Taruna Tewas
ATKP Serahkan CCTV pada Polda Sumut
Jumat, 04/09/2009 17:48 WIB
Medan -
Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan (ATKP) Medan menyerahkan hasil rekaman CCTV kepada Tim Penyidik Polda Sumatera Utara (Sumut), Jumat (4/9/2009) sore. Rekaman tersebut diharapkan dapat membantu kerja polisi dalam menyelidiki motif di balik kematian Hendra Syahputra, taruna tingkat pertama ATKP yang diduga tewas akibat penganiayaan dikampusnya sekitar tiga pekan lalu.
Hal ini disebutkan Direktur ATKP Medan, Bambang Wijaya Putra di kampus ATKP Medan, Jl. Penerbangang, Kawasan Jamin Ginting, Padang Bulan, Medan, Jumat (4/9/2009).
"Penyerahan CCTV, tujuannya untuk mempermudah penyelidikan pihak penyidik. Cuma itu saja," kata Bambang.
Bambang juga menyebutkan, polisi telah meminta izin kembali untuk memeriksa tujuh taruna ATKP terkait kematian Hendra Syahputra. Namun begitu, Bambang tidak ingat secara pasti berapa jumlah taruna ATKP Medan yang telah menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus ini.
Bambang juga sempat berkomentar soal mengapa jazad Hendra Syahputra tidak diotopsi di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik Medan sesaat setelah tewas. Bambang mengaku kebingungan karena peristiwa tersebut baru pertama kali terjadi di sepanjang lembaga pendidikan bidang keselamatan penerbangan tersebut berdiri.
"Saya tidak berada di tempat saat peristiwa terjadi. Jadi saya bingung. Tidak tahu apa yang apa yang akan dilakukan, karena peristiwa seperti ini baru pertama kali terjadi di ATKP Medan," kata Bambang.
(rul/djo)
Hal ini disebutkan Direktur ATKP Medan, Bambang Wijaya Putra di kampus ATKP Medan, Jl. Penerbangang, Kawasan Jamin Ginting, Padang Bulan, Medan, Jumat (4/9/2009).
"Penyerahan CCTV, tujuannya untuk mempermudah penyelidikan pihak penyidik. Cuma itu saja," kata Bambang.
Bambang juga menyebutkan, polisi telah meminta izin kembali untuk memeriksa tujuh taruna ATKP terkait kematian Hendra Syahputra. Namun begitu, Bambang tidak ingat secara pasti berapa jumlah taruna ATKP Medan yang telah menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus ini.
Bambang juga sempat berkomentar soal mengapa jazad Hendra Syahputra tidak diotopsi di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik Medan sesaat setelah tewas. Bambang mengaku kebingungan karena peristiwa tersebut baru pertama kali terjadi di sepanjang lembaga pendidikan bidang keselamatan penerbangan tersebut berdiri.
"Saya tidak berada di tempat saat peristiwa terjadi. Jadi saya bingung. Tidak tahu apa yang apa yang akan dilakukan, karena peristiwa seperti ini baru pertama kali terjadi di ATKP Medan," kata Bambang.
(rul/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 16:54 WIB
Kecelakaan Beruntun di Majalengka Diduga karena Kaki Sopir Bus Terjepit
-
Minggu, 12/02/2012 16:48 WIB
Korban Tewas Kecelakaan Bus di Majalengka Bertambah Jadi 3 Orang
-
Minggu, 12/02/2012 16:13 WIB
Timer Bus Kurnia Bakti akan Dimintai Keterangan
-
Minggu, 12/02/2012 15:57 WIB
Hendardji-Ariza Resmi Mendaftar Jadi Balongub DKI Jakarta
-
Minggu, 12/02/2012 15:54 WIB
Pembobol ATM Milik Warga Australia di Kuta Dibekuk
-
Minggu, 12/02/2012 16:15 WIB
Malaysia Deportasi Pria Saudi Penghina Nabi Muhammad
-
Minggu, 12/02/2012 16:13 WIB
Timer Bus Kurnia Bakti akan Dimintai Keterangan
-
Minggu, 12/02/2012 15:57 WIB
Hendardji-Ariza Resmi Mendaftar Jadi Balongub DKI Jakarta
-
Minggu, 12/02/2012 13:54 WIB
Bentrok Ormas di Bali Dipicu Miras
-
579 Komentar
-
460 Komentar
-
375 Komentar
-
230 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

