
Demo Tolak Pemadaman Listrik di Kepri Berujung Bentrok
Senin, 02/11/2009 15:32 WIB
ilustrasi
Pekanbaru -
Demo seribuan orang ke kantor PLN Tanjungpinang, Kepulauan Riau, berakhir ricu. Massa yang terdiri dari mahasiswa dan aktivis LSM sempat bentrok fisik dengan polisi.
Awalnya aksi unjuk rasa tersebut berlangsung tertib. Massa melakukan orasi di depan pintu gerbang kantor PLN Jl Batubakar, Tanjungpinang, Kepri, Senin (2/11/2009).
Namun beberapa saat kemudian, massa mencoba masuk ke dalam halaman gedung PLN. Melihat hal ini, ratusan polisi yang berjaga-jaga langsung memperketat pengamanan dan melarang para demonstran masuk.
Namun massa tetap merangsek maju. Mereka terus mencoba menerobos penjagaan aparat keamanan. Akhirnya bentrokan pun tak bisa dihindarkan. Polisi memukuli para demonstran yang mencoba masuk ke dalam gedung PLN.
Namun tindakan tegas aparat ini mendapat perlawanan. Massa kemudian melempari polisi dengan batu dan benda keras lainnya.
Kericuhan mereda setelah anggota DPRD Kepri turun ke lokasi. Mereka minta pihak kepolisian melepas warga yang sempat ditahan. Permintaan tersebut pun akhirnya dipenuhi.
Demo ini merupakan bentuk kekesalan masyarakat terhadap PLN. Sebab sudah 5 tahun terakhir, listrik di wilayah mereka selalu padam. Bahkan dalam 4 bulan belakangan ini, dalam seharinya listrik hanya hidup selama 9 jam.
"Kita benar-benar muak melihat PLN ini," keluh Adji Effendi, salah satu warga yang ikut berdemo.
(cha/djo)
Awalnya aksi unjuk rasa tersebut berlangsung tertib. Massa melakukan orasi di depan pintu gerbang kantor PLN Jl Batubakar, Tanjungpinang, Kepri, Senin (2/11/2009).
Namun beberapa saat kemudian, massa mencoba masuk ke dalam halaman gedung PLN. Melihat hal ini, ratusan polisi yang berjaga-jaga langsung memperketat pengamanan dan melarang para demonstran masuk.
Namun massa tetap merangsek maju. Mereka terus mencoba menerobos penjagaan aparat keamanan. Akhirnya bentrokan pun tak bisa dihindarkan. Polisi memukuli para demonstran yang mencoba masuk ke dalam gedung PLN.
Namun tindakan tegas aparat ini mendapat perlawanan. Massa kemudian melempari polisi dengan batu dan benda keras lainnya.
Kericuhan mereda setelah anggota DPRD Kepri turun ke lokasi. Mereka minta pihak kepolisian melepas warga yang sempat ditahan. Permintaan tersebut pun akhirnya dipenuhi.
Demo ini merupakan bentuk kekesalan masyarakat terhadap PLN. Sebab sudah 5 tahun terakhir, listrik di wilayah mereka selalu padam. Bahkan dalam 4 bulan belakangan ini, dalam seharinya listrik hanya hidup selama 9 jam.
"Kita benar-benar muak melihat PLN ini," keluh Adji Effendi, salah satu warga yang ikut berdemo.
(cha/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 13/02/2012 22:45 WIB
Rosa 'Bernyanyi' Berbagai Macam Proyek Nazaruddin
-
Senin, 13/02/2012 22:14 WIB
Tersangka Geng Cewek Bali Dibela 9 Pengacara
-
Senin, 13/02/2012 22:09 WIB
Direktur Keuangan Elnusa Divonis 8 Tahun Penjara
-
Senin, 13/02/2012 22:00 WIB
SBY: Keluarga Ibu Ani Hanya Nasabah, Tak Terkait Kasus Century
-
Senin, 13/02/2012 21:59 WIB
Soal Penuntasan Kasus Munir, SBY Serahkan ke MA
-
Senin, 13/02/2012 21:43 WIB
SBY: FPI Harus Bertanya Kenapa Bisa Ditolak di Kalteng?
-
Senin, 13/02/2012 17:42 WIB
Ditolak di Palangkaraya, FPI Polisikan Gubernur & Kapolda
-
Senin, 13/02/2012 16:54 WIB
Dikecam Soal Deportasi Penghina Nabi Muhammad, Malaysia Membela Diri
-
Senin, 13/02/2012 20:26 WIB
Nazaruddin Dipecat Setelah SBY Marah
-
604 Komentar
-
515 Komentar
-
449 Komentar
-
386 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 13/02/2012 13:30 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Demokrat di Ambang Kiamat
-
Senin, 13/02/2012 13:24 WIB
Jeruji Besi Menanti Angie
Angie Membuka Pintu, Siapa Bakal Masuk
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,404.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

