DPT Pilpres Diduga Rawan Penggelembungan
Jumat, 10/07/2009 16:16 WIB
Jakarta -
Hasil pengamatan Komite Pemilih Indonesia (TEPI Indonesia) menunjukkan bahwa pilpres 8 Juli lalu rawan penggelembungan DPT. TEPI Indonesia mencatat beberapa kerawanan yang mengarah pada kesimpulan itu.
"Pemutakhiran DPT pileg menuju DPT pilpres tidak maksimal dan memberi banyak ruang penggelembungan DPT," ujar Koordinator TEPI Indonesia, Jeirry Sumampow membacakan salah satu temuannya di Gedung KPU Jl. Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (10/7/2009).
Menurut Jeirry, banyaknya partisipasi masyarakat yang memilih menggunakan KTP dan Paspor menunjukkan kurang validnya DPT pilpres. Jerry menilai pemutakhiran DPT pilpres belum usai.
"Ditemukan 13 persen dari 800 TPS yang terdapat pemilih menggunakan KTP dan Kartu Keluarga (KK). Diperkirakan pemilih menggunakan KTP mencapai total 7 persen dari pemilih yang terdaftar DPT," ujar Jeirry.
Jeirry juga menemukan kelemahan lain dari pilpres dua hari lalu yaitu masih banyaknya saksi yang tidak diberi salinan DPT. "27 persen saksi dari 800 TPS tidak diberi salinan DPT, hal ini semakin menjelaskan modus penggelembungan suara," keluh Jeirry.
Pemantauan TEPI melibatkan 800 relawan yang memantau proses pemungutan, penghitungan, dan pergerakan suara di TPS di 26 Kabupaten/Kota di 19 Provinsi di Indonesia.
(van/yid)
"Pemutakhiran DPT pileg menuju DPT pilpres tidak maksimal dan memberi banyak ruang penggelembungan DPT," ujar Koordinator TEPI Indonesia, Jeirry Sumampow membacakan salah satu temuannya di Gedung KPU Jl. Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (10/7/2009).
Menurut Jeirry, banyaknya partisipasi masyarakat yang memilih menggunakan KTP dan Paspor menunjukkan kurang validnya DPT pilpres. Jerry menilai pemutakhiran DPT pilpres belum usai.
"Ditemukan 13 persen dari 800 TPS yang terdapat pemilih menggunakan KTP dan Kartu Keluarga (KK). Diperkirakan pemilih menggunakan KTP mencapai total 7 persen dari pemilih yang terdaftar DPT," ujar Jeirry.
Jeirry juga menemukan kelemahan lain dari pilpres dua hari lalu yaitu masih banyaknya saksi yang tidak diberi salinan DPT. "27 persen saksi dari 800 TPS tidak diberi salinan DPT, hal ini semakin menjelaskan modus penggelembungan suara," keluh Jeirry.
Pemantauan TEPI melibatkan 800 relawan yang memantau proses pemungutan, penghitungan, dan pergerakan suara di TPS di 26 Kabupaten/Kota di 19 Provinsi di Indonesia.
(van/yid)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 10/08/2009 13:49 WIB
Caleg Terpilih DPRD Muba Sumsel Diduga Berijazah Palsu
-
Kamis, 06/08/2009 20:40 WIB
Tim Mega-Prabowo: Penjelasan KPU tentang DPT di MK Menggelikan
-
Kamis, 06/08/2009 19:36 WIB
Pelaksanaan Pilpres 2009
Sekjen PBB Beri Selamat ke Presiden SBY
-
Kamis, 06/08/2009 19:19 WIB
Ical Diminta Waspadai Kader Pragmatis di Sekelilingnya
-
Kamis, 06/08/2009 18:34 WIB
Dituduh Curang, KPU Ancam Serang Balik
-
Minggu, 12/02/2012 06:13 WIB
Kenali Kondisi Bus, Pengemudi Harus Kuasai Kemampuan Montir
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
444 Komentar
-
391 Komentar
-
358 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

