Kasus Sisminbakum
Absen Lagi, Hamid Minta BAP Saja Dibacakan
Senin, 13/07/2009 13:28 WIB
Jakarta -
Mantan Menkum HAM Hamid Awaludin kembali tidak memenuhi panggilan untuk bersaksi di sidang korupsi Sisminbakum Depkum HAM. Duta Besar RI untuk Rusia ini minta berita acara pemeriksaannya (BAP) yang dibacakan.
"Majelis telah terima surat dari kedutaan besar RI di Moskow yang intinya saksi atas nama Hamid Awalaudin tidak bisa menghadiri persidangan. Dengan ini memohon supaya BAP nya dibacakan, ujar ketua majelis hakim Ahmad Yusak, di Pengadilan Negeri Jaksel, Jl . Ampera Raya, Jakarta, Senin (13/7/2009).
Selain Hamid, saksi lainnya yang juga dipanggil adalah pemimpin Bank Danamon Cabang GKBI Tien Novianti dan Danamon Cabang Kebon Sirih Mery Effendy. Keduanya bisa memberikan keterangan di persidangan. Sedangkan satu saksi lainnya M.Isjwara yang merupakan akuntan publik juga berhalangan hadir.
"Ada surat dari saksi ke JPU. Kita doakan, semoga saksi sudah sehat untuk memberikan keterangan yang selanjutnya," terang Yusak.
Terhadap pembacaan BAP tersebut majelis hakim meminta JPU mengambil sikap kapan BAP tersebut dibacakan. Atas arahan hakim akhirnya tim JPU akan membacakan BAP Hamid setelah semua saksi-saksi yang belum dihadirkan diperiksa.
Saksi lainnya yang belum dihadirkan tersebut antara lain, Dirut PT MNC Sky Vision Bambang Rudijanto, guru besar Universitas Sriwijaya H.A.S Natabaya dan M. Isjwara.
(her/iy)
"Majelis telah terima surat dari kedutaan besar RI di Moskow yang intinya saksi atas nama Hamid Awalaudin tidak bisa menghadiri persidangan. Dengan ini memohon supaya BAP nya dibacakan, ujar ketua majelis hakim Ahmad Yusak, di Pengadilan Negeri Jaksel, Jl . Ampera Raya, Jakarta, Senin (13/7/2009).
Selain Hamid, saksi lainnya yang juga dipanggil adalah pemimpin Bank Danamon Cabang GKBI Tien Novianti dan Danamon Cabang Kebon Sirih Mery Effendy. Keduanya bisa memberikan keterangan di persidangan. Sedangkan satu saksi lainnya M.Isjwara yang merupakan akuntan publik juga berhalangan hadir.
"Ada surat dari saksi ke JPU. Kita doakan, semoga saksi sudah sehat untuk memberikan keterangan yang selanjutnya," terang Yusak.
Terhadap pembacaan BAP tersebut majelis hakim meminta JPU mengambil sikap kapan BAP tersebut dibacakan. Atas arahan hakim akhirnya tim JPU akan membacakan BAP Hamid setelah semua saksi-saksi yang belum dihadirkan diperiksa.
Saksi lainnya yang belum dihadirkan tersebut antara lain, Dirut PT MNC Sky Vision Bambang Rudijanto, guru besar Universitas Sriwijaya H.A.S Natabaya dan M. Isjwara.
(her/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita ยป
-
Sabtu, 11/02/2012 03:58 WIB
9 Jam Setelah Kecelakaan Maut, Cisarua Arah Jakarta Macet Total
-
Sabtu, 11/02/2012 02:47 WIB
Jasa Raharja Santuni Korban Tewas Kecelakaan Bus Maut Rp 25 Juta
-
Sabtu, 11/02/2012 02:21 WIB
Korban Tabrakan Bus Maut: Saya Lagi Tidur, Tiba-tiba Duaarrr...
-
Sabtu, 11/02/2012 02:04 WIB
Polisi Olah TKP Kecelakaan Maut di Puncak Pukul 2 Dini Hari
-
Sabtu, 11/02/2012 01:38 WIB
TB Silalahi Akan Panggil Diana untuk Buktikan Politik Uang di Kongres PD
-
Sabtu, 11/02/2012 04:17 WIB
Detik-detik Tabrakan Maut di Cisarua: Penjual Bakso Terpental ke Jurang
-
Sabtu, 11/02/2012 02:21 WIB
Korban Tabrakan Bus Maut: Saya Lagi Tidur, Tiba-tiba Duaarrr...
-
Sabtu, 11/02/2012 03:58 WIB
9 Jam Setelah Kecelakaan Maut, Cisarua Arah Jakarta Macet Total
-
Sabtu, 11/02/2012 01:33 WIB
Kesaksian Penumpang Bus Maut: Saya Hanya Bisa Teriak dan Berdoa
-
230 Komentar
-
190 Komentar
-
176 Komentar
-
159 Komentar
Lapsus
Index ยป
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

