20 Orang yang Diduga Anggota OPM Serang Markas Polisi di Papua
Sabtu, 11/07/2009 21:38 WIB
Jakarta -
Sekitar 20 orang yang diduga anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) melakukan penyerangan terhadap markas polisi di Kota Serui, Kampung Yapan, Papua. Polisi menangkap 4 tersangka.
Sebelumnya, mobil yang membawa karyawan PT Freeport Indonesia juga ditembaki oleh sekelompok orang. Satu orang tewas dalam insiden yang terjadi di Timika pukul 05.00 WIT tersebut.
Sumber detikcom mengatakan, penyerangan di Serui terjadi pukul 12.00 WIT. Para pelaku menggunakan senjata api, bom molotov, dan panah.
Tidak ada korban baik anggota TNI/Polri maupun masyarakat dalam kontak senjata itu. Namun, polisi berhasil menangkap 4 orang, satu di antaranya perempuan.
Mereka adalah Pollycarpus Ambokari, Prilia Uruwaya, Tomy Warmetan, Logos Ambokare. Sementara penyerangan diduga dikomandoi oleh Fernado Warobai.
Selain menetapkan 4 orang tersangka, Polda Papua juga menahan 8 orang yang dianggap mencurigakan. Mereka ditahan di Polres Serui.
Sumber itu menambahkan, polisi menyita barang bukti dari tangan tersangka dan hasil sisiran aparat keamanan. Barang bukti tersebut antara lain 2 senpi rakitan, 2 anak panah, 9 busur panah, 26 parang, 4 sangkur, 5 senapan angin, 9 senter, 20 busur wayar, amunisi senpi V2, SS19, 2 pipa senpi rakitan, dan 3 bendera BK.
"Penyerangan dilakukan di dalam kota. Motif penyerangan ingin memisahkan dari NKRI," jelas sumber tersebut.
(irw/irw)
Sebelumnya, mobil yang membawa karyawan PT Freeport Indonesia juga ditembaki oleh sekelompok orang. Satu orang tewas dalam insiden yang terjadi di Timika pukul 05.00 WIT tersebut.
Sumber detikcom mengatakan, penyerangan di Serui terjadi pukul 12.00 WIT. Para pelaku menggunakan senjata api, bom molotov, dan panah.
Tidak ada korban baik anggota TNI/Polri maupun masyarakat dalam kontak senjata itu. Namun, polisi berhasil menangkap 4 orang, satu di antaranya perempuan.
Mereka adalah Pollycarpus Ambokari, Prilia Uruwaya, Tomy Warmetan, Logos Ambokare. Sementara penyerangan diduga dikomandoi oleh Fernado Warobai.
Selain menetapkan 4 orang tersangka, Polda Papua juga menahan 8 orang yang dianggap mencurigakan. Mereka ditahan di Polres Serui.
Sumber itu menambahkan, polisi menyita barang bukti dari tangan tersangka dan hasil sisiran aparat keamanan. Barang bukti tersebut antara lain 2 senpi rakitan, 2 anak panah, 9 busur panah, 26 parang, 4 sangkur, 5 senapan angin, 9 senter, 20 busur wayar, amunisi senpi V2, SS19, 2 pipa senpi rakitan, dan 3 bendera BK.
"Penyerangan dilakukan di dalam kota. Motif penyerangan ingin memisahkan dari NKRI," jelas sumber tersebut.
(irw/irw)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita ยป
-
Minggu, 12/02/2012 03:12 WIB
10 Korban Tragedi Bus Karunia Bakti Luka Berat, Mayoritas Patah Tulang
-
Minggu, 12/02/2012 02:19 WIB
Polisi Libatkan Saksi Ahli dalam Pengukuran Kecepatan Bus Karunia Bakti
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Minggu, 12/02/2012 01:19 WIB
Banjir Rendam Komplek Dosen IKIP Jatibening Bekasi
-
Minggu, 12/02/2012 00:44 WIB
Petaka Bus Maut Cisarua, Motor Ketua RT Batu Kasur pun Ikut Ringsek
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 12:51 WIB
Ditolak di Palangkaraya, 5 Anggota FPI Diturunkan Sriwijaya di Banjarmasin
-
438 Komentar
-
377 Komentar
-
348 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index ยป
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message

---125x125.gif)
.gif)

