1935-2009
Rendra Dikenang di Rusia
Kamis, 15/10/2009 14:39 WIB
Moskow -
Membicarakan Rendra seolah tak pernah ada habisnya. Seperti terjadi pada Rabu malam Kamis (14/10/2009) di Moskow. Si Burung Merak ternyata cukup populer sebagaimana diakui Savchenkov.
Malam Mengenang Rendra digelar oleh masyarakat Rusia pecinta Indonesia, yang tergabung dalam Masyarakat Nusantara dan Lembaga Persahabatan Indonesia-Rusia di Pusat Perpustakaan Ketimuran, seberang Kremlin, Moskow.
Perhelatan ini dihadiri juga oleh para mahasiswa jurusan Indonesia dari berbagai perguruan tinggi di ibukota Rusia serta beberapa staf KBRI Moskow.
"Beberapa orang Rusia mengenal Rendra sebagai pujangga besar Indonesia sekelas Mpu Tantular dan Mpu Prapanca," Cousellor M. Aji Surya kepada detikcom kemarin malam.
Rendra malam itu dikenang dengan pembacaan pusi-puisinya sejak ia masih muda, hingga sebelum meninggal dunia. Sebanyak 12 mahasiswa dan dosen serta pecinta Indonesia maju ke depan membaca sajak dengan gayanya masing-masing.
Selain menggunakan bahasa Indonesia, sebagian di antaranya membacakan terjemahannya dalam bahasa Rusia.
Menurut Aji, ruangan berarsitektur Italia sontak seolah pindah ke Indonesia. Sajak-sajak Rendra yang dibawakan tanpa teks di malam musim gugur tersebut terasa sangat menggigit.
Semua menyimak dan enggan bergeser dari tempat duduknya. "Saya tidak kenal pribadi dengan Rendra, tapi saya mengaguminya," ujar Savchenkov Sergei, dosen Institut Hubungan Internasional Moskow dengan bahasa Indonesia fasih.
Malam itu pula, di Moskow, beredar informasi bahwa dalam tubuh Rendra mengalir darah Rusia. Benarkah?
(es/es)
Malam Mengenang Rendra digelar oleh masyarakat Rusia pecinta Indonesia, yang tergabung dalam Masyarakat Nusantara dan Lembaga Persahabatan Indonesia-Rusia di Pusat Perpustakaan Ketimuran, seberang Kremlin, Moskow.
Perhelatan ini dihadiri juga oleh para mahasiswa jurusan Indonesia dari berbagai perguruan tinggi di ibukota Rusia serta beberapa staf KBRI Moskow.
"Beberapa orang Rusia mengenal Rendra sebagai pujangga besar Indonesia sekelas Mpu Tantular dan Mpu Prapanca," Cousellor M. Aji Surya kepada detikcom kemarin malam.
Rendra malam itu dikenang dengan pembacaan pusi-puisinya sejak ia masih muda, hingga sebelum meninggal dunia. Sebanyak 12 mahasiswa dan dosen serta pecinta Indonesia maju ke depan membaca sajak dengan gayanya masing-masing.
Selain menggunakan bahasa Indonesia, sebagian di antaranya membacakan terjemahannya dalam bahasa Rusia.
Menurut Aji, ruangan berarsitektur Italia sontak seolah pindah ke Indonesia. Sajak-sajak Rendra yang dibawakan tanpa teks di malam musim gugur tersebut terasa sangat menggigit.
Semua menyimak dan enggan bergeser dari tempat duduknya. "Saya tidak kenal pribadi dengan Rendra, tapi saya mengaguminya," ujar Savchenkov Sergei, dosen Institut Hubungan Internasional Moskow dengan bahasa Indonesia fasih.
Malam itu pula, di Moskow, beredar informasi bahwa dalam tubuh Rendra mengalir darah Rusia. Benarkah?
(es/es)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 15:57 WIB
Hendardji-Ariza Resmi Mendaftar Jadi Balongub DKI Jakarta
-
Minggu, 12/02/2012 15:54 WIB
Pembobol ATM Milik Warga Australia di Kuta Dibekuk
-
Minggu, 12/02/2012 15:32 WIB
DPRD Bali Desak KPK Usut RS Unud karena Diduga Terkait Nazaruddin
-
Minggu, 12/02/2012 15:24 WIB
Sungai Meluap, Ratusan Rumah di Tegal Terendam Air
-
Minggu, 12/02/2012 15:16 WIB
Kecelakaan Angkot di KM 27 Jagorawi, 12 Orang Luka-luka
-
Minggu, 12/02/2012 15:32 WIB
DPRD Bali Desak KPK Usut RS Unud karena Diduga Terkait Nazaruddin
-
Minggu, 12/02/2012 15:16 WIB
Kecelakaan Angkot di KM 27 Jagorawi, 12 Orang Luka-luka
-
Minggu, 12/02/2012 13:54 WIB
Bentrok Ormas di Bali Dipicu Miras
-
Jumat, 10/02/2012 19:41 WIB
Jokowi Siap Fight untuk DKI-1
-
578 Komentar
-
459 Komentar
-
375 Komentar
-
230 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message

---125x125.gif)
.gif)

