SBY Takkan Campuri Kisruh KPK vs Polri
Jumat, 11/09/2009 13:23 WIB
Setpres
Jakarta -
Presiden SBY tidak akan mencampuri kisruh Polri vs KPK yang sedang berlangsung. Hal ini ditegaskan oleh staf khusus Presiden SBY bidang hukum Denny Indrayana.
Denny menuturkan, karena ini masalah hukum, tidak tepat presiden ikut campur terlalu jauh. "Bahkan ikut campur tidak terlalu jauh pun tidak tepat. Ikuti saja aturan main yang ada," kata Denny saat ditanya ketegangan yang dialami oleh KPK-Polri, di kompleks Istana Kepresidenan, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (11/9/2009).
Denny juga meminta kepada aparat kedua intansi hukum itu untuk tidak saling balas dendam, terkait upaya pemberantasan korupsi yang sedang mereka lakukan. Ketegangan antara dua institusi penegak hukum tersebut juga diharapkan tidak sampai bertujuan untuk menjatuhkan pihak-pihak tertentu.
"Aparat penegak hukum tentunya harus paham bahwa proses penegakan hukum tidak dilakukan dengan upaya saling mendiskreditkan," ujar Denny
Masalah pembuktian, tentunya menjadi hal yang paling penting dalam hal ini. Menurut Denny, jika tuduhan-tuduhan terhadap petinggi KPK dan polisi jika memang tidak terbukti maka harusnya proses hukumnya dihentikan.
"Yang paling utama adalah menyangkut pembuktian. Dan pembuktian itu adalah wilayah penegakan hukum,' imbuhnya.
Sebagai kepala negara, tentunya SBY juga ikut mengamankan agenda-agenda pemberantasan korupsi. Sehingga ketegangan yang muncul antara dua institusi penegak hukum ini diharapkan tidak mengganggu agenda pemberantasan korupsi.
"Dalam rapat koordinasi dengan KPK dan kepolisian dulu pun juga disinggung tidak boleh ada upaya melemahkan KPK. Jadi kalau buktinya tidak kuat, tentu proses hukum dihentikan," pungkasnya.
(anw/nrl)
Denny menuturkan, karena ini masalah hukum, tidak tepat presiden ikut campur terlalu jauh. "Bahkan ikut campur tidak terlalu jauh pun tidak tepat. Ikuti saja aturan main yang ada," kata Denny saat ditanya ketegangan yang dialami oleh KPK-Polri, di kompleks Istana Kepresidenan, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (11/9/2009).
Denny juga meminta kepada aparat kedua intansi hukum itu untuk tidak saling balas dendam, terkait upaya pemberantasan korupsi yang sedang mereka lakukan. Ketegangan antara dua institusi penegak hukum tersebut juga diharapkan tidak sampai bertujuan untuk menjatuhkan pihak-pihak tertentu.
"Aparat penegak hukum tentunya harus paham bahwa proses penegakan hukum tidak dilakukan dengan upaya saling mendiskreditkan," ujar Denny
Masalah pembuktian, tentunya menjadi hal yang paling penting dalam hal ini. Menurut Denny, jika tuduhan-tuduhan terhadap petinggi KPK dan polisi jika memang tidak terbukti maka harusnya proses hukumnya dihentikan.
"Yang paling utama adalah menyangkut pembuktian. Dan pembuktian itu adalah wilayah penegakan hukum,' imbuhnya.
Sebagai kepala negara, tentunya SBY juga ikut mengamankan agenda-agenda pemberantasan korupsi. Sehingga ketegangan yang muncul antara dua institusi penegak hukum ini diharapkan tidak mengganggu agenda pemberantasan korupsi.
"Dalam rapat koordinasi dengan KPK dan kepolisian dulu pun juga disinggung tidak boleh ada upaya melemahkan KPK. Jadi kalau buktinya tidak kuat, tentu proses hukum dihentikan," pungkasnya.
(anw/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 04:13 WIB
Asosiasi PTS Tolak Jurnal Ilmiah Jadi Syarat Lulus S1
-
Minggu, 12/02/2012 03:12 WIB
10 Korban Tragedi Bus Karunia Bakti Luka Berat, Mayoritas Patah Tulang
-
Minggu, 12/02/2012 02:19 WIB
Polisi Libatkan Saksi Ahli dalam Pengukuran Kecepatan Bus Karunia Bakti
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Minggu, 12/02/2012 01:19 WIB
Banjir Rendam Komplek Dosen IKIP Jatibening Bekasi
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Minggu, 12/02/2012 04:13 WIB
Asosiasi PTS Tolak Jurnal Ilmiah Jadi Syarat Lulus S1
-
440 Komentar
-
383 Komentar
-
350 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

