Pascapenangguhan Bibit & Chandra
Tekanan Politik Terhadap SBY Masih Terus Berlanjut
Rabu, 04/11/2009 05:08 WIB
Jakarta -
Ditangguhkannya penahanan Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah dinilai sebagai keberhasilan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meredam tekanan politik terhadap dirinya. Namun tekanan politik lain yang terkait dengan masalah ini sudah menunggu.
"Arus gerakan solidaritas terhadap Bibit-Chandra yang sebenarnya merefleksikan gerakan antikorupsi serta kemuakan terhadap kacaunya penegakan hukum di Indonesia, akan semakin menguat. Dukungan media dan teknologi informasi semakin memungkinkan itu," ujar Direktur Rumah Politik Andalas, Ahmad Taufan Damanik di Medan, Rabu (4/11/2009).
Menurut Taufan, solidaritas yang kuat dan begitu cepat terbangun dalam kasus Bibit dan Chandra, diakibatkan tingkat kepercayaan kepada politik dan penegakan hukum merosot. Terbukanya rekaman semakin menguatkan arus dis-trust kepada penegakan hukum.
"Bila pemerintahan SBY gagal mengelola dinamika politik baru tersebut, bisa jadi langkah-langkah bagus yang sudah dilakukan SBY beberapa hari terakhir akan tidak lagi bisa menahan arus deras tekanan politik dari massa," kata Taufan.
Taufan menyatakan, kuat dugaan tekanan politik terhadap SBY akan meluas ke masalah Bank Century.
"Kalau ini sampai terjadi, konflik di level petinggi penegak hukum dan pejabat politik akan semakin mengeras," imbuhnya.
Taufan menampik peluang terjadinya people power dalam waktu singkat karena dinamika politik baru ini masih embrio, belum ada kepemimpinan yang bisa menyatukan berbagai elemen tersebut. Masih sebatas ekspresi letupan rasa ketidakpuasan masyarakat, namun jika dibiarkan dan tidak direspon pemerintahan SBY dengan lugas, bukan tidak mungkin akan mengarah kepada people power .
"Jika pun belum sampai ke tingkat people power , setidaknya sudah muncul gejala awal dari apa yang disebut sebagai krisis legitimasi. Krisis legitimasi akan menimbulkan tidak efektifnya lagi setiap kebijakan pemerintah. Jadi, daya desak opini publik dengan begitu tidak bisa diabaikan," ujar alumni University of Essex ini. (rul/mpr)
"Arus gerakan solidaritas terhadap Bibit-Chandra yang sebenarnya merefleksikan gerakan antikorupsi serta kemuakan terhadap kacaunya penegakan hukum di Indonesia, akan semakin menguat. Dukungan media dan teknologi informasi semakin memungkinkan itu," ujar Direktur Rumah Politik Andalas, Ahmad Taufan Damanik di Medan, Rabu (4/11/2009).
Menurut Taufan, solidaritas yang kuat dan begitu cepat terbangun dalam kasus Bibit dan Chandra, diakibatkan tingkat kepercayaan kepada politik dan penegakan hukum merosot. Terbukanya rekaman semakin menguatkan arus dis-trust kepada penegakan hukum.
"Bila pemerintahan SBY gagal mengelola dinamika politik baru tersebut, bisa jadi langkah-langkah bagus yang sudah dilakukan SBY beberapa hari terakhir akan tidak lagi bisa menahan arus deras tekanan politik dari massa," kata Taufan.
Taufan menyatakan, kuat dugaan tekanan politik terhadap SBY akan meluas ke masalah Bank Century.
"Kalau ini sampai terjadi, konflik di level petinggi penegak hukum dan pejabat politik akan semakin mengeras," imbuhnya.
Taufan menampik peluang terjadinya people power dalam waktu singkat karena dinamika politik baru ini masih embrio, belum ada kepemimpinan yang bisa menyatukan berbagai elemen tersebut. Masih sebatas ekspresi letupan rasa ketidakpuasan masyarakat, namun jika dibiarkan dan tidak direspon pemerintahan SBY dengan lugas, bukan tidak mungkin akan mengarah kepada people power .
"Jika pun belum sampai ke tingkat people power , setidaknya sudah muncul gejala awal dari apa yang disebut sebagai krisis legitimasi. Krisis legitimasi akan menimbulkan tidak efektifnya lagi setiap kebijakan pemerintah. Jadi, daya desak opini publik dengan begitu tidak bisa diabaikan," ujar alumni University of Essex ini. (rul/mpr)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Senin, 13/02/2012 04:22 WIB
Pabrik Plastik Terbakar di Cengkareng
-
Senin, 13/02/2012 03:56 WIB
Kecelakaan Bus di Jalur Ngawi-Madiun, 14 Orang Luka-Luka
-
Senin, 13/02/2012 02:09 WIB
Insiden Tolak FPI di Palangkaraya Bentuk Kekecewaan Pada Pemerintah
-
Senin, 13/02/2012 01:37 WIB
Anggota Timwas Century: Rencana Beli Bank Mutiara Tidak Masuk Akal
-
Senin, 13/02/2012 00:58 WIB
Duh, Sopir Bus Yang Menewaskan 3 Orang di Majalengka Hanya Punya SIM C
-
Senin, 13/02/2012 02:09 WIB
Insiden Tolak FPI di Palangkaraya Bentuk Kekecewaan Pada Pemerintah
-
Sabtu, 11/02/2012 14:15 WIB
Warga Sweeping FPI, 2,5 Jam Bandara Palangkaraya Tak Beroperasi
-
Senin, 13/02/2012 03:09 WIB
Kecelakaan Pesawat, Kepala Penasihat Kepresidenan Kongo Tewas
-
Senin, 13/02/2012 00:44 WIB
Hujan Deras Selama 3 Jam, Sebagian Wilayah Jakarta Tergenang
-
594 Komentar
-
501 Komentar
-
384 Komentar
-
208 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

