Berita Lain

Indeks Berita




Rabu, 26/08/2009 10:52 WIB
Masjid Menara Semarang, Bertahan dari Gerusan Rob
Triono Wahyu Sudibyo - detikNews

Masjid Menara (Triono/detikcom)
Semarang - Sebagai salah satu masjid tertua di Semarang, Jawa Tengah, Masjid Menara sejatinya cukup terawat. Sayang, sebagian 'tubuh'-nya digerus rob.

Menurut cerita, awalnya masjid yang berada di Kawasan Semarang Utara ini terdiri dari dua lantai. Tapi karena lantai satu terendam rob (limpasan air laut), hanya lantai dua yang bisa difungsikan. Lantai ini bisa dicapai melalui tangga yang menghadap ke depan masjid.

Di belakang masjid terdapat sungai yang mengalir ke laut. Di musim rob, kadang airnya meluber hingga ke bagian bawah dan sekitar masjid. Dulu, sungai ini merupakan jalur air yang digunakan pendatang maupun warga sekitar.

Di depan masjid, sebuah menara setinggi 15 meter masih terlihat kokoh. Berdasarkan cerita, di menara itulah muazin (pelantun azan) 'beraksi'. Kini menara itu tak lagi dipakai demi keselamatan.

Oleh beberapa pihak, Masjid Menara dikenal sebagai Masjid Layur, karena berada di Jalan Layur. Di sekelilingnya terdapat tembok tinggi, sehingga jika tak ada menara, kemungkinan orang tak tahu adanya masjid tersebut.

Desain masjid mengadopsi gaya Timur Tengah, Jawa, dan Melayu. Menara disebut-sebut selaras dengan masjid-masjid ala Timur Tengah. Gaya Jawa terlihat pada atapnya yang bertingkat. Sementara gaya Melayu tampak pada beberapa bagian dinding.

"Menurut cerita, ini dulu adalah masjid singgah bagi orang-orang Timur Tengah dan Melayu," kata warga setempat, Habib Alwi Assegaf (42) kepada detikRamadan.

Sebagian keturunan Timur Tengah dan Melayu menetap. Anak cucu mereka eksis dan berbaur dengan warga setempat. Tak heran, jamaah di masjid tersebut terdiri dari aneka ras.

Sebagian besar sudut masjid diakui masih asli. "Yang tambahan ya teras dan tangga ubin itu," terang keturunan pendatang Timur Tengah ini.

Jika dihitung dari awal pembangunannya, masjid itu telah berumur 2,5 abad. Bahan-bahan bangunan terpilih membuatnya masih tegak berdiri hingga kini. Entah bagaimana nasib masjid itu jika rob di sekitarnya kian menjadi.
(try/nwk)


GRATIS kaos cantik dan voucher pulsa! ikuti sms berlangganannya, ktk REG DETIK kirim ke 3845 (Telkomsel, Indosat, Three)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (1 Komentar)

Baca juga :

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).