ICW: Tarif Haji Tidak Naik Itu Bohong
Senin, 13/07/2009 17:19 WIB
Jakarta -
Pemerintah lewat Departemen Agama menyatakan tarif haji tahun 2009 tidak naik. Namun berdasarkan penelusuran ICW, ada kenaikan ongkos hingga miliaran rupiah.
"Pemerintah klaim tidak ada kenaikan, padahal ada selisih yang sangat besar," kata Peneliti ICW Firdaus Ilyas usai melapor di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Senin (13/7/2009).
Jika dibandingkan dengan ongkos haji di Malaysia, tarif di Indonesia masih cukup tinggi. Bahkan, ongkos tersebut, tidak ditunjang juga dengan pelayanan yang maksimal.
Data yang diperoleh Firdaus, terdapat penggunaan dana dari bunga tabungan jamaah haji tahun 2004-2008 sebesar Rp 778 miliar yang digunakan untuk menutupi biaya haji tahun ini. Kenaikan ongkos yang ditaksir untuk biaya penerbangan mencapai USD 321 dan untuk biaya operasional Arab Saudi USD 382,26 per jamaah. "Ini yang tidak pernah diberitahu pada publik. Seharusnya kalau mau subsidi dari duit pemerintah, ini malah dari duit jamaah juga," tegasnya.
Untuk itu, ICW meminta KPK segera memanggil menteri agama Maftuh Basyuni untuk dimintai keterangan terkait hal ini. Termasuk berbagai dugaan mark up yang terjadi selama Maftuh menjabat.
"Laporan kami soal dugaan korupsi Dana Abadi Umat 2006-2008 juga belum ditanggapi KPK," tutupnya. (mad/rdf)
"Pemerintah klaim tidak ada kenaikan, padahal ada selisih yang sangat besar," kata Peneliti ICW Firdaus Ilyas usai melapor di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Senin (13/7/2009).
Jika dibandingkan dengan ongkos haji di Malaysia, tarif di Indonesia masih cukup tinggi. Bahkan, ongkos tersebut, tidak ditunjang juga dengan pelayanan yang maksimal.
Data yang diperoleh Firdaus, terdapat penggunaan dana dari bunga tabungan jamaah haji tahun 2004-2008 sebesar Rp 778 miliar yang digunakan untuk menutupi biaya haji tahun ini. Kenaikan ongkos yang ditaksir untuk biaya penerbangan mencapai USD 321 dan untuk biaya operasional Arab Saudi USD 382,26 per jamaah. "Ini yang tidak pernah diberitahu pada publik. Seharusnya kalau mau subsidi dari duit pemerintah, ini malah dari duit jamaah juga," tegasnya.
Untuk itu, ICW meminta KPK segera memanggil menteri agama Maftuh Basyuni untuk dimintai keterangan terkait hal ini. Termasuk berbagai dugaan mark up yang terjadi selama Maftuh menjabat.
"Laporan kami soal dugaan korupsi Dana Abadi Umat 2006-2008 juga belum ditanggapi KPK," tutupnya. (mad/rdf)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 17:31 WIB
Hendardji Tahu Bakal Cagubnya Pernah Terseret Kasus Korupsi
-
Minggu, 12/02/2012 17:28 WIB
Amir Pastikan Nasir Tak Punya Kartu Akses Tahanan Kemenkum
-
Minggu, 12/02/2012 17:20 WIB
Amir Copot Kakanwil Kemenkum Jakarta Hingga Karutan Cipinang
-
Minggu, 12/02/2012 16:54 WIB
Kecelakaan Beruntun di Majalengka Diduga karena Kaki Sopir Bus Terjepit
-
Minggu, 12/02/2012 16:48 WIB
Korban Tewas Kecelakaan Bus di Majalengka Bertambah Jadi 3 Orang
-
Minggu, 12/02/2012 16:54 WIB
Kecelakaan Beruntun di Majalengka Diduga karena Kaki Sopir Bus Terjepit
-
Minggu, 12/02/2012 16:15 WIB
Malaysia Deportasi Pria Saudi Penghina Nabi Muhammad
-
Minggu, 12/02/2012 17:20 WIB
Amir Copot Kakanwil Kemenkum Jakarta Hingga Karutan Cipinang
-
Minggu, 12/02/2012 13:54 WIB
Bentrok Ormas di Bali Dipicu Miras
-
579 Komentar
-
462 Komentar
-
376 Komentar
-
230 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

