Flu Babi Kian Meresahkan
Bocah & Dokter Mendadak Meninggal di Inggris
Selasa, 14/07/2009 10:11 WIB
AFP
Terkait
London -
Kekhawatiran akan virus flu H1N1 (flu babi) kian menjadi-jadi. Terlebih lagi di Inggris. Kekhawatiran itu kian dirasakan masyarakat di Inggris menyusul kematian mendadak seorang anak perempuan dan seorang dokter akibat flu H1N1.
Kematian Chloe Buckley, bocah berusia 6 tahun itu sangat mengejutkan. Sebab anak tersebut sangat sehat beberapa hari sebelum mulai mengalami gejala flu. Dia dibawa ke dokter pada Rabu, 8 Juli waktu setempat dan meninggal keesokan harinya. Demikian seperti dilansir harian Telegraph , Selasa (14/7/2009).
Kemudian pada Sabtu, 11 Juli waktu setempat, Dr Michael Day (64) asal Kota Bedfordshire juga meninggal setelah terkena flu babi. Hasil tes menunjukkan keduanya positif flu babi. Namun pemeriksaan saat ini masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian kedua orang itu.
Jika hasil pemeriksaan menunjukkan keduanya benar meninggal akibat flu babi, bukannya akibat masalah kesehatan lainnya, maka berarti jumlah kematian pada orang yang sehat di Inggris menjadi tiga orang. Seorang lagi meninggal pada Jumat, 10 Juli waktu setempat.
Sejauh ini hampir 10 ribu orang di Inggris dipastikan menderita flu babi. Sudah 17 penderita yang meninggal akibat virus flu tipe baru itu.
Pemerintah Inggris telah mengingatkan bahwa jumlah kasus flu babi bisa melonjak hingga 100 ribu kasus per hari. Dan diperkirakan virus tersebut nantinya bisa menjangkiti hingga 50 persen populasi Inggris.
(ita/iy)
Kematian Chloe Buckley, bocah berusia 6 tahun itu sangat mengejutkan. Sebab anak tersebut sangat sehat beberapa hari sebelum mulai mengalami gejala flu. Dia dibawa ke dokter pada Rabu, 8 Juli waktu setempat dan meninggal keesokan harinya. Demikian seperti dilansir harian Telegraph , Selasa (14/7/2009).
Kemudian pada Sabtu, 11 Juli waktu setempat, Dr Michael Day (64) asal Kota Bedfordshire juga meninggal setelah terkena flu babi. Hasil tes menunjukkan keduanya positif flu babi. Namun pemeriksaan saat ini masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian kedua orang itu.
Jika hasil pemeriksaan menunjukkan keduanya benar meninggal akibat flu babi, bukannya akibat masalah kesehatan lainnya, maka berarti jumlah kematian pada orang yang sehat di Inggris menjadi tiga orang. Seorang lagi meninggal pada Jumat, 10 Juli waktu setempat.
Sejauh ini hampir 10 ribu orang di Inggris dipastikan menderita flu babi. Sudah 17 penderita yang meninggal akibat virus flu tipe baru itu.
Pemerintah Inggris telah mengingatkan bahwa jumlah kasus flu babi bisa melonjak hingga 100 ribu kasus per hari. Dan diperkirakan virus tersebut nantinya bisa menjangkiti hingga 50 persen populasi Inggris.
(ita/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 13/02/2012 02:09 WIB
Insiden Tolak FPI di Palangkaraya Bentuk Kekecewaan Pada Pemerintah
-
Senin, 13/02/2012 01:37 WIB
Anggota Timwas Century: Rencana Beli Bank Mutiara Tidak Masuk Akal
-
Senin, 13/02/2012 00:58 WIB
Duh, Sopir Bus Yang Menewaskan 3 Orang di Majalengka Hanya Punya SIM C
-
Senin, 13/02/2012 00:25 WIB
Kemenkum HAM Siap Bantu Masa Pasca Rehabilitasi Pecandu Narkoba
-
Minggu, 12/02/2012 23:39 WIB
DPP Siap Laksanakan Rekomendasi DK Soal Kader PD yang Layak Dipecat
-
Senin, 13/02/2012 02:09 WIB
Insiden Tolak FPI di Palangkaraya Bentuk Kekecewaan Pada Pemerintah
-
Senin, 13/02/2012 00:44 WIB
Hujan Deras Selama 3 Jam, Sebagian Wilayah Jakarta Tergenang
-
Sabtu, 11/02/2012 14:15 WIB
Warga Sweeping FPI, 2,5 Jam Bandara Palangkaraya Tak Beroperasi
-
Senin, 13/02/2012 01:37 WIB
Anggota Timwas Century: Rencana Beli Bank Mutiara Tidak Masuk Akal
-
594 Komentar
-
501 Komentar
-
384 Komentar
-
208 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

