Bibit & Chandra Ditahan
Anggoro Tak Mau Pulang, Anggodo Takkan Lari
Minggu, 01/11/2009 16:45 WIB
Anggoro Widjojo
Jakarta -
Buron KPK Anggoro Widjojo yang saat ini berada di Singapura tidak akan pulang ke tanah air menyusul derasnya desakan agar dia dan adiknya, Anggodo Widjojo, ditahan. Sementara adiknya, dijanjikan tidak akan melarikan diri.
"Orang (Anggoro) sudah di-DPO ngapain pulang lagi, mau cari apa?" kata pengacara Anggoro, Bonaran Situmeang dalam perbincangan dengan detikcom, Minggu (1/11/2009).
Meski Bibit dan Chandra ditahan, ditegaskan Angoro tetap tidak akan pulang ke Indonesia. Bos PT Masaro Radiokom itu saat ini menjadi tersangka kasus korupsi SKRT Departemen Kehutanan. Ia juga telah ditetapkan sebagai buron.
"Meski Bibit dan Chandra ditahan, KPK-nya kan masih ada," kata Bonaran.
Sementara Anggodo, menurut Bonaran, tidak akan melarikan diri. Dalam transkrip rekaman yang beredar, Anggodo, aktif melobi petinggi Kejagung dalam dugaan upaya rekayasa kasus atas Bibit dan Chandra.
"Nggak. Nggak akan lari. Dia ada, kemarin kan masih di Mabes Polri," kata pria yang oleh Anggodo itu disebut sebagai RI-1.
Bonaran menegaskan, penahanan seseorang tidak bisa dilakukan hanya karena munculnya banyak desakan. "Penahanan itu dilakukan bukan karena ada desakan, tapi karena ada perbuatan," tandasnya.
Sejumlah kalangan meminta Mabes Polri juga menahan Anggoro dan Anggodo terkait kasus penyuapan yang dijeratkan pada Bibit dan Chandra. Logikanya, bila tersangka penerima suap ditahan, maka pemberi suap juga harus dijadikan tersangka dan ditahan.
(iy/irw)
"Orang (Anggoro) sudah di-DPO ngapain pulang lagi, mau cari apa?" kata pengacara Anggoro, Bonaran Situmeang dalam perbincangan dengan detikcom, Minggu (1/11/2009).
Meski Bibit dan Chandra ditahan, ditegaskan Angoro tetap tidak akan pulang ke Indonesia. Bos PT Masaro Radiokom itu saat ini menjadi tersangka kasus korupsi SKRT Departemen Kehutanan. Ia juga telah ditetapkan sebagai buron.
"Meski Bibit dan Chandra ditahan, KPK-nya kan masih ada," kata Bonaran.
Sementara Anggodo, menurut Bonaran, tidak akan melarikan diri. Dalam transkrip rekaman yang beredar, Anggodo, aktif melobi petinggi Kejagung dalam dugaan upaya rekayasa kasus atas Bibit dan Chandra.
"Nggak. Nggak akan lari. Dia ada, kemarin kan masih di Mabes Polri," kata pria yang oleh Anggodo itu disebut sebagai RI-1.
Bonaran menegaskan, penahanan seseorang tidak bisa dilakukan hanya karena munculnya banyak desakan. "Penahanan itu dilakukan bukan karena ada desakan, tapi karena ada perbuatan," tandasnya.
Sejumlah kalangan meminta Mabes Polri juga menahan Anggoro dan Anggodo terkait kasus penyuapan yang dijeratkan pada Bibit dan Chandra. Logikanya, bila tersangka penerima suap ditahan, maka pemberi suap juga harus dijadikan tersangka dan ditahan.
(iy/irw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 10/02/2012 21:35 WIB
Korban dan Geng Cewek di Bali Berdamai
-
Jumat, 10/02/2012 21:30 WIB
Ini Dia Kendaraan yang Diseruduk Bus Karunia Bakti di Puncak
-
Jumat, 10/02/2012 21:16 WIB
Tersandung Batu, Atlet Paralayang Alami Kecelakaan di Parangtritis
-
Jumat, 10/02/2012 21:03 WIB
RI Kembali Desak Hentikan Kekerasan di Suriah
-
Jumat, 10/02/2012 20:53 WIB
KPK Sita 4 Kardus dan 2 Tas Berisi Dokumen dari Ruang Banggar DPR
-
Jumat, 10/02/2012 20:28 WIB
13 Orang Tewas dalam Insiden Bus Maut di Jalur Puncak
-
Jumat, 10/02/2012 19:41 WIB
Jokowi Siap Fight untuk DKI-1
-
Jumat, 10/02/2012 07:08 WIB
Bus Seruduk Pemotor dan Pedagang di Jalur Puncak, Lalin Macet
-
Jumat, 10/02/2012 19:30 WIB
Kisah Pelarian Ocky Selama Kabur dari Mapolsek Cempaka Putih
-
230 Komentar
-
190 Komentar
-
176 Komentar
-
167 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

