Semangat Gerakan Mahasiswa Turun Setelah Reformasi
Rabu, 09/09/2009 21:43 WIB
Jakarta -
Sejak reformasi tahun 1998 gerakan (germa) mahasiswa seolah tidak lagi solid. Gerakan mahasiswa seolah mengalami penurunan semangat karena dikotomi kepentingan.
"Seperti telah terjadi degradasi semangat perjuangan Germa sekarang," ujar Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Pelajar Indonesia (GMPI) Danial Nafis.
Hal ini ia sampaikan dalam diskusi berjudul "arah posisi Germa terhdap pemerintahan SBY-Boediono", di Galeri Cafe, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Rabu (9/9/2009).
Selain mengalami degradasi semangat, perjuangan mahasiswa saat ini juga sudah keluar jalur karena tidak lagi konsisten dengan perjuangan mahasiswa.
"Harus dikembalikan ke khitohnya, yaitu memperjuangkan kepentingan rakyat dan bangsa," terang Danial.
Pemerintahan yang saat ini berkuasa perlu mendapatkan monitoring yang ketat, agar tidak terjadi penyalahgunaan kekuasaan.
"Pemerintahan saat ini seperti rezim orba jilid dua," ujar anggota Presidium Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI) Rully yang juga menjadi pembicara.
Menurutnya Gerakan mahasiswa saat ini perlu bekerja dua kali lipat dibanding dengan Germa pada tahun 1998 saat reformasi bergulir.
"Orba menggunakan cara kekerasan tapi yang sekarang lebih halus, sehingga kita tidak sadar dibuatnya,"tambah Rully.
Meberikan pendidikan politik dan penyadaran terhadap masyarakat perlu menjadi prioritas mahasiswa saat ini, agar masyarakat juga sadar dan tidak dibodohi terus menerus.
"Masyarakat perlu kita sadarkan. Pergerakan kita harus juga menyentuh level political dan juga moral," pungkas Danial.
(her/mad)
"Seperti telah terjadi degradasi semangat perjuangan Germa sekarang," ujar Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Pelajar Indonesia (GMPI) Danial Nafis.
Hal ini ia sampaikan dalam diskusi berjudul "arah posisi Germa terhdap pemerintahan SBY-Boediono", di Galeri Cafe, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Rabu (9/9/2009).
Selain mengalami degradasi semangat, perjuangan mahasiswa saat ini juga sudah keluar jalur karena tidak lagi konsisten dengan perjuangan mahasiswa.
"Harus dikembalikan ke khitohnya, yaitu memperjuangkan kepentingan rakyat dan bangsa," terang Danial.
Pemerintahan yang saat ini berkuasa perlu mendapatkan monitoring yang ketat, agar tidak terjadi penyalahgunaan kekuasaan.
"Pemerintahan saat ini seperti rezim orba jilid dua," ujar anggota Presidium Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI) Rully yang juga menjadi pembicara.
Menurutnya Gerakan mahasiswa saat ini perlu bekerja dua kali lipat dibanding dengan Germa pada tahun 1998 saat reformasi bergulir.
"Orba menggunakan cara kekerasan tapi yang sekarang lebih halus, sehingga kita tidak sadar dibuatnya,"tambah Rully.
Meberikan pendidikan politik dan penyadaran terhadap masyarakat perlu menjadi prioritas mahasiswa saat ini, agar masyarakat juga sadar dan tidak dibodohi terus menerus.
"Masyarakat perlu kita sadarkan. Pergerakan kita harus juga menyentuh level political dan juga moral," pungkas Danial.
(her/mad)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 13/02/2012 02:09 WIB
Insiden Tolak FPI di Palangkaraya Bentuk Kekecewaan Pada Pemerintah
-
Senin, 13/02/2012 01:37 WIB
Anggota Timwas Century: Rencana Beli Bank Mutiara Tidak Masuk Akal
-
Senin, 13/02/2012 00:58 WIB
Duh, Sopir Bus Yang Menewaskan 3 Orang di Majalengka Hanya Punya SIM C
-
Senin, 13/02/2012 00:44 WIB
Hujan Deras Selama 3 Jam, Sebagian Wilayah Jakarta Tergenang
-
Senin, 13/02/2012 00:25 WIB
Kemenkum HAM Siap Bantu Masa Pasca Rehabilitasi Pecandu Narkoba
-
Senin, 13/02/2012 02:09 WIB
Insiden Tolak FPI di Palangkaraya Bentuk Kekecewaan Pada Pemerintah
-
Senin, 13/02/2012 03:09 WIB
Kecelakaan Pesawat, Kepala Penasihat Kepresidenan Kongo Tewas
-
Sabtu, 11/02/2012 14:15 WIB
Warga Sweeping FPI, 2,5 Jam Bandara Palangkaraya Tak Beroperasi
-
Senin, 13/02/2012 01:37 WIB
Anggota Timwas Century: Rencana Beli Bank Mutiara Tidak Masuk Akal
-
594 Komentar
-
501 Komentar
-
384 Komentar
-
208 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

