Sabtu, 08/08/2009 15:47 WIB
Suripto: Gembong Teroris Tewas, Bagaimana Cari Master Mind-nya?
Nograhany Widhi K - detikNews
(Foto: dok detikcom)
Jakarta -
Noordin M Top disebut-sebut tewas dalam penggerebekan di Temanggung. Dia menyusul Dr Azahari yang tewas bunuh diri saat digerebek di Batu pada 2005. Cara penggerebekan ini agak disesalkan. Bagaimana bisa mencari otaknya jika gembongnya tewas?
"Ini kedua kalinya gembong teroris selalu tewas. Jadi menimbulkan pertanyaan besar buat saya, sehingga kita tidak tahu siapa yang mengorder dia, siapa
mastermind-nya? Kalau dia nggak tewas kita bisa tahu siapa yang mengorder dia, dapat dari siapa," ujar Wakil Ketua Komisi III DPR Suripto.
Hal itu dikatakan Suripto ketika dihubungi
detikcom, Sabtu (8/8/2009).
Menurut mantan staf Kepala Badan Koordinasi Intelijen Negara (BAKIN) ini, kalau saja gembong teroris itu tidak ditembak, maka bisa diketahui otaknya. Apakah diotaki Al Qaeda, atau perintah intelijen asing, atau bahkan melaksanakan order dari seseorang atau pihak yang punya agenda politik dalam negeri.
"Sehingga ini akan terus menjadi teka-teki," imbuh politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.
Dalam penggerebekan di Temanggung, Jawa Tengah, ada seorang teroris yang tertembak mati. Namun apakah teroris itu adalah Noordin M Top atau bukan, belum ada konfirmasi resmi dari Mabes Polri atau pemerintah.
(nwk/nrl)
GRATIS kaos cantik dan voucher pulsa! ikuti sms berlangganannya, ktk REG DETIK kirim ke 3845 (Telkomsel, Indosat, Three) Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).