Belok Kiri Langsung
Tindakan Tegas Diberlakukan Jika Sosialisasi Berhasil
Kamis, 22/10/2009 11:01 WIB
Jakarta -
Sosialisasi UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang larangan 'belok kiri langsung' masih dijalankan. Nantinya, jika sudah tersosialisasi dengan baik, polisi baru akan memberi tindakan tegas bagi para pengendara yang melanggar.
"Tindakan tegas telah dilakukan, namun karena UU ini perlu disosialisasikan bagi masyarakat yang belum mengetahui peraturan baru ini, bagi pelanggar hanya teguran saja untuk sementara," kata Dirlantas Mabes Polri Brigjen Djoko Susilo di kantor Kontras, Jl Borobudur, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (22/10/2009).
Lebih lanjut, kata Djoko, sosialisasi sudah dilakukan dengan cara memasangkan spanduk di tempat-tempat tertentu. Bila sosialisasi sudah berjalan dengan baik, masyarakat yang melanggar nantinya akan dikenakan sanksi.
Menanggapi hal itu, Koordinator Kontras Usman Hamid juga menyatakan hal yang sama. Usman yang ditemui di tempat yang sama mengatakan perlu ada sanksi yang keras untuk menimbulkan efek jera.
"Sanksi yang keras itu penting untuk menimbulkan efek jera. Mudah-mudahan ini tidak ada penyelesaian-penyelesaian yang tanda kutip," ungkapnya.
Meski demikian, Usman menganggap, polisi juga perlu memberikan toleransi kepada para pengendara selama masa sosialisasi. "Pastinya penting untuk disosialisasikan terlebih dahulu kepada masyarakat," pungkasnya.
(nov/iy)
"Tindakan tegas telah dilakukan, namun karena UU ini perlu disosialisasikan bagi masyarakat yang belum mengetahui peraturan baru ini, bagi pelanggar hanya teguran saja untuk sementara," kata Dirlantas Mabes Polri Brigjen Djoko Susilo di kantor Kontras, Jl Borobudur, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (22/10/2009).
Lebih lanjut, kata Djoko, sosialisasi sudah dilakukan dengan cara memasangkan spanduk di tempat-tempat tertentu. Bila sosialisasi sudah berjalan dengan baik, masyarakat yang melanggar nantinya akan dikenakan sanksi.
Menanggapi hal itu, Koordinator Kontras Usman Hamid juga menyatakan hal yang sama. Usman yang ditemui di tempat yang sama mengatakan perlu ada sanksi yang keras untuk menimbulkan efek jera.
"Sanksi yang keras itu penting untuk menimbulkan efek jera. Mudah-mudahan ini tidak ada penyelesaian-penyelesaian yang tanda kutip," ungkapnya.
Meski demikian, Usman menganggap, polisi juga perlu memberikan toleransi kepada para pengendara selama masa sosialisasi. "Pastinya penting untuk disosialisasikan terlebih dahulu kepada masyarakat," pungkasnya.
(nov/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 14:33 WIB
Cegah Tragedi Cisarua Terulang, Kemenhub Kumpulkan Semua PO hari Senin
-
Sabtu, 11/02/2012 14:15 WIB
Ical: Banyak Intrik Sebabkan Citra Politisi Rusak
-
Sabtu, 11/02/2012 14:15 WIB
Warga Sweeping FPI, 2,5 Jam Bandara Palangkaraya Tak Beroperasi
-
Sabtu, 11/02/2012 13:56 WIB
Gonta-ganti Klien, Djufri Taufik Dinilai Langgar Kode Etik Advokat
-
Sabtu, 11/02/2012 13:37 WIB
Serahkan Dukungan ke KPUD, Faisal-Biem Diarak Ondel-ondel
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Sabtu, 11/02/2012 10:29 WIB
Miliki Payudara Alami Ukuran 30L, Wanita Inggris Merana
-
Sabtu, 11/02/2012 12:51 WIB
Ditolak di Palangkaraya, 5 Anggota FPI Diturunkan Sriwijaya di Banjarmasin
-
Sabtu, 11/02/2012 05:44 WIB
Foto-foto Kecelakaan Maut di Cisarua
-
229 Komentar
-
191 Komentar
-
177 Komentar
-
160 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

