Bom Marriott dan Ritz Carlton
SBY: Hidup dan Mati Saya di Tangan Allah SWT
Jumat, 17/07/2009 15:56 WIB
Jakarta -
Presiden SBY memperkirakan pelaku peledakan bom di Hotel Marriott dan Rit Carlton adalah teroris, meski belum tentu pemain lama. Dia malah membeberkan ancaman-ancaman politik terkait Pilpres, termasuk ancaman sasaran tembak terhadap dirinya. Bagi SBY, hidup dan mati ada di tangan Tuhan.
"Hidup dan mati saya di tangan Alah SWT. Saya tidak terhalang untuk menjalankan tugas saya sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan," kata SBY dalam jumpa pers di Istana Presiden, Jakarta, Jumat (17/7/2009).
Sebelumnya, SBY menyampaikan ancaman-ancaman yang muncul belakangan ini: foto kepala SBY dijadikan sasaran tembak oleh kelompok teroris yang sedang berlatih menembak, ancaman revolusi bila SBY menang, ancaman agar SBY tidak dilantik sebagai presiden, dan ada ancaman menjadikan Indonesia seperti Iran.
SBY telah bersumpah menindak tegas para pelaku, otak, dan penggerak peledakan bom. SBY juga telah memerintahkan Polri dan lembaga penegak hukum untuk meneliti apakah bom di Marriott dan Ritz Carlton itu terkait dengan ancaman-ancaman politik itu atau tidak.
Untuk mencegah tindakan terorisme, SBY meminta semua masyarakat waspada. "Kepada rakyat Indonesia, saya minta, seraya meningkatkan kewapadaan, juga tetap menjalankan profesi-profesinya secara normal. Kalau melihat keganjilan, laporkan ke polisi. Jangan biarkan teroris berkeliaran di sekiling saudara. Saudara juga bisa jadi korban, kalau kaum teroris dibiarkan merancang lagi aksi terorisme di negeri ini," pinta SBY.
"Saya mengajak seluruh masyarakat Indonesia, komponen bangsa, marilah lebih bersatu menjaga keamanan dan kedamaian di negeri ini. Bangsa mana pun tidak membenarkan terorisme apa pun motif dan alasannya. Jangan ragu-ragu, jangan setengah hati, dan jangan takut untuk mencegah dan memebarantas terorisme. Sementara itu, aksi teror yang terjadi hari ini, jangan pula menghalang-halangi semangat dan upaya kita menbangun negeri ini," sambung SBY.
Menurut dia, memang ada kerusakan akibat terorisme yang terjadi hari ini. "Tapi, mari bersama-sama kita perbaiki dan kemudian kita terus bangkit dan maju kembali. Kita bangsa, negara, dan rakyat tidak boleh kalah dan tidak boleh menyerah terhadap terorisme, tidak boleh membiarkan ekstremitas dan kejaatan lain terus tumbuh," tegas SBY.
"Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT, akan melindungi dan menyelamatkan bangsa Indonesia. Dan dengan memohon ridlo Allah SWT, saya sampaikan: Saya akan terus berada di depan, untuk menghadapi ancaman dan tantangan ini dan mengemban tugas yang berat, namun mulia ini," kata SBY mengakhiri jumpa persnya.
(asy/iy)
"Hidup dan mati saya di tangan Alah SWT. Saya tidak terhalang untuk menjalankan tugas saya sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan," kata SBY dalam jumpa pers di Istana Presiden, Jakarta, Jumat (17/7/2009).
Sebelumnya, SBY menyampaikan ancaman-ancaman yang muncul belakangan ini: foto kepala SBY dijadikan sasaran tembak oleh kelompok teroris yang sedang berlatih menembak, ancaman revolusi bila SBY menang, ancaman agar SBY tidak dilantik sebagai presiden, dan ada ancaman menjadikan Indonesia seperti Iran.
SBY telah bersumpah menindak tegas para pelaku, otak, dan penggerak peledakan bom. SBY juga telah memerintahkan Polri dan lembaga penegak hukum untuk meneliti apakah bom di Marriott dan Ritz Carlton itu terkait dengan ancaman-ancaman politik itu atau tidak.
Untuk mencegah tindakan terorisme, SBY meminta semua masyarakat waspada. "Kepada rakyat Indonesia, saya minta, seraya meningkatkan kewapadaan, juga tetap menjalankan profesi-profesinya secara normal. Kalau melihat keganjilan, laporkan ke polisi. Jangan biarkan teroris berkeliaran di sekiling saudara. Saudara juga bisa jadi korban, kalau kaum teroris dibiarkan merancang lagi aksi terorisme di negeri ini," pinta SBY.
"Saya mengajak seluruh masyarakat Indonesia, komponen bangsa, marilah lebih bersatu menjaga keamanan dan kedamaian di negeri ini. Bangsa mana pun tidak membenarkan terorisme apa pun motif dan alasannya. Jangan ragu-ragu, jangan setengah hati, dan jangan takut untuk mencegah dan memebarantas terorisme. Sementara itu, aksi teror yang terjadi hari ini, jangan pula menghalang-halangi semangat dan upaya kita menbangun negeri ini," sambung SBY.
Menurut dia, memang ada kerusakan akibat terorisme yang terjadi hari ini. "Tapi, mari bersama-sama kita perbaiki dan kemudian kita terus bangkit dan maju kembali. Kita bangsa, negara, dan rakyat tidak boleh kalah dan tidak boleh menyerah terhadap terorisme, tidak boleh membiarkan ekstremitas dan kejaatan lain terus tumbuh," tegas SBY.
"Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT, akan melindungi dan menyelamatkan bangsa Indonesia. Dan dengan memohon ridlo Allah SWT, saya sampaikan: Saya akan terus berada di depan, untuk menghadapi ancaman dan tantangan ini dan mengemban tugas yang berat, namun mulia ini," kata SBY mengakhiri jumpa persnya.
(asy/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 19:04 WIB
Seorang 'Atapers' Tewas Terbentur Tiang Listrik di Stasiun Manggarai
-
Minggu, 12/02/2012 18:24 WIB
Kakek Ditemukan Tewas Membusuk di Rusun Tanah Abang
-
Minggu, 12/02/2012 18:17 WIB
Usai Razia Kendaraan, Dua Polisi di Bogor Dibacok 7 Pria
-
Minggu, 12/02/2012 17:56 WIB
Investigasi Kecelakaan, KNKT Susuri Posisi Awal Bus Karunia Bakti
-
Minggu, 12/02/2012 17:53 WIB
Inilah 16 Korban Luka-luka Kecelakaan di KM 27 Tol Jagorawi
-
Minggu, 12/02/2012 18:17 WIB
Usai Razia Kendaraan, Dua Polisi di Bogor Dibacok 7 Pria
-
Minggu, 12/02/2012 19:04 WIB
Seorang 'Atapers' Tewas Terbentur Tiang Listrik di Stasiun Manggarai
-
Minggu, 12/02/2012 17:20 WIB
Amir Copot Kakanwil Kemenkum Jakarta Hingga Karutan Cipinang
-
Minggu, 12/02/2012 17:33 WIB
Kunjungan Nasir Terkuak Berkat CCTV yang Tersambung di Ruang Menkum
-
588 Komentar
-
473 Komentar
-
380 Komentar
-
230 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

