia Bakti Sempat Kabur, Polisi Belum Temukan Unsur Kesengajaan
-
479 Komentar
-
434 Komentar
-
372 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

