Raker RUU Rahasia Negara Memanas
Ngabalin & Syarif Hasan Perang Mulut, Nyaris Baku Hantam
Rabu, 16/09/2009 16:24 WIB
Jakarta -
Suasana rapat kerja RUU Rahasia Negara memanas. Anggota Komisi I DPR Ali Mochtar Ngabalin dan Syarif Hasan adu mulut. 2 Wakil rakyat ini pun nyaris baku hantam.
Insiden memalukan ini terjadi dalam rapat kerja Komisi I DPR dengan Menteri Pertahanan (Menhan) yang membahas RUU Rahasia Negara di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2009).
Setelah Menhan Juwono Sudarsono resmi menarik RUU Rahasia Negara dari DPR, setiap anggota Komisi I DPR diberikan kesempatan menyampaikan pendapatnya.
Ali Mochtar Ngabalin dari Fraksi Bintang Pelopor Demokrasi menyentil tindakan pemerintah SBY yang terkesan plin plan.
"Apresiasi saya atas mencla-menclenya presiden. Tunjukkan kepada saya yang mana yang diragukan dari sebuah negara yang besar ini. SBY pernah mengatakan bahwa negara harus kuat, tidak boleh dikalahkan oleh kepentingan apa pun. Sekarang, dia dikalahkan oleh 70 orang," kata Ngabalin berapi-api dan menunjuk-nunjukkan jarinya.
Ngabalin menilai sikap pemerintah yang plin plan sebagai sesuatu yang menjijikkan.
Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Demokrat Syarif Hasan tidak terima pada omongan Ngabalin yang dinilainya kasar.
"Saya menyesali dan tidak menerima ada kata-kata yang tidak sopan dalam rapat yang seperti ini, apalagi ditujukan kepada Presiden. Ini sungguh tidak beradab," kata Syarif.
Tidak terima komentar Syarif, Ngabalin lalu berdiri dari tempat duduknya. "Anda hanya boleh menyatakan pendapat Anda. Tidak boleh mengomentari pendapat orang lain!" kata Ngabalin sambil menggebrak meja. Braak!
"Lebih baik usir dia!" balas Syarif yang merupakan salah satu calon kuat Ketua DPR ini.
Ngabalin lalu beranjak dari tempat duduknya dan berjalan sambil terus ngedumel mendekati Syarif.
Pria yang kerap mengenakan sorban di kepalanya ini bahkan sempat hendak menarik kerah baju Syarif. Tidak mau kalah, Syarif juga memasang kuda-kuda untuk menangkisnya.
Beruntung, Ketua Komisi I DPR Theo L Sambuaga turun tangan melerai anak buahnya itu. Suasana pun mereda.
Kini, giliran anggota Komisi I DPR dari FPDIP Tjahjo Kumolo diberi kesempatan untuk bicara. "Kita harus menghargai setiap pandangan fraksi-fraksi," kata Tjahjo bijak.
(aan/nrl)
Insiden memalukan ini terjadi dalam rapat kerja Komisi I DPR dengan Menteri Pertahanan (Menhan) yang membahas RUU Rahasia Negara di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2009).
Setelah Menhan Juwono Sudarsono resmi menarik RUU Rahasia Negara dari DPR, setiap anggota Komisi I DPR diberikan kesempatan menyampaikan pendapatnya.
Ali Mochtar Ngabalin dari Fraksi Bintang Pelopor Demokrasi menyentil tindakan pemerintah SBY yang terkesan plin plan.
"Apresiasi saya atas mencla-menclenya presiden. Tunjukkan kepada saya yang mana yang diragukan dari sebuah negara yang besar ini. SBY pernah mengatakan bahwa negara harus kuat, tidak boleh dikalahkan oleh kepentingan apa pun. Sekarang, dia dikalahkan oleh 70 orang," kata Ngabalin berapi-api dan menunjuk-nunjukkan jarinya.
Ngabalin menilai sikap pemerintah yang plin plan sebagai sesuatu yang menjijikkan.
Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Demokrat Syarif Hasan tidak terima pada omongan Ngabalin yang dinilainya kasar.
"Saya menyesali dan tidak menerima ada kata-kata yang tidak sopan dalam rapat yang seperti ini, apalagi ditujukan kepada Presiden. Ini sungguh tidak beradab," kata Syarif.
Tidak terima komentar Syarif, Ngabalin lalu berdiri dari tempat duduknya. "Anda hanya boleh menyatakan pendapat Anda. Tidak boleh mengomentari pendapat orang lain!" kata Ngabalin sambil menggebrak meja. Braak!
"Lebih baik usir dia!" balas Syarif yang merupakan salah satu calon kuat Ketua DPR ini.
Ngabalin lalu beranjak dari tempat duduknya dan berjalan sambil terus ngedumel mendekati Syarif.
Pria yang kerap mengenakan sorban di kepalanya ini bahkan sempat hendak menarik kerah baju Syarif. Tidak mau kalah, Syarif juga memasang kuda-kuda untuk menangkisnya.
Beruntung, Ketua Komisi I DPR Theo L Sambuaga turun tangan melerai anak buahnya itu. Suasana pun mereda.
Kini, giliran anggota Komisi I DPR dari FPDIP Tjahjo Kumolo diberi kesempatan untuk bicara. "Kita harus menghargai setiap pandangan fraksi-fraksi," kata Tjahjo bijak.
(aan/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 09/02/2012 07:10 WIB
Mengembalikan Kejayaan Pesisir Timur Sumatera Selatan
-
Kamis, 09/02/2012 05:57 WIB
Avanza Tabrak Truk di Tol Cipularang, 1 Orang Tewas
-
Kamis, 09/02/2012 05:34 WIB
KPK Tak Pernah Cekal Orang Saat Proses Penyelidikan
-
Kamis, 09/02/2012 03:54 WIB
Tamsil Linrung Janji Bisa Tingkatkan Anggaran Proyek Transmigrasi
-
Kamis, 09/02/2012 02:33 WIB
Jubir MK: Semua Penegak Hukum Dilarang Mencekal Saat Penyelidikan
-
Kamis, 09/02/2012 06:42 WIB
Iran akan Serbu Fasilitas AS di Seluruh Dunia Jika Diserang
-
Kamis, 09/02/2012 05:57 WIB
Avanza Tabrak Truk di Tol Cipularang, 1 Orang Tewas
-
Jumat, 03/02/2012 09:16 WIB
AS Ramal Israel Akan Serang Iran pada Musim Semi Mendatang
-
Kamis, 09/02/2012 06:11 WIB
Ada Kecelakaan & Perbaikan Jalan, Tol Menuju Bandara Macet
-
229 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
166 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 862.000
- Rp 605.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_2.gif)


Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

