Pencuri Berterimakasih Diselamatkan Polisi dari Korbannya
Selasa, 04/08/2009 08:44 WIB
Roma -
Pencuri satu ini justru bersyukur karena ditangkap polisi. Kalau tidak, nasibnya bakal lebih apes lagi.
Kejadian ini terjadi di Roma, Italia. Seorang pria bermaksud mengutil tas tangan keluarga turis dari Korea ketika keluarga itu lengah. Pria itu menakut-nakuti korbannya dengan pisau lalu kabur.
Namun dua pemuda dari keluarga turis itu mengejar pencuri itu. Setelah itu jurus-jurus taekwondo mengenai si bandit. Ciaat! Ciaat! Dua pemuda 20-an tahun itu mengambil pisau pencuri dan terus memukulinya.
Untunglah patroli polisi melintas. Polisi memisahkan tiga pria itu dan menciduk si pencuri.
"Saya mesti berterimakasih, mereka mau membunuh saya," kata bandit 48 tahun itu pada polisi setelah dia ditangkap di dekat Theathre of Marcellus, salah satu peninggalan bersejarah di Roma, seperti dilansir AFP, Selasa (4/8/2009).
Polisi itu menjelaskan, biasanya turis 'pasrah' saja dikerjai bandit. Paling-paling turis hanya lapor polisi setelah kejadian. "Dalam kasus ini, dua pemuda itu sungguh beringas dan membuat babak belur pencuri," ujarnya.
Dua pemuda Korea itu pergi setelah mendapatkan tas tangan keluarganya, sedangkan pencuri dimasukkan ke sel.
Menurut catatan, perampokan bersenjata di Roma turun tajam. Pada pada tahun 2008 terjadi 4.246 kasus, sedangkan 2007 terjadi 5.133 kasus. (nrl/irw)
Kejadian ini terjadi di Roma, Italia. Seorang pria bermaksud mengutil tas tangan keluarga turis dari Korea ketika keluarga itu lengah. Pria itu menakut-nakuti korbannya dengan pisau lalu kabur.
Namun dua pemuda dari keluarga turis itu mengejar pencuri itu. Setelah itu jurus-jurus taekwondo mengenai si bandit. Ciaat! Ciaat! Dua pemuda 20-an tahun itu mengambil pisau pencuri dan terus memukulinya.
Untunglah patroli polisi melintas. Polisi memisahkan tiga pria itu dan menciduk si pencuri.
"Saya mesti berterimakasih, mereka mau membunuh saya," kata bandit 48 tahun itu pada polisi setelah dia ditangkap di dekat Theathre of Marcellus, salah satu peninggalan bersejarah di Roma, seperti dilansir AFP, Selasa (4/8/2009).
Polisi itu menjelaskan, biasanya turis 'pasrah' saja dikerjai bandit. Paling-paling turis hanya lapor polisi setelah kejadian. "Dalam kasus ini, dua pemuda itu sungguh beringas dan membuat babak belur pencuri," ujarnya.
Dua pemuda Korea itu pergi setelah mendapatkan tas tangan keluarganya, sedangkan pencuri dimasukkan ke sel.
Menurut catatan, perampokan bersenjata di Roma turun tajam. Pada pada tahun 2008 terjadi 4.246 kasus, sedangkan 2007 terjadi 5.133 kasus. (nrl/irw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 04/02/2012 10:38 WIB
Kemenakertrans: Mayoritas Perusahaan Tak Protes Kenaikan UMR
-
Sabtu, 04/02/2012 10:35 WIB
Apindo Sebut ada Aroma Politis Kenaikan UMR
-
Sabtu, 04/02/2012 10:25 WIB
Apindo: Demo Buruh Soal UMR Itu Pembohongan Publik
-
Sabtu, 04/02/2012 10:02 WIB
Penasehat KPK Sarankan Abraham Umumkan Tersangka Bersama Pimpinan lain
-
Sabtu, 04/02/2012 09:56 WIB
Kemenakertrans: Upah Buruh Indonesia Terlalu Rendah!
-
Sabtu, 04/02/2012 08:06 WIB
Angie dan Hartanya yang Naik 10 Kali Lipat Sejak Jadi Anggota DPR
-
Sabtu, 04/02/2012 10:02 WIB
Penasehat KPK Sarankan Abraham Umumkan Tersangka Bersama Pimpinan lain
-
Jumat, 03/02/2012 16:59 WIB
Biadab! Siswi SMP Diperkosa Guru dan 6 Orang Temannya
-
Sabtu, 04/02/2012 07:14 WIB
Angie, Pintu Masuk Usut Aliran Uang ke 'Bos Besar' & 'Ketua Besar'
-
397 Komentar
-
159 Komentar
-
153 Komentar
-
134 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 30/01/2012 08:30 WIB
Hantu Rp 500 M Proyek DPR (3)
Heboh Proyek Ratusan Miliar Rupiah di Senayan
-
Senin, 30/01/2012 08:15 WIB
Hantu Rp 500 M Proyek DPR (2)
Satir Kursi Rasa Ferrari
-
Kamis, 02/02/2012 09:28 WIB
Asrorun Niam: Berkaca Kasus Vita, Waspada Jaringan Eksploitasi Anak
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,415.000
- Rp 603.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

