BNI: Belum Tentu Uang yang Dirampok Rp 15 Miliar
Selasa, 14/07/2009 11:52 WIB
Jakarta -
Pihak BNI belum bisa memastikan jumlah uang milik mereka yang dirampok. Pihak BNI pusat belum menerima laporan dari Bank BNI cabang Bandara Soekarno-Hatta apakah uang yang hilang itu senilai Rp 15 miliar.
"Dalam kontrak pengiriman uang itu maksimal Rp 15 miliar, tapi belum pasti dalam mobil itu uangnya ada segitu tergantung dari pemasukan kantor cabang masing-masing. Hingga saat ini belum ada laporan dari cabang Soekarno-Hatta nominal pastinya berapa," kata Wakil Kepala Divisi Humas BNI Ryan Kirianto, di Kantor Pusat BNI, Jl Sudirman, Jakarta, Selasa (14/7/2009).
Ryan menjelaskan untuk standard operating procedure (SOP), demi keamanan BNI dalam pengiriman barang menyerahkan sepenuhnya kepada pihak ketiga yaitu PT Certis Cisco.
"Sejauh ini kita akan bicara dengan pihak Cisco karena hingga saat ini belum ada laporan dari Cisco soal kejadian ini," tambahnya.
Dia menegaskan, terkait peristiwa ini pula, tidak ada keluhan dari nasabah karena pihak nasabah dan BNI tidak dirugikan. "Uang sudah diasuransikan," imbuhnya.
Sedang mengenai prosedur pengiriman uang, setiap hari uang yang terkumpul di kantor cabang disetor ke kantor pusat setelah tutup pukul 18.00-19.00 WIB. "Cisco punya prosedur pengamanan. Yang kita harapkan tidak ada koban jiwa dan polisi bisa menyelesaikan," tutupnya.
(ndr/nrl)
"Dalam kontrak pengiriman uang itu maksimal Rp 15 miliar, tapi belum pasti dalam mobil itu uangnya ada segitu tergantung dari pemasukan kantor cabang masing-masing. Hingga saat ini belum ada laporan dari cabang Soekarno-Hatta nominal pastinya berapa," kata Wakil Kepala Divisi Humas BNI Ryan Kirianto, di Kantor Pusat BNI, Jl Sudirman, Jakarta, Selasa (14/7/2009).
Ryan menjelaskan untuk standard operating procedure (SOP), demi keamanan BNI dalam pengiriman barang menyerahkan sepenuhnya kepada pihak ketiga yaitu PT Certis Cisco.
"Sejauh ini kita akan bicara dengan pihak Cisco karena hingga saat ini belum ada laporan dari Cisco soal kejadian ini," tambahnya.
Dia menegaskan, terkait peristiwa ini pula, tidak ada keluhan dari nasabah karena pihak nasabah dan BNI tidak dirugikan. "Uang sudah diasuransikan," imbuhnya.
Sedang mengenai prosedur pengiriman uang, setiap hari uang yang terkumpul di kantor cabang disetor ke kantor pusat setelah tutup pukul 18.00-19.00 WIB. "Cisco punya prosedur pengamanan. Yang kita harapkan tidak ada koban jiwa dan polisi bisa menyelesaikan," tutupnya.
(ndr/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 02:19 WIB
Polisi Libatkan Saksi Ahli dalam Pengukuran Kecepatan Bus Karunia Bakti
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Minggu, 12/02/2012 01:19 WIB
Banjir Rendam Komplek Dosen IKIP Jatibening Bekasi
-
Minggu, 12/02/2012 00:44 WIB
Petaka Bus Maut Cisarua, Motor Ketua RT Batu Kasur pun Ikut Ringsek
-
Minggu, 12/02/2012 00:05 WIB
Masih Saksi, Kernet Bus Karunia Bakti Diamankan di Polres Bogor
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
436 Komentar
-
375 Komentar
-
348 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

