
Depag Benarkan Penggunaan Bunga Tabungan Rp 778 M untuk Haji 2009
Senin, 13/07/2009 18:47 WIB
Jakarta -
Sekretaris Dirjen Haji Abdul Ghafur Djawahir Ghafur membenarkan laporan ICW soal penggunaan dana dari bunga tabungan jamaah haji tahun 2004-2008 sebesar Rp 778 miliar yang digunakan untuk menutupi biaya haji tahun ini.
"Memang iya, itu namanya dana optimalisasi. Tiap tahun kita gunakan karena memang bisa digunakan, dan itu bukan temuan ICW. Tapi pernah diumumkan oleh Pak Menteri sendiri," ujar Ghafur saat dikonfirmasi detikcom, Jakarta, Senin (13/7/2009).
Depag juga menyangkal pernyataan ICW menyitir Depag bahwa ongkos naik haji tahun ini tidak naik itu bohong. Menurut Ghafur, ongkos tidak naik tapi kurs yang naik.
"Ongkos naik haji memang tidak naik tapi kurs dolar terhadap rupiah yang naik," ujarnya.
Ghafur juga mencontohkan jika hal itu seperti halnya kita membeli sebuah mobil baru.
"Misalkan harga sebuah mobil tahun lalu US$ 1000, tahun sekarang juga segitu. Tapi tapi tahun lalu dolar cuma Rp 9.300 sekarang Rp 10.200 per dolar," terang Ghafur.
Tahun ini pun akan ada kenaikan ongkos haji yang disebabkan oleh naiknya dolar terhadap rupiah. Mengingat dalam ongkos haji 0,27% saja yang menggunakan rupiah, sisanya dolar.
"Dulu per dolar hanya Rp 9.400, sekarang Rp 10.200. Jadi ada kenaikan sebesar Rp 800 per dolar dari US$ 3.500, tapi tergantung embarkasinya," terang Ghafur. (her/nrl)
"Memang iya, itu namanya dana optimalisasi. Tiap tahun kita gunakan karena memang bisa digunakan, dan itu bukan temuan ICW. Tapi pernah diumumkan oleh Pak Menteri sendiri," ujar Ghafur saat dikonfirmasi detikcom, Jakarta, Senin (13/7/2009).
Depag juga menyangkal pernyataan ICW menyitir Depag bahwa ongkos naik haji tahun ini tidak naik itu bohong. Menurut Ghafur, ongkos tidak naik tapi kurs yang naik.
"Ongkos naik haji memang tidak naik tapi kurs dolar terhadap rupiah yang naik," ujarnya.
Ghafur juga mencontohkan jika hal itu seperti halnya kita membeli sebuah mobil baru.
"Misalkan harga sebuah mobil tahun lalu US$ 1000, tahun sekarang juga segitu. Tapi tapi tahun lalu dolar cuma Rp 9.300 sekarang Rp 10.200 per dolar," terang Ghafur.
Tahun ini pun akan ada kenaikan ongkos haji yang disebabkan oleh naiknya dolar terhadap rupiah. Mengingat dalam ongkos haji 0,27% saja yang menggunakan rupiah, sisanya dolar.
"Dulu per dolar hanya Rp 9.400, sekarang Rp 10.200. Jadi ada kenaikan sebesar Rp 800 per dolar dari US$ 3.500, tapi tergantung embarkasinya," terang Ghafur. (her/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 14/02/2012 01:49 WIB
Brak! KIA Tabrak Tiang Listrik di Ciputat, Korban Terjepit
-
Selasa, 14/02/2012 01:30 WIB
Revisi UU Teroris Dipresentasikan di Australia
-
Selasa, 14/02/2012 00:56 WIB
Bangkai Roket H-2A Jepang Diperkirakan Hantam Bumi 16 Februari
-
Senin, 13/02/2012 23:42 WIB
Membasmi Korupsi Adalah Tantangan Berat Bagi SBY
-
Senin, 13/02/2012 23:00 WIB
Saatnya Pak Presiden Menjawab
-
Senin, 13/02/2012 22:45 WIB
Rosa 'Bernyanyi' Berbagai Macam Proyek Nazaruddin
-
Selasa, 14/02/2012 01:49 WIB
Brak! KIA Tabrak Tiang Listrik di Ciputat, Korban Terjepit
-
Selasa, 14/02/2012 02:00 WIB
Wah! Gunung Dempo Diperkirakan Tambah Tinggi 23 Meter
-
Senin, 13/02/2012 22:14 WIB
Tersangka Geng Cewek Bali Dibela 9 Pengacara
-
613 Komentar
-
504 Komentar
-
451 Komentar
-
386 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 13/02/2012 13:30 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Demokrat di Ambang Kiamat
-
Senin, 13/02/2012 13:24 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Angie Membuka Pintu, Siapa Bakal Masuk
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,404.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

