Seleksi Anggota BPK
DPD Kecewa DPR Tak Gunakan Rekomendasinya
Senin, 13/07/2009 01:40 WIB
Jakarta -
Dewan Perwakilan Daerah (DPD) mengaku kecewa bila rekomendasinya mengenai 14
calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidak dipertimbangakan DPR.
Khususnya soal permintaan untuk tidak memasukan calon anggota DPR karena dinilai tidak lolos kualifikasi.
"Kami sangat kecewa jika hasil rekomendasi DPD tidak menjadi pertimbangan Komisi XI DPR. Karena, proses uji kepatutan dan kelayakan yang dilakukan DPD sangat obyektif mempertimbangan kemampuan mengawasi keuangan negara," kata anggota Panitia Ad Hoc IV DPD Marwan Batubara kepada wartawan di Jakarta, Minggu (12/7/2009).
Hal itu diungkapkan Marwan terkait rencana Komisi XI DPR untuk kembali
menyeleksi seluruh calon anggota BPK. Sebelumnya, DPD merekomendasikan 14 nama calon anggota BPK dari 50 calon yang menjalani uji kepatutan dan kelayakan. Dari nama-nama yang lolos itu tidak satupun berasal dari kalangan DPR.
Marwan menjelaskan, tidak lolosnya sejumlah nama anggota DPR, karena dinilai
tidak memenuhi sejumlah kualifikasi yang teah ditetapkan. Di antaranya terkait competence (pendidikan dan pengalaman) serta acceptability (integritas dan kepemimpinan).
"Kami ingin memberikan yang terbaik untuk rakyat dan negara, apalagi ini
menyangkut fungsi BPK sebagai lembaga tinggi negara yang mengawasi keuangan
negara," jelasnya.
Marwan berharap, Komisi XI DPR tetap merujuk rekomendasi DPD serta menerapkan uji serupa, sehingga yang terpilih adalah angggota BPK yang berkualitas. Seperti diketahui, DPR akan memilih tujuh anggota calon anggota BPK yang diserahkan pada Presiden untuk dilantik sebagai anggota BPK yang dijadwalkan berlangsung pada bulan September atau Oktober.
7 calon anggota BPK itu akan menggantikan anggota lainnya yang akan selesai
tugasnya pada September 2009. Mereka yang akan diganti itu adalah Ketua BPK
Anwar Nasution, sedangkan enam anggota BPK yaitu Imran, I Gusti Agung Raj,
Baharudin Aritonang, Hasan Bisri dan Abdullah Zaini (meninggal dunia).
(zal/nwk)
calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidak dipertimbangakan DPR.
Khususnya soal permintaan untuk tidak memasukan calon anggota DPR karena dinilai tidak lolos kualifikasi.
"Kami sangat kecewa jika hasil rekomendasi DPD tidak menjadi pertimbangan Komisi XI DPR. Karena, proses uji kepatutan dan kelayakan yang dilakukan DPD sangat obyektif mempertimbangan kemampuan mengawasi keuangan negara," kata anggota Panitia Ad Hoc IV DPD Marwan Batubara kepada wartawan di Jakarta, Minggu (12/7/2009).
Hal itu diungkapkan Marwan terkait rencana Komisi XI DPR untuk kembali
menyeleksi seluruh calon anggota BPK. Sebelumnya, DPD merekomendasikan 14 nama calon anggota BPK dari 50 calon yang menjalani uji kepatutan dan kelayakan. Dari nama-nama yang lolos itu tidak satupun berasal dari kalangan DPR.
Marwan menjelaskan, tidak lolosnya sejumlah nama anggota DPR, karena dinilai
tidak memenuhi sejumlah kualifikasi yang teah ditetapkan. Di antaranya terkait competence (pendidikan dan pengalaman) serta acceptability (integritas dan kepemimpinan).
"Kami ingin memberikan yang terbaik untuk rakyat dan negara, apalagi ini
menyangkut fungsi BPK sebagai lembaga tinggi negara yang mengawasi keuangan
negara," jelasnya.
Marwan berharap, Komisi XI DPR tetap merujuk rekomendasi DPD serta menerapkan uji serupa, sehingga yang terpilih adalah angggota BPK yang berkualitas. Seperti diketahui, DPR akan memilih tujuh anggota calon anggota BPK yang diserahkan pada Presiden untuk dilantik sebagai anggota BPK yang dijadwalkan berlangsung pada bulan September atau Oktober.
7 calon anggota BPK itu akan menggantikan anggota lainnya yang akan selesai
tugasnya pada September 2009. Mereka yang akan diganti itu adalah Ketua BPK
Anwar Nasution, sedangkan enam anggota BPK yaitu Imran, I Gusti Agung Raj,
Baharudin Aritonang, Hasan Bisri dan Abdullah Zaini (meninggal dunia).
(zal/nwk)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 13/02/2012 02:09 WIB
Insiden Tolak FPI di Palangkaraya Bentuk Kekecewaan Pada Pemerintah
-
Senin, 13/02/2012 01:37 WIB
Anggota Timwas Century: Rencana Beli Bank Mutiara Tidak Masuk Akal
-
Senin, 13/02/2012 00:58 WIB
Duh, Sopir Bus Yang Menewaskan 3 Orang di Majalengka Hanya Punya SIM C
-
Senin, 13/02/2012 00:25 WIB
Kemenkum HAM Siap Bantu Masa Pasca Rehabilitasi Pecandu Narkoba
-
Minggu, 12/02/2012 23:39 WIB
DPP Siap Laksanakan Rekomendasi DK Soal Kader PD yang Layak Dipecat
-
Senin, 13/02/2012 02:09 WIB
Insiden Tolak FPI di Palangkaraya Bentuk Kekecewaan Pada Pemerintah
-
Senin, 13/02/2012 01:37 WIB
Anggota Timwas Century: Rencana Beli Bank Mutiara Tidak Masuk Akal
-
Senin, 13/02/2012 00:44 WIB
Hujan Deras Selama 3 Jam, Sebagian Wilayah Jakarta Tergenang
-
Senin, 13/02/2012 00:58 WIB
Duh, Sopir Bus Yang Menewaskan 3 Orang di Majalengka Hanya Punya SIM C
-
594 Komentar
-
500 Komentar
-
384 Komentar
-
207 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

