
Menkes Minta WHO Hapus Monopoli Pembuat Vaksin Flu Babi
Rabu, 15/07/2009 04:17 WIB
Jakarta -
Menteri Kesehatan, Siti Fadilah Supari, mengeluhkan World Health Organisation (WHO) yang menunjuk 6 perusahaan sebagai pembuat resmi vaksin penawar flu babi. Sebaiknya WHO memberikan secara gratis vaksin tersebut.
"Menurut saya WHO tidak perlu menunjuk 6 perusahaan pembuat vaksin untuk mengatasi H1N1, jadi tidak ada monopoli pembuat vaksin," ujar Siti, saat berbincang dengan wartawan di rumahnya, Jalan Denpasar No 14, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (14/7/2009).
Siti berharap WHO lebih bijak mengambil langkah penyelamatan dunia terhadap merebaknya wabah flu babi. WHO, menurut Siti, seharusnya mendukung negara berkembang untuk membuat sendiri vaksin virus berbahaya ini.
"Menurut saya kalau virus sudah dinyatakan pendemik level 6 seharusnya seed vaksin diberikan kepada negara-negara berkembang seperti Indonesia supaya bisa membuat vaksin sendiri," harap Siti.
Seed vaksin menurut Siti memang sulit dibuat. Selain melalui proses yang panjang, untuk membuatnya harus berhadapan dengan hak paten dari metode pembuatan seed vaksin.
"Seed vaksin adalah pengembangan rekayasa genetika dari virus. Untuk merubah virus liar menjadi seed vaksin diperlukan beberapa tahap, nah tahap metode rekayasa genetika ini yang dipatenkan. Kalau metodenya sudah dipatenkan ya bagaimana," keluh Siti.
Indonesia sebenarnya sudah mendapatkan izin memakai metode pembuatan seed vaksin ini. Namun izinnya hanya digunakan untuk kebutuhan penelitian, bukan untuk dikomersilkan. Siti menambahkan, kebutuhan akan vaksin flu babi hampir merata di seluruh dunia. Alangkah bijaksananya apabila diberikan cuma-cuma.
"Kalau bisa seed vaksin dijual murah atau diberikan gratis untuk membantu negara lainnya," pintanya. (van/mok)
"Menurut saya WHO tidak perlu menunjuk 6 perusahaan pembuat vaksin untuk mengatasi H1N1, jadi tidak ada monopoli pembuat vaksin," ujar Siti, saat berbincang dengan wartawan di rumahnya, Jalan Denpasar No 14, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (14/7/2009).
Siti berharap WHO lebih bijak mengambil langkah penyelamatan dunia terhadap merebaknya wabah flu babi. WHO, menurut Siti, seharusnya mendukung negara berkembang untuk membuat sendiri vaksin virus berbahaya ini.
"Menurut saya kalau virus sudah dinyatakan pendemik level 6 seharusnya seed vaksin diberikan kepada negara-negara berkembang seperti Indonesia supaya bisa membuat vaksin sendiri," harap Siti.
Seed vaksin menurut Siti memang sulit dibuat. Selain melalui proses yang panjang, untuk membuatnya harus berhadapan dengan hak paten dari metode pembuatan seed vaksin.
"Seed vaksin adalah pengembangan rekayasa genetika dari virus. Untuk merubah virus liar menjadi seed vaksin diperlukan beberapa tahap, nah tahap metode rekayasa genetika ini yang dipatenkan. Kalau metodenya sudah dipatenkan ya bagaimana," keluh Siti.
Indonesia sebenarnya sudah mendapatkan izin memakai metode pembuatan seed vaksin ini. Namun izinnya hanya digunakan untuk kebutuhan penelitian, bukan untuk dikomersilkan. Siti menambahkan, kebutuhan akan vaksin flu babi hampir merata di seluruh dunia. Alangkah bijaksananya apabila diberikan cuma-cuma.
"Kalau bisa seed vaksin dijual murah atau diberikan gratis untuk membantu negara lainnya," pintanya. (van/mok)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 13/02/2012 23:00 WIB
Saatnya Pak Presiden Menjawab
-
Senin, 13/02/2012 22:45 WIB
Rosa 'Bernyanyi' Berbagai Macam Proyek Nazaruddin
-
Senin, 13/02/2012 22:14 WIB
Tersangka Geng Cewek Bali Dibela 9 Pengacara
-
Senin, 13/02/2012 22:09 WIB
Direktur Keuangan Elnusa Divonis 8 Tahun Penjara
-
Senin, 13/02/2012 22:00 WIB
SBY: Keluarga Ibu Ani Hanya Nasabah, Tak Terkait Kasus Century
-
Senin, 13/02/2012 21:43 WIB
SBY: FPI Harus Bertanya Kenapa Bisa Ditolak di Kalteng?
-
Senin, 13/02/2012 23:00 WIB
Saatnya Pak Presiden Menjawab
-
Senin, 13/02/2012 22:45 WIB
Rosa 'Bernyanyi' Berbagai Macam Proyek Nazaruddin
-
Senin, 13/02/2012 17:42 WIB
Ditolak di Palangkaraya, FPI Polisikan Gubernur & Kapolda
-
606 Komentar
-
500 Komentar
-
450 Komentar
-
386 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 13/02/2012 13:30 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Demokrat di Ambang Kiamat
-
Senin, 13/02/2012 13:24 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Angie Membuka Pintu, Siapa Bakal Masuk
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,404.000
- Rp 598.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

