Gempa 7,6 di Sumbar
Banyak Bukit Longsor, Evakuasi Korban Terhambat
Kamis, 01/10/2009 10:25 WIB
Foto: Dok.detikcom
Jakarta -
Bukit di Padang banyak yang longsor menyusul gempa 7,6 SR yang menggocang kota ini Rabu (30/9/2009) kemarin. Akibat longsoran bukit ini, lalu lintas ke kota Padang terputus. Evakuasi korban pun terhambat.
"Banyak bukit yang longsor mengakibatkan jalanan terputus. Kebanyakan yang meninggal akibat tertimpa reruntuhan bangunan," ujar ujar Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Priyadi Kartono, dalam perjalanan ke Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, untuk bertolak ke kota Padang, Kamis (1/10/2009).
Menurut Priyadi, sekitar 200 warga di Kota Padang tewas akibat gempa kemarin. Ratusan rumah juga dilaporkan rusak parah akibat gempa yang kerusakannya lebih dahsyat dibanding gempa Yogyakarta itu. "Laporannya sampai tadi pagi," imbuh dia.
Pemerintah kota Padang, lanjut Priyadi, juga mengalami kesulitan menjalankan alat-alat berat untuk mengangkut rongsokan bangunan. Selain jalanan, listrik di Kota Padang masih belum normal.
Priyadi mengungkapkan, ada satu desa yang mengalami kerusakan terparah akibat gempa di Kota Padang. Namun dia belum mengetahui nama desa tersebut. "Yang jelas cuma 5 persen bangunan yang berdiri di daerah yang desanya parah itu," kata dia.
Sedangkan akibat gempa di Bengkulu dan Jambi 7 SR yang terjadi hari ini, menurut Priyadi belum ada laporan korban dan kerusakan.
(nik/iy)
"Banyak bukit yang longsor mengakibatkan jalanan terputus. Kebanyakan yang meninggal akibat tertimpa reruntuhan bangunan," ujar ujar Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Priyadi Kartono, dalam perjalanan ke Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, untuk bertolak ke kota Padang, Kamis (1/10/2009).
Menurut Priyadi, sekitar 200 warga di Kota Padang tewas akibat gempa kemarin. Ratusan rumah juga dilaporkan rusak parah akibat gempa yang kerusakannya lebih dahsyat dibanding gempa Yogyakarta itu. "Laporannya sampai tadi pagi," imbuh dia.
Pemerintah kota Padang, lanjut Priyadi, juga mengalami kesulitan menjalankan alat-alat berat untuk mengangkut rongsokan bangunan. Selain jalanan, listrik di Kota Padang masih belum normal.
Priyadi mengungkapkan, ada satu desa yang mengalami kerusakan terparah akibat gempa di Kota Padang. Namun dia belum mengetahui nama desa tersebut. "Yang jelas cuma 5 persen bangunan yang berdiri di daerah yang desanya parah itu," kata dia.
Sedangkan akibat gempa di Bengkulu dan Jambi 7 SR yang terjadi hari ini, menurut Priyadi belum ada laporan korban dan kerusakan.
(nik/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 10/02/2012 08:31 WIB
Mahfud: KPK Masih Bisa Cekal Seseorang di Penyelidikan
-
Jumat, 10/02/2012 08:20 WIB
Polisi Masih Teliti Temuan Senjata di Hutan UI
-
Jumat, 10/02/2012 07:44 WIB
BK DPR Tunggu Aduan Sebelum Periksa Nasir
-
Jumat, 10/02/2012 07:26 WIB
Eks Pengacara 'Membelot' ke Nazaruddin, Rosa Merasa Dirugikan
-
Jumat, 10/02/2012 06:48 WIB
Otak Pelaku Kaburnya 12 Tahanan Polsek Cempaka Putih Ditangkap
-
Jumat, 10/02/2012 06:31 WIB
3 Aksi Nasir yang Mengundang Kecurigaan Publik
-
Jumat, 10/02/2012 05:31 WIB
DK PD: Pengurus yang Disawer Anas Jangan Hanya Bicara
-
Jumat, 10/02/2012 07:26 WIB
Eks Pengacara 'Membelot' ke Nazaruddin, Rosa Merasa Dirugikan
-
Jumat, 10/02/2012 01:25 WIB
Ketika Hitler Berlatih Pidato dan Bercelana Pendek
-
230 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
167 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,408.000
- Rp 857.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

